Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Jangan Tertukar, Ini Perbedaan Bonang Barung dan Bonang Penerus

Dharaka R. Perdana • Sabtu, 31 Mei 2025 | 06:11 WIB

Bonang baru menjadi salah satu instrumen penting dalam gamelan Jawa. (mimo-international.com)
Bonang baru menjadi salah satu instrumen penting dalam gamelan Jawa. (mimo-international.com)

TRENGGALEK NJENGGELEK - Dalam dunia musik gamelan Jawa, instrumen bonang memegang peranan penting dalam menyampaikan variasi melodi dan dinamika musikal.

Bonang terdiri dari dua jenis utama yang sering dimainkan secara berpasangan, yaitu Bonang Barung (bonang babok) dan Bonang Penerus (bonang panerus).

Meski sekilas tampak serupa, bonang barung dan bonang penerus ini memiliki perbedaan signifikan dari segi ukuran, fungsi, dan teknik permainannya.

Baca Juga: Bentuknya Mirip, Inilah Perbedaan Saron, Demung, dan Peking dalam Gamelan Jawa

1. Bonang Barung: Penuntun Melodi dan Pengisi Variasi

Bonang Barung, yang sering disebut sebagai bonang babok oleh beberapa kalangan seniman tradisi, merupakan bonang berukuran sedang, dengan nada sedang hingga rendah.

Alat ini biasanya terdiri dari 14 hingga 16 pencon (ceret logam kecil) yang disusun dalam dua baris.

Fungsi utama adalah menyampaikan variasi balungan (melodi kerangka) dan memberi isyarat perubahan struktur lagu.

Baca Juga: Beda dengan Gamelan Jawa, Ini Ciri Khas Gamelan Bali yang Mencolok dan Unik

Bonang barung biasanya memiliki nada sedang, menjembatani antara instrumen rendah seperti demung dan instrumen tinggi seperti peking.

Sedangkan karakter suara mengalun penuh, jelas, dan kaya warna.

Bonang Barung biasanya dimainkan lebih awal atau dominan saat pembukaan lagu, terutama dalam gendhing gendhing klasik.

Baca Juga: Gamelan Jawa Timuran Berbeda dengan Jawa Tengah, Ternyata Hal Ini Jadi Pemicunya

2. Bonang Penerus: Variasi Cepat dengan Nada Tinggi

Bonang Penerus, juga disebut bonang panerus, memiliki ukuran yang lebih kecil dibanding Bonang Barung.

Nada-nadanya lebih tinggi dan nyaring, serta jumlah pencon-nya pun biasanya sama, tapi berukuran lebih kecil.

Fungsi utama adalah mengisi bagian cepetan (variasi cepat), memainkan sekaran atau pola-pola rumit.

Baca Juga: Instrumen Gamelan Sudah Ada Sejak Era Hindu-Budha, Relief Candi Ini Buktinya

Karakter suaranya pun cenderung ringan, tajam, dan sangat ritmis. Hal ini diikuti teknik permainan yang lebih cepat dan kompleks dibandingkan Bonang Barung.

Bonang Penerus berfungsi memperkuat warna ritmis dan mempercepat dinamika lagu, terutama dalam bagian cepat atau semarak pada pertunjukan.

Baik Bonang Barung maupun Bonang Penerus memiliki peran penting dalam menciptakan keindahan musik gamelan Jawa.

Baca Juga: Apa Saja Alat Musik Seperangkat Gamelan? Nomor 3 Jadi Nama Salah Satu Anggota Wali Sanga

Keduanya bekerja sama menciptakan dinamika, memperkaya melodi, dan memberi kehidupan pada struktur lagu tradisional.

Pemahaman terhadap perbedaan fungsi dan teknik memainkan bonang ini sangat penting, terutama bagi pelajar karawitan dan pecinta seni tradisional Indonesia.

 

Saldo DANA
Saldo DANA
Editor : Dharaka R. Perdana
#bonang penerus #gamelan jawa #bonang barung