TRENGGALEK NJENGGELEK - Dalam budaya Jawa, malam 1 Suro adalah malam paling sakral dalam setahun.
Pada 2025 ini, tanggal 1 Suro dalam penanggalan Jawa jatuh pada Jumat Kliwon, 28 Juni 2025.
Baca Juga: Berikut Isi Maklumat Aman Suro 2025 yang Ditandatangani Perguruan Silat di Trenggalek
Namun, dalam sistem penanggalan Jawa, hari dimulai sejak matahari terbenam, sehingga malam 1 Suro sebenarnya adalah Kamis malam, 26 Juni 2025. Tepatnya dengan weton Kamis Wage dan wuku Manahil.
Kombinasi Kamis Wage dan Wuku Manahil menjadikan malam 1 Suro 2025 sebagai malam yang tenang, dalam, dan sangat cocok untuk tirakat dan penyucian jiwa.
Baca Juga: Ritual 1 Suro: Mengapa Manusia Membutuhkan Simbol Penghormatan terhadap Alam dan Leluhur?
Kamis Wage sendiri dikenal sebagai hari yang membawa energi keseimbangan dan kesederhanaan. Sehingga cocok untuk berdoa, menyendiri, dan menata ulang tujuan hidup.
Meskipun termasuk hari yang tenang, namun memiliki kekuatan spiritual tersembunyi
Baca Juga: Mau Menjamasi Pusaka pada Malam 1 Suro? Perlengkapan Berikut Pantang Dilewatkan
Weton ini tidak memiliki aura "keras" seperti Jumat Kliwon, tetapi justru cocok bagi para pelaku tirakat yang mengutamakan ketenangan, keheningan, dan laku batin.
Malam 1 Suro pada tahun ini juga termasuk wuku Manahil yang memiliki makna waktu untuk introspeksi dan penjernihan.
Baca Juga: Berikut Ritual Masyarakat Jawa saat Malam 1 Suro, Nomor 3 Sering Dianggap Paling Berat
Wuku Manahil adalah wuku ke-23 dalam kalender Jawa. Ciri khas dari Manahil antara lain sifatnya merenung, prihatin, dan mencari makna hidup.
Sehingga cocok untuk memulai sesuatu dari awal dengan jiwa yang bersih, karena melambangkan jiwa yang mencari cahaya di tengah kegelapan batin.
Dalam konteks malam 1 Suro, wuku Manahil memperkuat aspek spiritual yang penuh kontemplasi, menjadikannya waktu terbaik untuk menyendiri dan mendekatkan diri kepada Tuhan. ****
Editor : Dharaka R. Perdana