Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Sejarah Kota Trenggalek Terungkap: Dari Terang Galih, Jejak Majapahit, hingga Warisan Budaya Pesisir Selatan Jawa Timur

Findika Pratama • Jumat, 9 Januari 2026 | 18:30 WIB

Sejarah Kota Trenggalek Terungkap: Dari Terang Galih, Jejak Majapahit, hingga Warisan Budaya Pesisir Selatan Jawa Timur
Sejarah Kota Trenggalek Terungkap: Dari Terang Galih, Jejak Majapahit, hingga Warisan Budaya Pesisir Selatan Jawa Timur

TRENGGALEK NJENGGELEK – Sejarah Kota Trenggalek menyimpan perjalanan panjang yang sarat makna, mulai dari masa kerajaan kuno hingga era modern.

Kota kecil di pesisir selatan Jawa Timur ini bukan sekadar wilayah administratif, melainkan saksi hidup perubahan peradaban, perjuangan rakyat, serta kearifan lokal yang terus terjaga hingga kini.

Nama Trenggalek diyakini berasal dari gabungan dua kata, yakni terang dan galih, yang berarti hati yang terang benderang. Penamaan ini mencerminkan harapan para leluhur agar wilayah tersebut selalu berada dalam keadaan tenteram, sejahtera, serta dipimpin dengan kejernihan hati dan kebijaksanaan.

Baca Juga: Ramai Klaim Rapel Gaji Pensiunan 2026 Sudah Pasti Cair, TASPEN Kediri Tegaskan Belum Ada Keputusan Resmi Pemerintah

Kehidupan Agraris dan Letak Geografis Strategis

Sejak masa lampau, Trenggalek telah dihuni oleh masyarakat agraris yang menggantungkan hidup dari bercocok tanam. Letaknya yang dikelilingi Pegunungan Wilis di utara dan Pegunungan Kapur Selatan menjadikan wilayah ini memiliki tanah yang subur. Aliran sungai yang melimpah turut mendukung pertanian dan kehidupan masyarakat setempat.

Dalam catatan sejarah, wilayah Trenggalek sempat berada di bawah pengaruh Kerajaan Mataram Kuno. Seiring dinamika politik di tanah Jawa, daerah ini kemudian masuk dalam lingkup kekuasaan Kerajaan Kediri dan Singhasari, dua kerajaan besar yang pernah berjaya di Jawa Timur.

Baca Juga: Viral Disebut Sudah Final, Ini Fakta Rapel Gaji Pensiunan 2025: TASPEN Tegaskan Belum Ada Keputusan Resmi Pemerintah

Masa Kejayaan Majapahit dan Wilayah Perdikan

Puncak peran penting Trenggalek terjadi pada abad ke-14 saat berada di bawah kekuasaan Kerajaan Majapahit. Keberadaan Trenggalek sebagai bagian dari Majapahit diperkuat dengan ditemukannya berbagai peninggalan berupa arca, situs bersejarah, serta cerita rakyat yang masih hidup di tengah masyarakat hingga sekarang.

Setelah runtuhnya Majapahit, Trenggalek tidak serta-merta kehilangan peran. Wilayah ini berkembang sebagai daerah perdikan atau wilayah mandiri yang dipimpin oleh para adipati. Status tersebut memberi keleluasaan bagi Trenggalek untuk mengatur wilayahnya sendiri tanpa intervensi langsung dari kerajaan besar.

Baca Juga: Guru PAUD Nonformal di Trenggalek Luruk DPRD dan Sampaikan Empat Tuntutan

Peran Adipati Menak Sopal dalam Sejarah Trenggalek

Salah satu tokoh penting dalam sejarah Kota Trenggalek adalah Adipati Menak Sopal. Ia dikenal sebagai pemimpin yang memiliki kepedulian tinggi terhadap kesejahteraan rakyat. Salah satu jasanya yang paling dikenang adalah pembangunan Bendungan Tugu, yang berfungsi mengairi sawah-sawah masyarakat.

Keberadaan bendungan tersebut menjadi simbol kebersamaan dan gotong royong warga Trenggalek. Hingga kini, nama Menak Sopal masih lekat dalam cerita sejarah lokal sebagai pemimpin yang bijaksana dan berpihak pada kepentingan rakyat kecil.

Baca Juga: Viral Rapel Gaji Pensiunan Disebut Cair Awal Januari 2026, TASPEN Tegaskan Belum Ada Keputusan Resmi Pemerintah

Trenggalek di Masa Penjajahan Belanda

Memasuki era penjajahan Belanda, Trenggalek dikenal sebagai daerah penghasil hasil bumi, seperti padi, kopi, dan hasil hutan. Potensi ekonomi tersebut membuat Belanda membangun infrastruktur pendukung, mulai dari jalan hingga sistem pemerintahan, guna memperlancar eksploitasi sumber daya.

Meski demikian, semangat perlawanan rakyat Trenggalek tidak pernah padam. Masyarakat ikut terlibat dalam berbagai gerakan perlawanan terhadap kolonialisme, baik secara terbuka maupun terselubung. Jiwa perjuangan dan kebersamaan menjadi kekuatan utama dalam menghadapi tekanan penjajah.

Baca Juga: Viral Klaim Rapel Cair 10 Januari 2026, TASPEN Tegaskan Kenaikan Gaji Pensiunan Belum Diputuskan Pemerintah

Dari Kemerdekaan hingga Trenggalek Masa Kini

Setelah Indonesia merdeka pada tahun 1945, Trenggalek terus berkembang menjadi kabupaten yang dikenal luas karena kekayaan alam dan budayanya. Pantai Prigi dan Goa Lowo menjadi ikon wisata alam, sementara tradisi Larung Sembonyo tetap lestari sebagai warisan budaya masyarakat pesisir.

Kini, Trenggalek bukan hanya dikenal sebagai kota kecil di pesisir selatan Jawa Timur, melainkan daerah dengan identitas kuat yang dibentuk oleh sejarah panjang, nilai kebersamaan, dan semangat menjaga warisan leluhur.

Sejarah Kota Trenggalek menjadi pengingat bahwa kemajuan hari ini tidak lepas dari perjuangan masa lalu. Dari era kerajaan, kolonialisme, hingga zaman modern, Trenggalek terus melangkah dengan harapan akan masa depan yang lebih baik.

Editor : Findika Pratama
#budaya trenggalek #Sejarah Kota Trenggalek #Menak sopal #majapahit