Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Kenapa Kecoa Tak Boleh Diinjak? Berikut Penjelasan Ilmiahnya, Termasuk Soal Cacing Pitak

Friesta Cahya Ramadhani • Rabu, 3 Desember 2025 | 03:55 WIB
Menginjak kecoa ternyata dapat memicu risiko penularan bakteri dan parasit tertentu sehingga penting mengetahui alasannya secara ilmiah. (Pinterest)
Menginjak kecoa ternyata dapat memicu risiko penularan bakteri dan parasit tertentu sehingga penting mengetahui alasannya secara ilmiah. (Pinterest)

TRENGGALEK - Kehadiran kecoa di dalam rumah sering kali memicu rasa jijik dan reaksi spontan.

Banyak orang memilih cara cepat dengan menginjaknya agar serangga tersebut langsung mati. Namun, tindakan ini sebenarnya tidak dianjurkan karena berpotensi menimbulkan risiko higienitas.

Selain menyebabkan lantai kotor, menginjak kecoa dapat menyebarkan bakteri dan cairan tubuh yang sulit dibersihkan.

Berikut penjelasan ilmiah yang perlu diperhatikan.

Kandungan Bakteri dan Patogen Berbahaya pada Tubuh Kecoa

Kecoa hidup di tempat kotor seperti selokan, saluran pembuangan, dan sudut lembap.

Kondisi tersebut membuat tubuhnya dipenuhi bakteri berbahaya, antara lain Salmonella, E. coli, dan Staphylococcus.

Ketika kecoa diinjak, tubuhnya hancur dan cairannya menyebar ke lantai.

Pada proses itulah bakteri dapat berpindah ke lingkungan sekitar.

Jika tidak dibersihkan dengan benar, permukaan yang terkontaminasi bisa memicu masalah kebersihan dan risiko kesehatan.

Risiko Penyebaran Telur Kecoa

Kecoa betina membawa kantung telur bernama ootheca.

Apabila kecoa terinjak, ootheca berpotensi pecah dan isinya terbuka.

Telur di dalamnya dapat bertahan hingga menetas dalam beberapa minggu.

Hal ini justru memperbesar kemungkinan populasi kecoa baru, sehingga tindakan menginjak kecoa dinilai tidak efektif dalam jangka panjang.

Aroma Menyengat dan Cairan Tubuh yang Sulit Dibersihkan

Cairan tubuh kecoa menimbulkan aroma khas yang tidak sedap.

Bau tersebut dapat menarik kecoa lain karena serangga ini memanfaatkan feromon untuk berkomunikasi.

Selain menimbulkan bau, cairan yang menempel di permukaan lantai juga mengandung bakteri dan membutuhkan pembersihan dengan cairan pembersih antimikroba agar benar-benar hilang.

Fakta atau Mitos? Benarkah Kecoa Mengeluarkan Cacing Pitak Saat Diinjak?

Banyak masyarakat percaya bahwa kecoa akan mengeluarkan “cacing pitak” ketika diinjak.

Istilah ini sering merujuk pada benda mirip cacing putih pendek yang tampak keluar dari tubuh kecoa saat tubuhnya pecah.

Secara ilmiah, hal itu bukan cacing, melainkan larva parasit internal atau jaringan dalam tubuh kecoa yang bentuknya memanjang sehingga terlihat seperti cacing kecil.

Beberapa penjelasan ilmiah mengenai fenomena ini antara lain:

• Dalam tubuh kecoa terdapat jaringan lemak dan usus kecil yang dapat tampak seperti cacing ketika keluar akibat tekanan.

• Pada kasus tertentu, kecoa dapat menjadi inang bagi parasit tertentu seperti cacing gelang kecil yang tidak membahayakan manusia, namun tetap berpotensi menimbulkan kontaminasi ketika tersebar.

• Struktur mirip cacing tersebut memperkuat alasan mengapa menginjak kecoa bukan tindakan yang aman secara higienitas.

Fenomena ini sering memicu rasa jijik karena bentuknya sangat mirip cacing, tetapi secara ilmiah bukanlah “cacing pitak” yang hidup dan menular.

Meski begitu, keberadaannya tetap menunjukkan bahwa tubuh kecoa menyimpan banyak unsur yang tidak seharusnya bersentuhan dengan manusia.

Metode Pembasmian yang Lebih Aman dan Efektif

Terdapat metode alternatif yang lebih higienis dibanding menginjak kecoa.

Pertama, menggunakan semprotan insektisida dengan bahan aktif cepat bekerja sehingga kecoa mati tanpa kehancuran tubuh yang berlebihan.

Kedua, memakai jebakan lem atau umpan khusus yang mampu menarik kecoa dan membasminya secara bertahap.

Ketiga, menjaga kebersihan area dapur, ruang makan, dan area lembap sebagai langkah pencegahan agar kecoa tidak berkembang.

Metode ini lebih baik dari sisi kesehatan dan mencegah penyebaran bakteri maupun telur kecoa. (*)

 

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#membasmi #bakteri #kecoak #cacing pita #menginjak #ilmiah