Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Gamelan Jawa Timuran Berbeda dengan Jawa Tengah, Ternyata Hal Ini Jadi Pemicunya

Dharaka R. Perdana • Senin, 26 Mei 2025 | 04:54 WIB

Seperangkat gamelan lengkap untuk pengiring seni pertunjukan. (INDONESIAKAYA.COM)
Seperangkat gamelan lengkap untuk pengiring seni pertunjukan. (INDONESIAKAYA.COM)

TRENGGALEKK NJENGGELEK -  Jawa Timur memiliki kekayaan budaya yang luar biasa, salah satunya adalah gamelan khas Jawa Timur.

Meskipun masih satu rumpun dengan gamelan Jawa pada umumnya, gamelan Jawa Timur memiliki karakteristik unik baik dari segi musikalitas, bentuk ansambel, maupun fungsinya dalam kehidupan masyarakat.

Berikut ciri khas gamelan Jawa Timur

Baca Juga: Inilah Perbedaan Gamelan Jawa dan Gamelan Sunda, Ternyata Filosofinya Bertolak Belakang

1. Karakter Musik yang Keras dan Enerjik

Gamelan Jawa Timur cenderung memiliki dinamika yang lebih kuat, tempo lebih cepat, dan suara instrumen yang lebih nyaring dibanding gamelan Yogyakarta atau Surakarta.

2. Pengaruh Budaya Lokal

Musik gamelan Jawa Timur banyak dipengaruhi oleh seni rakyat seperti Ludruk, Reog Ponorogo, dan Tayub. Nuansa musiknya lebih bebas, spontan, dan ekspresif.

Baca Juga: Instrumen Gamelan Sudah Ada Sejak Era Hindu-Budha, Relief Candi Ini Buktinya

3. Instrumen Gamelan yang Digunakan

Bonang barung dan bonang panerus

Gambang, saron, slenthem, kenong, kempul, dan gong

Kendang khas Jawa Timuran yang dimainkan dengan pola-pola ritmis lebih tajam

Siter dan rebab dalam beberapa daerah

4. Laras dan Tangga Nada

Seperti gamelan lainnya, gamelan Jawa Timur juga menggunakan laras slendro dan pelog, namun dalam praktiknya cenderung lebih fleksibel dan disesuaikan dengan kebutuhan pertunjukan rakyat.

5. Fungsi Sosial dan Budaya

Gamelan Jawa Timur tidak hanya dipakai dalam acara resmi, tapi juga mengiringi pertunjukan tradisional seperti ludruk, reog Ponorogo, jaranan, dan tayub.

 

ANTUSIAS: Siswa baru SMA Negeri 2 Bangkalan mengikuti masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS), Selasa (16/7/2024). (M. KHOLIL RAMLI/JPRM)
ANTUSIAS: Siswa baru SMA Negeri 2 Bangkalan mengikuti masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS), Selasa (16/7/2024). (M. KHOLIL RAMLI/JPRM)
Editor : Dharaka R. Perdana
#jawa timuran #budaya #gamelan jawa #Jawa Timur