JAKARTA - Jalur Lintas Selatan Pacitan-Trenggalek kembali mencuri perhatian para pecinta touring dan rider yang gemar menikmati perjalanan alam terbuka. Rute dari Kecamatan Sudimoro, Pacitan menuju Kecamatan Panggul, Trenggalek disebut sebagai salah satu jalur paling menarik di pesisir selatan Jawa Timur karena menyuguhkan kombinasi panorama laut, perbukitan karst, hutan jati, hingga suasana pedesaan yang masih asri.
Perjalanan dimulai dari kawasan PLTU Sudimoro sekitar pukul 06.30 pagi. Udara yang masih segar dan matahari yang baru terbit menjadi suasana ideal untuk memulai riding santai di Jalur Lintas Selatan Pacitan-Trenggalek.
PLTU Sudimoro sendiri menjadi landmark penting di kawasan tersebut. Pembangkit Listrik Tenaga Uap itu dikenal sebagai salah satu PLTU terbesar di Pacitan dengan kapasitas lebih dari 600 MW dan menjadi penyuplai listrik utama untuk wilayah Jawa-Bali.
Baca Juga: 7 HP 5G RAM 12 GB Murah Terbaik 2026: Spek Gahar, Baterai Jumbo, Harga Mulai 3 Jutaan Bikin Kaget!
Selain letaknya yang strategis dekat Laut Selatan, pasokan batu bara untuk PLTU ini juga banyak didatangkan melalui pelabuhan khusus menggunakan kapal. Sejak mulai beroperasi pada 2011, keberadaan PLTU Sudimoro dinilai berperan besar dalam mengatasi defisit listrik di wilayah selatan Pulau Jawa.
Jalur Selatan yang Lebih Asri dari Pantura
Memasuki jalur utama, perjalanan kemudian berlanjut ke arah timur melewati Jalur Lintas Selatan (JLS) yang menjadi proyek strategis pemerintah untuk menghubungkan wilayah pesisir selatan dari Jawa Barat hingga Jawa Timur.
Baca Juga: Deretan HP 5G Termurah 2026 Bikin Geger! Ini 5 Rekomendasi dengan RAM Besar, Harga Mulai 1 Jutaan
Berbeda dengan jalur Pantura yang identik dengan jalan datar, panas, dan dipadati kendaraan besar, Jalur Lintas Selatan Pacitan-Trenggalek justru menawarkan nuansa hijau, udara sejuk, serta tikungan-tikungan tajam yang menantang.
Di sepanjang perjalanan, hamparan persawahan, desa-desa kecil, hingga pemandangan laut dari kejauhan menjadi suguhan utama. Tak jarang terlihat aktivitas warga yang berangkat ke sawah maupun nelayan yang baru pulang melaut membawa hasil tangkapan.
Suasana pedesaan seperti ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para traveler yang mencari ketenangan selama perjalanan.
Deretan Pantai Cantik yang Masih Sepi
Wilayah selatan Pacitan hingga Trenggalek dikenal memiliki garis pantai panjang dengan banyak pantai indah yang belum terlalu populer.
Beberapa di antaranya seperti Pantai Nampu, Pantai Kasap Kecil, hingga Pantai Daki di sekitar Sudimoro menjadi destinasi menarik bagi wisatawan yang menyukai pantai sepi dengan pasir putih dan ombak khas Samudra Hindia.
Baca Juga: 7 Rekomendasi HP 5G NFC Murah 2026 Paling Worth It, Mulai 2 Jutaan Spek Gahar Bikin Kaget!
Selain itu, tebing-tebing karst yang eksotis turut memperkuat daya tarik kawasan ini. Kontur wilayah yang berupa perbukitan kapur membuat jalur ini naik turun dengan tikungan berliku yang khas.
Kawasan ini juga masuk dalam zona Pegunungan Seribu atau Gunung Sewu yang membentang dari Pacitan hingga Gunungkidul.
Gunung Sewu dan Julukan Kota 1001 Goa
Pacitan sendiri dikenal dengan julukan Kota 1001 Goa karena memiliki banyak gua alami, termasuk Goa Gong yang terkenal sebagai salah satu destinasi wisata unggulan.
Baca Juga: 7 Rekomendasi HP 1 Jutaan Terbaik 2026 Paling Worth It, Spek Ngebut, Baterai Badak, Cocok Anti Lag!
Wilayah selatan ini juga merupakan bagian dari Gunung Sewu yang telah ditetapkan sebagai situs UNESCO Global Geopark. Tebing-tebing karst yang terlihat di sepanjang perjalanan terbentuk dari endapan laut purba yang terangkat ke permukaan jutaan tahun lalu.
Namun demikian, kondisi geografis ini juga membuat Jalur Lintas Selatan rawan longsor saat musim hujan karena tanah kapur mudah tergerus air.
Karena itu, beberapa titik tebing dipotong untuk memperlebar jalan sekaligus mengurangi risiko longsoran.
Baca Juga: 7 HP 5G NFC Murah 2026 Bikin Kaget! Harga 2 Jutaan Tapi Spek Ngebut, Ini Daftar Lengkapnya
Panggul Trenggalek, Kecamatan Besar di Selatan
Setelah melewati jalur berliku dan kawasan hutan, perjalanan akhirnya tiba di Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek.
Panggul dikenal sebagai salah satu kecamatan besar di wilayah selatan Trenggalek. Meski bukan ibu kota kabupaten, kawasan ini cukup ramai karena menjadi pusat layanan masyarakat dengan keberadaan pasar tradisional besar, terminal kecil, hingga rumah sakit umum daerah.
Nama Panggul dipercaya berasal dari kata “pangglengan” yang berarti daerah tinggi atau berbukit.
Selain menjadi pusat ekonomi warga melalui aktivitas jual beli hasil bumi dan ikan laut, Panggul juga memiliki sejumlah destinasi wisata seperti Pantai Konang dan Pantai Cengkrong yang terkenal dengan kawasan mangrove yang indah.
Menjelang pusat kota, suasana jalan pun berubah. Dari jalur hutan yang sepi, kini mulai terlihat rumah warga, bengkel, sekolah, hingga kendaraan yang lebih ramai melintas.
Meski terasa lebih aman karena ramai, pengendara tetap diminta waspada karena banyak persimpangan kecil dan kendaraan yang kerap berhenti mendadak di sekitar pasar maupun warung.
Jalur Lintas Selatan Pacitan-Trenggalek pun bukan sekadar rute penghubung antarwilayah, tetapi juga menjadi jalur wisata yang menawarkan pengalaman berkendara dengan panorama alam yang sulit dilupakan.
Editor : Dyah Wulandari