TRENGGALEK NJENGGELEK - Ada banyak kesenian yang hidup dan berkembang di kalangan masyarakat Jawa, salah satunya tembang Jawa.
Tembang Jawa sendiri memiliki bermacam-macam jenis, dan masing-masing memiliki karakterisitik serta ciri-ciri tersendiri.
Baca Juga: Bentuknya Mirip, Tapi Hal Berikut yang Membedakan Slenthem dan Gender dalam Gamelan Jawa
Ciri-ciri tembang Jawa tersebut dapat dibedakan atas dasar beberapa ketentuan atau “patokan”.
Antara lain tentang berdasarkan lagu (cengkok) dan jumlah kata per baris (lampah, guru wilangan, cacah wanda saben gatra).
Baca Juga: 6 Jenis Kendang dalam Gamelan Jawa, Nomor 2 Sering Mengiringi Campursari
Selain itu juga jumlah baris untuk setiap bait (
Berdasarkan bberapa ketentuan tersebut, maka dalam tembang Jawa dikenal ada beberapa jenis, antara lain :
Baca Juga: Suaranya Menggetarkan Jiwa, Ternyata Ini Fungsi Gong dalam Gamelan Jawa
1. Suluk
Meliputi Suluk Pathetan, Sendhon, dan Ada-ada. Banyak digunakan dalam seni wayang.
2. Sekar Ageng (Tembang Gedhe)
Dinyanyikan dengan irama yang bebas, dan digunakan dalam seni karawitan dan upacara.
3. Sekar Tengahan (Tembang Madya)
Dinyanyikan dengan irama yang bebas, dan digunakan dalam seni karawitan dan upacara.
4. Sekar Macapat (Tembang Alit)
Dinyanyikan dengan irama yang bebas, dan digunakan dalam seni karawitan dan upacara.
Baca Juga: Bentuknya Mirip, Inilah Perbedaan Saron, Demung, dan Peking dalam Gamelan Jawa
5. Jineman
Dinyanyikan dengan irama teratur atau setengah terikat di dalam seni karawitan.
6. Gerongan
Digunakan dalam seni karawitan dengan irama yang teratur.
Baca Juga: Beda dengan Gamelan Jawa, Ini Ciri Khas Gamelan Bali yang Mencolok dan Unik
7. Sindhenan
Dinyanyikan dengan irama teratur atau setengah terikat di dalam seni karawitan.
8. Lelagon (Tembang Dolanan)
Susunan dan lagunya lebih bebas dari ketentuan-ketentuan yang ada.