Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Lihat Konten Mukbang Bisa Bikin Nagih dan Jadi Ngiler? Ini Alasannya!

Eka Putri Wahyuni • Sabtu, 25 Oktober 2025 | 04:54 WIB
Konten mukbang kini jadi favorit, membuat banyak orang tergoda mencoba makanan yang ditampilkan.
Konten mukbang kini jadi favorit, membuat banyak orang tergoda mencoba makanan yang ditampilkan.

TRENGGALEK – Belakangan, fenomena konten mukbang semakin menjamur di berbagai platform media sosial.

Video yang menampilkan seseorang sedang makan dalam porsi besar sambil berbicara dengan penonton ini sukses menarik jutaan penonton di seluruh dunia.

Banyak orang mengaku tidak bisa berhenti menonton, bahkan ikut merasa lapar atau ngiler setiap kali melihatnya.

Lalu, apa yang sebenarnya membuat konten mukbang begitu menarik dan bikin candu?

Secara psikologis dan biologis, ada alasan kuat di balik daya tarik mukbang.

Aktivitas makan adalah kebutuhan dasar manusia yang sangat berkaitan dengan emosi dan kenikmatan.

Saat melihat seseorang menikmati makanan, otak memproses pengalaman itu seolah-olah sedang ikut merasakannya.

Proses ini disebut mirror neuron response, yaitu aktivitas saraf cermin yang membuat otak meniru sensasi yang dilihat.

Akibatnya, muncul perasaan lapar dan dorongan ingin ikut makan, meski sebenarnya perut belum tentu kosong.

Selain itu, suara dan tampilan visual dalam mukbang juga memainkan peran penting.

Efek ASMR atau Autonomous Sensory Meridian Response, seperti suara kriuk gorengan, seruput kuah, atau kunyahan makanan, memberikan sensasi rileks dan menyenangkan bagi sebagian orang.

Suara lembut dan ritmis ini memicu pelepasan hormon dopamin di otak, menciptakan rasa nyaman dan tenang.

Itulah sebabnya banyak penonton merasa puas hanya dengan mendengar dan melihat, tanpa harus ikut makan.

Faktor lain yang membuat mukbang begitu adiktif adalah aspek sosial dan emosionalnya.

Banyak konten kreator mukbang berbicara kepada penonton seolah sedang makan bersama, menciptakan kesan kedekatan dan kebersamaan.

Bagi sebagian orang, menonton mukbang bisa mengurangi rasa sepi atau kesepian, terutama saat makan sendirian.

Dengan melihat seseorang menikmati makanan dengan ekspresi bahagia, otak menerima sinyal positif yang meningkatkan suasana hati.

Dari sisi budaya, mukbang juga menjadi bentuk hiburan yang menarik karena menggambarkan keragaman makanan dari berbagai daerah dan negara.

Penonton bisa menjelajah kuliner tanpa harus keluar rumah, melihat cara penyajian dan menikmati makanan dengan cara khas masing-masing.

Hal ini menambah nilai estetika dan edukatif, membuat konten mukbang tidak hanya menggugah selera, tetapi juga memperluas wawasan kuliner.

Namun, perlu diperhatikan bahwa konsumsi konten mukbang secara berlebihan juga bisa menimbulkan dampak negatif, seperti nafsu makan berlebih, dorongan ngemil tanpa kontrol, atau pola makan tidak sehat.

Karena itu, sebaiknya menonton mukbang dilakukan dengan bijak dan disadari sebagai hiburan, bukan dorongan untuk meniru secara berlebihan.

Konten mukbang bukan sekadar tontonan biasa, melainkan kombinasi dari rangsangan visual, suara, dan emosi yang bekerja langsung pada otak manusia.

Inilah yang membuatnya begitu memikat, menggugah selera, dan kadang sulit dilepaskan.

Saat semua elemen itu berpadu, tidak heran jika video makan bisa terasa begitu menenangkan, memuaskan, dan bikin nagih.

 

DUEL MENARIK: Barcelona akan melawan Real Madrid dalam lanjutan La Liga
DUEL MENARIK: Barcelona akan melawan Real Madrid dalam lanjutan La Liga
Editor : Didin Cahya Firmansyah
#konten mukbang