Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Cara Menghitung Weton Jawa untuk Mengetahui Karakter, Rezeki dan Jodoh, Begini Rumus Lengkap Neptu Hari dan Pasaran

Novica Satya Nadianti • Minggu, 31 Mei 2026 | 23:40 WIB
Cara menghitung weton Jawa menggunakan neptu hari dan pasaran untuk mengetahui karakter, rezeki, serta kecocokan jodoh.
( Gemini AI )
Cara menghitung weton Jawa menggunakan neptu hari dan pasaran untuk mengetahui karakter, rezeki, serta kecocokan jodoh. ( Gemini AI )

 

JAKARTA - Cara menghitung weton Jawa kembali menjadi perbincangan di kalangan masyarakat yang tertarik mempelajari Primbon Jawa dan warisan budaya leluhur. Weton selama ini dikenal sebagai perpaduan antara hari kelahiran dan pasaran Jawa yang dipercaya dapat digunakan untuk membaca karakter, peruntungan rezeki, hingga kecocokan jodoh seseorang.

Dalam pembahasan mengenai cara menghitung weton Jawa, setiap hari dan pasaran memiliki nilai atau neptu tertentu yang menjadi dasar perhitungan. Nilai tersebut kemudian dijumlahkan untuk mendapatkan angka weton yang selanjutnya digunakan dalam berbagai penafsiran Primbon Jawa.

Tak hanya untuk mengetahui sifat dasar seseorang, cara menghitung weton Jawa juga disebut dapat digunakan sebagai acuan dalam melihat peluang rezeki, peruntungan hidup, hingga kecocokan pasangan. Meski demikian, para pelaku budaya Jawa menegaskan bahwa hasil perhitungan weton bukanlah penentu mutlak nasib seseorang karena segala sesuatu tetap bergantung pada usaha, doa, dan kehendak Tuhan.

Baca Juga: 5 Kelebihan Weton Sabtu Wage yang Jarang Diketahui, Punya Wibawa Alami, Insting Tajam hingga Rezeki Tak Terduga

Mengenal Neptu Hari dan Pasaran Jawa

Dalam tradisi Jawa, terdapat tujuh hari dan lima pasaran yang masing-masing memiliki nilai neptu berbeda.

Nilai neptu hari terdiri dari:

Sementara nilai neptu pasaran Jawa meliputi:

Nilai hari dan pasaran tersebut kemudian dijumlahkan untuk memperoleh nilai weton seseorang.

Sebagai contoh, seseorang yang lahir pada Sabtu Pahing memiliki neptu 18, hasil dari penjumlahan Sabtu bernilai 9 dan Pahing bernilai 9. Sementara Selasa Wage memiliki neptu terendah, yaitu 7, hasil dari penjumlahan Selasa 3 dan Wage 4.

Baca Juga: Cara Menghitung Weton Lahir dari Tanggal Lahir Viral Dicari Warganet, Begini Langkah Mengetahui Weton Jawa dengan Mudah

Dasar Perhitungan Weton Jawa

Dalam praktiknya, nilai weton yang telah diperoleh kemudian digunakan dalam sejumlah rumus perhitungan. Salah satu metode yang dikenal dalam Primbon Jawa adalah membagi jumlah neptu dengan angka tertentu untuk mendapatkan sisa hasil pembagian.

Sisa angka tersebut kemudian dicocokkan dengan kategori tertentu yang dipercaya menggambarkan karakter dan perjalanan hidup seseorang.

Beberapa kategori yang sering digunakan dalam perhitungan weton antara lain Sri, Rezeki, Gedong, Lara atau Loro, serta Pati.

Masing-masing kategori memiliki makna tersendiri yang berkaitan dengan potensi keberuntungan, tantangan hidup, hingga sifat dasar seseorang.

Baca Juga: Hitungan Jawa Saat Menanam Kembali Dicari Petani, Begini Cara Menghitung Hari Baik Tanam Berdasarkan Weton dan Pasaran Jawa

Makna Sri, Rezeki, Gedong, Loro dan Pati

Kategori Sri sering dikaitkan dengan pribadi yang mudah disukai banyak orang, memiliki kemampuan bergaul yang baik, serta mengandalkan jaringan pertemanan dalam meraih kesuksesan.

Kategori Rezeki dipercaya menunjukkan seseorang yang memiliki kemudahan dalam memperoleh peluang dan keberuntungan finansial. Meski demikian, mereka tetap dituntut untuk menghindari sifat iri hati terhadap orang lain.

Sementara Gedong sering dihubungkan dengan bakat kepemimpinan, kemampuan mengelola amanah, serta peluang besar untuk mencapai kesuksesan dalam berbagai bidang.

Di sisi lain, kategori Loro menggambarkan seseorang yang harus melalui berbagai tantangan hidup sebelum memperoleh keberhasilan. Jalan hidup mereka dinilai lebih berat, namun hasil yang diperoleh sering kali lebih besar setelah berhasil melewati berbagai ujian.

Adapun kategori Pati dikaitkan dengan berbagai perubahan besar dalam kehidupan. Dalam penafsiran Primbon, istilah ini tidak selalu berarti kematian secara harfiah, melainkan bisa berupa berakhirnya fase kehidupan, usaha, hubungan, atau kondisi tertentu sebelum memasuki babak baru.

Baca Juga: Weton Jodoh Primbon Jawa: Cara Menghitung Kecocokan Pasangan, Kenali Arti Padu, Pegat, Pati hingga Ratu Sebelum Menikah

Weton Juga Digunakan untuk Melihat Kecocokan Jodoh

Selain digunakan untuk membaca karakter dan rezeki, weton juga kerap dipakai dalam perhitungan kecocokan pasangan.

Metodenya dilakukan dengan menjumlahkan neptu kedua calon pasangan, kemudian membandingkan hasilnya dengan tabel tertentu dalam Primbon Jawa.

Dari hasil tersebut muncul berbagai kategori yang dipercaya menggambarkan potensi hubungan rumah tangga, mulai dari kategori yang dianggap harmonis hingga yang memerlukan usaha lebih besar dalam menjalani kehidupan bersama.

Meski begitu, para pemerhati budaya Jawa mengingatkan bahwa weton sebaiknya dijadikan sebagai sarana introspeksi dan pelestarian budaya, bukan sebagai dasar tunggal dalam mengambil keputusan penting.

Baca Juga: https://www.youtube.com/watch?v=6rN6t3RNpqE Transcript: [musik] [musik] [musik] [musik] [musik] Weton lagi. Ada sesuatu yang sangat penting yang perlu kamu ketahui tentang tanggal

Weton Sebagai Warisan Budaya Jawa

Perhitungan weton merupakan bagian dari tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun dalam masyarakat Jawa. Hingga kini, pengetahuan tersebut masih dipelajari sebagai bentuk pelestarian budaya dan identitas lokal.

Bagi sebagian masyarakat, weton menjadi sarana untuk memahami karakter diri serta memperkaya wawasan tentang filosofi kehidupan yang berkembang dalam budaya Jawa.

Editor : Novica Satya Nadianti
#Cara Menghitung Weton Jawa #Kecocokan Jodoh #rezeki menurut weton #neptu weton #Primbon Jawa