JAKARTA - Jalur Trenggalek ke Panggul kembali menjadi sorotan, terutama menjelang bulan Ramadan dan Lebaran. Rute pegunungan yang menghubungkan pusat Kabupaten Trenggalek dengan Kecamatan Panggul ini disebut sebagai salah satu jalur favorit pemudik sekaligus destinasi touring santai yang menawarkan panorama alam memikat.
Perjalanan dari Trenggalek menuju Panggul yang direkam oleh seorang pengendara motor memperlihatkan keindahan khas jalur selatan Trenggalek. Jalur Trenggalek ke Panggul tidak hanya menjadi akses utama menuju wilayah pesisir selatan, tetapi juga menghadirkan sensasi berkendara yang nyaman dengan jalan mulus, tikungan tajam, hingga hawa sejuk pegunungan.
Dari titik awal di traffic light Taman Makam Pahlawan Trenggalek, perjalanan menuju Panggul diperkirakan memakan waktu sekitar satu jam jika ditempuh dengan santai. Pengendara melewati Kecamatan Karangan, Suruh, Dongko, hingga akhirnya tiba di Kecamatan Panggul yang berbatasan langsung dengan Pantai Selatan.
“Kalau ke arah Panggul dari Trenggalek kira-kira satu jam lah, paling santai satu jam,” ujar perekam perjalanan dalam videonya.
Jalur Pegunungan dengan Tikungan Ikonik
Memasuki Kecamatan Suruh, nuansa pegunungan mulai terasa kuat. Jalan berkelok-kelok dengan tanjakan panjang menjadi ciri khas rute ini. Jalur provinsi dengan garis kuning di tengah disebut sangat nyaman dilalui, terutama bagi pecinta touring motor.
Tanjakan menuju pemancar TVRI di wilayah Suruh menjadi salah satu titik paling dikenal. Warga setempat menyebut area ini sebagai tanjakan “17 persen”, yang menjadi puncak tanjakan dari arah Trenggalek menuju Panggul.
Di sepanjang perjalanan, pengendara disuguhi pemandangan hutan pinus di sisi kanan dan kiri jalan. Udara sejuk khas pegunungan membuat perjalanan terasa semakin menyenangkan.
“Kalau lewat sini hawanya mulai dingin, sejuk, karena memang tanjakan dari tadi belum ada turunnya,” katanya.
Baca Juga: 7 HP 5G NFC Murah 2026 Bikin Kaget! Harga 2 Jutaan Tapi Spek Ngebut, Ini Daftar Lengkapnya
Setelah melewati puncak pemancar TVRI, jalur mulai menurun menuju Kecamatan Dongko. Di titik ini, panorama disebut mirip kawasan wisata pegunungan seperti Tawangmangu atau Sarangan.
Jalur Favorit Perantau yang Pulang Kampung
Video perjalanan ini juga menjadi pengingat emosional bagi warga asli Dongko dan Panggul yang sedang merantau di luar kota maupun luar negeri. Banyak warga dari wilayah selatan Trenggalek yang bekerja di Hong Kong, Taiwan, Jepang, hingga negara lainnya.
Baca Juga: 7 Rekomendasi HP RAM 12 GB Murah Terbaik 2026 Spek Dewa, Gaming Lancar Tanpa Lag!
Menjelang Ramadan dan Lebaran, suasana jalan menuju kampung halaman menjadi momen yang membangkitkan rasa rindu.
Perekam video bahkan secara khusus menyapa para perantau agar tetap sehat dan sukses di negeri orang, sambil mengingatkan untuk tidak melupakan kampung halaman.
“Ini pengganti kerinduanlah, bagi yang lama tidak pulang. Jalan menuju Dongko dan Panggul ini bisa membangkitkan memori pulang kampung,” ujarnya.
Baca Juga: 7 Rekomendasi HP 1 Jutaan Terbaik 2026 Paling Worth It, Spek Ngebut, Baterai Badak, Cocok Anti Lag!
Rute yang melewati Desa Cakul, Sumberbening, hingga pusat Kecamatan Dongko disebut sangat familiar bagi warga setempat. Bahkan, ia berseloroh bahwa warga asli Panggul atau Dongko bisa mengendarai motor “belok sendiri” karena sudah sangat hafal dengan tikungan jalannya.
Masuk Kota Panggul, Akses Wisata Pantai Semakin Dekat
Setelah melewati Dongko, perjalanan akhirnya tiba di Kecamatan Panggul. Kawasan ini dikenal sebagai wilayah pesisir selatan Trenggalek dengan berbagai destinasi wisata pantai unggulan.
Baca Juga: Deretan HP 5G Termurah 2026 Bikin Geger! Ini 5 Rekomendasi dengan RAM Besar, Harga Mulai 1 Jutaan
Beberapa pantai yang populer antara lain Pantai Pelang, Pantai Konang, Pantai Kili-Kili, hingga akses menuju Munjungan. Pantai Kili-Kili sendiri dikenal sebagai kawasan konservasi penyu laut yang dilindungi.
Di pusat kota Panggul, pengendara sempat melintasi Puskesmas Panggul, Masjid Besar Al-Hilal, pasar tradisional, terminal, hingga pujasera yang menjadi pusat kuliner warga.
Jalur ini juga direkomendasikan bagi wisatawan luar kota yang ingin menuju Pacitan hingga Gunungkidul, Yogyakarta melalui jalur selatan yang lebih indah dan alami.
Baca Juga: 7 HP 5G RAM 12 GB Murah Terbaik 2026: Spek Gahar, Baterai Jumbo, Harga Mulai 3 Jutaan Bikin Kaget!
“Kalau dari Trenggalek mau ke Pacitan lalu lanjut Jogja, lewat sini jalur recommended. Full pemandangan alam,” jelasnya.
Pantai Konang Jadi Penutup Perjalanan
Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Pantai Konang, salah satu pantai favorit di Panggul. Akses jalan menuju pantai cukup baik meski masih terdapat beberapa titik berlubang.
Suasana siang yang panas khas kawasan pantai justru menjadi pelengkap perjalanan touring tersebut. Di sekitar kawasan Pantai Konang, pengunjung juga dapat menemukan hasil laut seperti ikan layur yang menjadi salah satu komoditas khas wilayah pesisir.
Dengan kombinasi jalan mulus, udara pegunungan, panorama hutan pinus, hingga wisata pantai selatan, jalur Trenggalek ke Panggul menjadi rute yang tidak hanya nyaman dilalui, tetapi juga menyimpan nostalgia mendalam bagi banyak orang.
Bagi para perantau, perjalanan ini bukan sekadar touring, melainkan perjalanan pulang menuju tanah kelahiran.
Editor : Dyah Wulandari