Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Lomba Makan Kerupuk 17 Agustus: Simbol Kesederhanaan yang Penuh Tawa

Amalia Rizky Indah Permadani • Senin, 18 Agustus 2025 | 21:30 WIB

  

Keseruan lomba makan kerupuk bukan hanya membuat peserta tertawa, tapi juga penonton yang menyaksikan.
Keseruan lomba makan kerupuk bukan hanya membuat peserta tertawa, tapi juga penonton yang menyaksikan.

Trenggaleknjenggelek - Dari sekian banyak lomba khas 17 Agustusan, makan kerupuk adalah salah satu yang paling sederhana sekaligus paling digemari.

Hampir di setiap desa, kelurahan, atau sekolah, lomba ini selalu hadir dan menjadi favorit anak-anak maupun orang dewasa.

Aturan mainnya pun sangat mudah. Kerupuk digantung dengan tali, lalu peserta harus memakannya tanpa menggunakan tangan. Sekilas terlihat gampang, tapi sebenarnya penuh tantangan.

Angin yang membuat kerupuk bergoyang, posisi tali yang tinggi atau rendah, hingga usaha peserta meraih kerupuk dengan mulut, semuanya menghadirkan pemandangan yang lucu dan menghibur.

Keseruan lomba makan kerupuk bukan hanya membuat peserta tertawa, tapi juga penonton yang menyaksikan.

Baca Juga: Balap Karung 17 Agustus: Tradisi Lomba yang Bikin Semua Tertawa

Warga akan bersorak memberi semangat, apalagi jika peserta kesulitan menggigit kerupuk atau malah terjatuh karena terlalu bersemangat. 

Lomba ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga menyimpan nilai simbolis. Kerupuk adalah makanan sederhana yang dekat dengan rakyat.

Lomba ini mengingatkan kita akan masa-masa sulit bangsa Indonesia di era perjuangan, ketika makanan serba terbatas namun semangat tetap membara. 

Selain itu, lomba makan kerupuk juga mengajarkan sportivitas.

Peserta yang berhasil menghabiskan kerupuk lebih cepat akan menjadi pemenang, namun semua yang ikut pasti merasakan kegembiraan. 

Baca Juga: Panjat Pinang 17 Agustus: Lomba Legendaris Penuh Makna dan Tawa

Lomba ini cocok dimainkan oleh siapa saja, baik anak-anak maupun orang tua.

Bahkan, jika digelar antar kelompok atau keluarga, suasana jadi makin seru. 

Dengan segala kesederhanaannya, lomba makan kerupuk tetap menjadi salah satu simbol khas perayaan HUT RI.

Ia mengingatkan bahwa kemerdekaan bukan hanya tentang hal besar, tapi juga kebahagiaan sederhana yang bisa dinikmati bersama. (mal)

Photo
Photo
Eklesia Kediri Gelar Upacara HUT ke-80 RI: Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju
Eklesia Kediri Gelar Upacara HUT ke-80 RI: Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju
Photo
Photo
Editor : Amalia Rizky Indah Permadani
#lomba makan kerupuk