Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Pantangan Weton Kliwon Menurut Primbon Jawa: Jangan Sepelekan, Bisa Berbalik Jadi Ujian Hidup

Edo Trianto • Rabu, 18 Februari 2026 | 22:20 WIB

Pantangan Weton Kliwon Menurut Primbon Jawa: Jangan Sepelekan, Bisa Berbalik Jadi Ujian Hidup
Pantangan Weton Kliwon Menurut Primbon Jawa: Jangan Sepelekan, Bisa Berbalik Jadi Ujian Hidup


TRENGGALEK NJENGGELEK – Weton Kliwon dikenal sebagai salah satu weton paling sakral dalam penanggalan Jawa. Dalam ajaran Primbon Jawa, pasaran Kliwon dipercaya memiliki aura mistis yang kuat dan energi batin yang lebih pekat dibanding pasaran lainnya.

Tak heran jika malam Kliwon sering dikaitkan dengan ritual, tirakat, dan laku spiritual. Namun di balik kekuatan tersebut, leluhur Jawa mewariskan sejumlah pantangan yang harus dijaga oleh mereka yang lahir di Weton Kliwon.

Pantangan ini bukan untuk menakut-nakuti, melainkan sebagai pagar gaib agar hidup tetap selaras, rezeki lancar, dan batin tidak diganggu energi negatif.

Baca Juga: ION UT Ramalan Shio Kaya Raya 2026: 6 Shio Paling Hoki di Tahun Kuda Api, Rezeki Mengalir Deras!

1. Jangan Meremehkan Hal Sakral

Pantangan utama orang Kliwon adalah tidak boleh meremehkan hal-hal yang bersifat sakral, seperti doa, tirakat, tempat keramat, maupun wejangan leluhur.

Orang Kliwon diyakini sudah “dikelilingi” energi batin sejak lahir. Jika ia bersikap sembrono terhadap hal gaib atau menantang sesuatu yang tidak terlihat, dampaknya bisa berlipat ganda. Gangguan bukan hanya berupa kesialan, tetapi juga kegelisahan batin hingga kesehatan menurun.

2. Pantang Sombong dan Merasa Paling Istimewa

Banyak orang Kliwon memiliki wibawa alami. Tatapannya tegas, ucapannya berbobot, dan auranya membuat orang lain segan.

Namun jika kelebihan itu tidak diimbangi kerendahan hati, justru akan berubah menjadi sumber masalah. Kesombongan dipercaya bisa meredupkan aura pelindung dan menarik konflik sosial.

Dalam pitutur Jawa, semakin tinggi cahaya seseorang, semakin besar pula godaan yang datang.

Baca Juga: Ramalan Shio Tahun Kuda Api 2026: Siapa Paling Cuan dan Cara Masing-Masing Shio Raih Keberlimpahan

3. Jangan Sembarangan Mengucap Janji

Orang Kliwon dipercaya memiliki sabda yang kuat. Ucapan mereka sering dianggap sebagai doa.

Karena itu, pantang bagi mereka mengumbar janji tanpa kesungguhan. Jika janji dilanggar, dampaknya bisa terasa dalam bentuk rezeki tersendat, usaha mandek, atau hidup terasa berat tanpa sebab jelas.

Leluhur berpesan: lebih baik diam daripada berkata sembarangan.

Baca Juga: Pantangan Weton Wage yang Tak Boleh Dilanggar: Leluhur Jawa Ungkap Rahasia Rezeki, Rumah Tangga, hingga Takdir Hidup

4. Hindari Rezeki dari Jalan Kotor

Orang Kliwon tidak cocok mencari harta melalui tipu daya atau jalan gelap. Energi batin yang mereka miliki dipercaya membuat hukum sebab-akibat bekerja lebih cepat.

Rezeki yang diperoleh secara tidak bersih mungkin tampak banyak di awal, tetapi sulit membawa keberkahan dan ketenangan.

Sebaliknya, jika ditempuh dengan cara jujur, rezeki Kliwon justru dikenal deras dan membawa manfaat luas.

Baca Juga: Daftar Mobil Listrik Terlaris Desember 2025: BYD Atto 3 Masih Jawara, Pendatang Baru Finfest Langsung Menggila

5. Jangan Mempermainkan Hati Orang

Dalam urusan asmara, orang Kliwon dianjurkan serius dan setia. Melukai hati orang lain, apalagi sampai membuatnya menangis, dipercaya bisa berbalik menjadi ujian berat.

Energi batin yang kuat membuat setiap perbuatan emosional memiliki resonansi lebih besar. Karena itu, menjaga komitmen menjadi kunci keselamatan hubungan.

6. Jangan Sembarangan Masuk Tempat Wingit

Orang Kliwon memang lebih peka terhadap hal-hal gaib. Namun pantang terlalu sering mendatangi tempat angker seperti kuburan, sendang, atau alas keramat tanpa tujuan jelas dan doa yang cukup.

Jika dilakukan tanpa kesiapan batin, energi negatif dipercaya mudah menempel dan mengganggu keseimbangan hidup.

7. Jangan Meninggalkan Doa

Bagi orang Kliwon, doa bukan sekadar kewajiban, melainkan benteng pelindung. Jika doa diabaikan, hidup mudah diliputi rasa was-was, tidur tidak nyenyak, hingga pikiran terasa kacau.

Ketenangan batin orang Kliwon sangat bergantung pada kedekatannya dengan Tuhan.

Baca Juga: Great Wall Double Cabin 2008 Harga Rp60 Jutaan, Mesin Kijang Diesel dan Full Upgrade Jadi Rebutan di Bursa Mobil Bekas

8. Jangan Melupakan Leluhur

Pantangan berikutnya adalah tidak boleh melupakan doa untuk leluhur. Banyak kepercayaan menyebutkan bahwa orang Kliwon sering mendapat perlindungan dari restu garis keturunan.

Jika hubungan batin dengan leluhur diabaikan, hidup bisa terasa lebih berat dan penuh hambatan.

9. Jaga Kebersihan Hati

Orang Kliwon sangat sensitif terhadap energi sekitar. Hati yang dipenuhi iri, dendam, atau amarah membuat auranya meredup.

Sebaliknya, hati yang bersih membuat wajah terlihat teduh dan rezeki terasa lebih lapang.

Pantangan sebagai Pagar Kehidupan

Pantangan Weton Kliwon sejatinya adalah rambu-rambu agar kekuatan batin tidak berubah menjadi bumerang. Ibarat api, jika dijaga di tungku akan memberi terang. Namun jika dibiarkan liar, bisa membakar segalanya.

Orang Kliwon yang mampu menjaga laku spiritual, rendah hati, dan setia pada doa akan menjadi pribadi yang disegani karena manfaatnya, bukan karena ditakuti.

Sebaliknya, jika pantangan diabaikan, hidup bisa terasa penuh ujian. Bukan karena wetonnya buruk, tetapi karena ia tidak menjaga pitutur yang diwariskan leluhur.

Editor : Edo Trianto
#Kliwon #pitutur jawa #weton kliwon #Primbon Jawa #weton sakral