Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Jenis Pasir untuk Menggoreng Kerupuk agar Hasilnya Renyah dan Aman

Revalinda Ayu Munantia • Jumat, 24 Oktober 2025 | 05:45 WIB
Pasir sungai adalah jenis pasir terbaik untuk menggoreng kerupuk.
Pasir sungai adalah jenis pasir terbaik untuk menggoreng kerupuk.

TRENGGALEK – Menggoreng kerupuk merupakan salah satu kegiatan kuliner yang banyak dilakukan masyarakat Indonesia.

Biasanya, kerupuk digoreng menggunakan minyak goreng panas hingga mengembang dan renyah.

Namun, ada pula metode tradisional yang unik, yaitu menggoreng kerupuk dengan pasir.

Metode ini sudah dikenal sejak lama, terutama di daerah pedesaan dan pada industri rumahan pembuat kerupuk.

Cara ini diyakini dapat menghasilkan kerupuk yang lebih kering, renyah, dan tidak berminyak.

Akan tetapi, tidak semua jenis pasir dapat digunakan.

Diperlukan pasir dengan karakteristik tertentu agar hasil gorengan aman dan berkualitas.

Mengapa Menggoreng Kerupuk dengan Pasir?

Penggunaan pasir sebagai media penggorengan memiliki alasan ilmiah dan praktis.

Pasir yang bersih dan kering memiliki kemampuan menghantarkan panas secara merata, sehingga kerupuk bisa mengembang sempurna tanpa gosong.

Selain itu, pasir tidak menyerap ke dalam bahan makanan, sehingga kerupuk tetap kering tanpa tambahan minyak.

Bagi para produsen kerupuk rumahan, metode ini dianggap lebih hemat biaya karena tidak perlu membeli minyak dalam jumlah banyak dan pasir dapat digunakan berulang kali setelah dibersihkan.

Beberapa keunggulan menggoreng kerupuk dengan pasir antara lain:

•Menghasilkan kerupuk yang lebih ringan dan renyah.

•Tidak meninggalkan rasa atau bau minyak.

•Lebih hemat dan ramah lingkungan.

•Tidak mudah gosong bila suhu pasir stabil.

Namun, agar hasilnya maksimal, pemilihan jenis pasir sangat penting.

Jenis Pasir yang Cocok untuk Menggoreng Kerupuk

1. Pasir Sungai (Pasir Kali)

Pasir sungai adalah jenis pasir terbaik dan paling aman untuk menggoreng kerupuk.

Pasir ini berasal dari aliran sungai alami yang mengalami pengendapan secara terus-menerus, sehingga teksturnya halus dan bebas dari kandungan garam.

Ciri-ciri pasir sungai yang cocok untuk menggoreng kerupuk:

•Warna abu-abu muda atau keputihan.

•Butiran halus dan lembut saat disentuh.

•Tidak berbau lumpur atau amis.

•Tidak mengandung kerikil atau batu kecil.

Kelebihan pasir sungai adalah kemampuannya menghantarkan panas secara merata tanpa membuat kerupuk gosong.

Selain itu, pasir ini tidak menimbulkan rasa asin atau aroma aneh pada kerupuk.

Sebelum digunakan, pasir sungai tetap harus dicuci bersih dan dijemur hingga benar-benar kering untuk memastikan tidak ada sisa lumpur atau mikroorganisme yang menempel.

2. Pasir Gunung (Alternatif Kedua)

Jika sulit mendapatkan pasir sungai, pasir gunung dapat menjadi alternatif.

Pasir gunung berasal dari pelapukan batuan vulkanik sehingga memiliki warna lebih gelap dan tekstur agak kasar.

Meskipun tidak sehalus pasir sungai, pasir gunung bisa digunakan jika sudah melalui proses pembersihan dan penyaringan dengan baik.

Kelebihan pasir gunung:

•Mampu menahan panas cukup lama.

•Tidak mengandung garam seperti pasir laut.

Namun, penggunaannya perlu hati-hati karena butiran yang kasar bisa membuat kerupuk cepat gosong atau pecah bila suhu terlalu tinggi.

3. Pasir Laut (Tidak Disarankan)

Meskipun mudah ditemukan, pasir laut tidak boleh digunakan untuk menggoreng kerupuk.

Hal ini karena pasir laut mengandung kadar garam yang tinggi serta mineral lain seperti magnesium dan belerang yang bisa menimbulkan rasa asin dan bau tidak sedap.

Selain itu, pasir laut juga berisiko mengandung bahan organik seperti ganggang, cangkang kecil, atau mikroorganisme yang sulit dibersihkan.

Jika digunakan, pasir ini dapat menimbulkan kontaminasi pada makanan dan berpotensi membahayakan kesehatan.

Proses Membersihkan Pasir Sebelum Digunakan

Agar pasir benar-benar aman digunakan untuk menggoreng, proses pembersihan harus dilakukan dengan cermat. 

Berikut langkah-langkah yang disarankan:

1. Penyaringan Awal

Saring pasir menggunakan ayakan atau tampah untuk memisahkan batu kecil, kerikil, dan serpihan kotoran lainnya.

2. Pencucian dengan Air Bersih

Cuci pasir berulang kali menggunakan air mengalir hingga air bilasan menjadi jernih.

Proses ini menghilangkan lumpur, debu, dan zat asing yang menempel.

3. Perebusan atau Pemanasan Awal

Setelah dicuci, rebus pasir atau panaskan di atas wajan hingga benar-benar kering.

Tahap ini membantu membunuh bakteri atau kuman yang mungkin masih tersisa.

4. Penjemuran di Bawah Sinar Matahari

Jemur pasir hingga kering sempurna agar tidak lembap.

Pasir yang masih basah dapat menyebabkan kerupuk tidak mengembang sempurna atau bahkan meletup saat digoreng.

5. Penyimpanan yang Aman

Simpan pasir bersih di wadah tertutup untuk mencegah kontaminasi debu dan serangga.

Cara Menggoreng Kerupuk dengan Pasir yang Benar

Menggoreng kerupuk menggunakan pasir memiliki teknik tersendiri agar hasilnya sempurna. 

Berikut langkah-langkah yang bisa diikuti:

1. Panaskan pasir di dalam wajan besi dengan api sedang.

Pastikan pasir benar-benar panas sebelum kerupuk dimasukkan.

2. Masukkan kerupuk mentah sedikit demi sedikit agar tidak saling menempel.

3. Aduk perlahan dengan sendok logam agar kerupuk mengembang merata.

4. Angkat kerupuk segera setelah mengembang sempurna agar tidak gosong.

5. Saring pasir yang menempel menggunakan saringan halus sebelum menyajikan kerupuk.

Kerupuk yang digoreng dengan pasir akan memiliki tekstur lebih ringan, renyah, dan tampak lebih putih dibandingkan kerupuk goreng minyak.

Perawatan Pasir Setelah Digunakan

Pasir dapat digunakan kembali beberapa kali asalkan dibersihkan dengan benar setelah digunakan. 

Setelah proses penggorengan:

•Saring pasir untuk menghilangkan sisa remah kerupuk yang gosong.

•Cuci dan jemur kembali hingga kering.

•Simpan di tempat tertutup untuk menjaga kebersihan.

Jangan gunakan pasir yang telah berubah warna menjadi hitam pekat atau berbau, karena menandakan adanya sisa pembakaran atau kontaminasi minyak.

Tips Tambahan agar Menggoreng Kerupuk dengan Pasir Lebih Aman

•Gunakan wajan tebal atau wajan besi agar panas merata.

•Hindari pasir yang masih lembap karena bisa menyebabkan letupan.

•Jangan gunakan pasir yang baru diambil langsung dari sungai tanpa dibersihkan.

•Saat menggoreng, gunakan alat pengaduk panjang untuk menjaga jarak dari panas.

•Setelah kerupuk matang, segera pisahkan pasir agar tidak menempel.

Kepala SDN 3 Macanputih Siti Maesaroh mendaftarkan satu siswa dan dua anaknya (kanan). Siswa SDN Model Daffa Adiba Yafi Aqsatha dan Amira Yusriya Aqsatha siap unjuk kebolehan pada Liga Puisi #4.
Kepala SDN 3 Macanputih Siti Maesaroh mendaftarkan satu siswa dan dua anaknya (kanan). Siswa SDN Model Daffa Adiba Yafi Aqsatha dan Amira Yusriya Aqsatha siap unjuk kebolehan pada Liga Puisi #4.
Editor : Didin Cahya Firmansyah
#info kuliner #tips memasak #Dapur Indonesia maju #kuliner tradisional