Trenggaleknjenggelek - Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-47 Tahun 2025, yang dijadwalkan digelar dari 21 Juni hingga 19 Juli 2025, kian mendekatkan langkahnya. Berbagai persiapan sedang dilakukan untuk memberikan penampilan terbaik kepada masyarakat.
Tim Kurator PKB ke 47 Gede Nala Antara mengatakan, pembukaan PKB akan diawali dengan peed aya yang dilaksanakan didepan monument Bajrasandi Denpasar.
Pagelaran yang ditampilkan dalam peed aya nanti beserta pagelaran-pagelaran kesenian selama PKB harus selaras dengan tema PKB tahun ini, yaitu “Jagat Kerthi: Loka Hita Samadaya, Harmoni Semesta Raya.”
Tema ini merupakan bagian terakhir dari Sad Kerthi, yaitu Jagat Kerthi, yang mengandung arti menjaga keharmonisan dan keseimbangan alam semesta baik buana agung maupun buana alit untuk mewujudkan kehidupan yang gemah ripah loh jinawi tata tentram kerta raharja.
Beberapa desa adat dari masing-masing kabupaten/kota dipilih oleh tim kurator dan disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten/Kota. Kabupaten/kota kemudian memilih perwakilan desa adat karena mereka yang paling mengetahui kondisi desa adat di wilayahnya.
“Sebagai contoh, Karangasem dan Klungkung adalah dua desa yang akan mewakili kebudayaan Bali. Desa Gelgel di Klungkung, misalnya, dikenal sebagai puncak-puncak keemasan kebudayaan Bali yang terjadi pada zaman Waturenggong,” jelasnya.
Editor : Gunawan Rdr Tulungagung