TRENGGALEK, TRENGGALEKNJENGGELEK.JAWAPOS.COM – Nama Gunung Kemukus selama bertahun-tahun identik dengan cerita pesugihan dan ritual menyimpang yang konon dilakukan demi memperoleh kekayaan. Namun, kondisi terkini kawasan wisata religi di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, menunjukkan wajah yang jauh berbeda dibanding stigma yang selama ini beredar.
Dalam sebuah penelusuran terbaru, kawasan Gunung Kemukus kini telah ditata menjadi destinasi wisata religi sekaligus wisata keluarga. Pemerintah daerah juga menghadirkan Taman New Kemukus sebagai upaya menghapus citra negatif yang telah melekat selama puluhan tahun.
Meski demikian, kisah mengenai ritual pesugihan masih menjadi daya tarik yang membuat banyak orang penasaran. Bahkan, menurut petugas di lokasi, kunjungan wisatawan biasanya meningkat pada malam Jumat Pon dan Jumat Kliwon yang sejak lama dipercaya memiliki nilai spiritual oleh sebagian masyarakat.
Juru Kunci Tegaskan Ritual Pesugihan Bukan Ajaran Pangeran Samudro
Di tengah berbagai cerita yang berkembang, juru kunci makam Pangeran Samudro memberikan penjelasan yang berbeda dari anggapan masyarakat.
Ia menegaskan bahwa ritual menyimpang yang selama ini dikaitkan dengan makam Pangeran Samudro bukan berasal dari ajaran tokoh tersebut. Menurutnya, cerita mengenai kewajiban melakukan hubungan badan dengan pasangan yang bukan suami atau istri merupakan kesalahpahaman yang terus berkembang akibat ulah oknum tertentu.
Juru kunci mengajak masyarakat yang datang ke makam agar menjadikan ziarah sebagai sarana berdoa kepada Allah SWT serta mendoakan Pangeran Samudro sebagaimana tradisi ziarah ke makam para ulama maupun wali.
"Ziarah di makam Pangeran Samudro tidak memiliki syarat melakukan perbuatan menyimpang," tegasnya.
Wajah Baru Gunung Kemukus
Perjalanan menuju kawasan Gunung Kemukus kini semakin mudah berkat keberadaan Jembatan Samudro yang membentang di atas genangan Waduk Kedung Ombo. Infrastruktur tersebut mempermudah akses masyarakat yang sebelumnya kerap terganggu banjir.
Sesampainya di kawasan wisata, pengunjung disuguhi suasana yang jauh lebih tertata. Berbagai fasilitas seperti area parkir, musala, warung makan, hingga taman rekreasi keluarga telah tersedia.
Taman New Kemukus menjadi salah satu ikon baru kawasan tersebut. Saat malam hari, taman dihiasi lampu-lampu dekoratif dan sejumlah spot foto yang menarik perhatian wisatawan. Lokasinya yang menghadap langsung ke genangan Waduk Kedung Ombo menjadi daya tarik tersendiri.
Selain itu terdapat Sendang Ontrowulan yang dipercaya sebagian masyarakat memiliki nilai sejarah serta menjadi salah satu lokasi yang sering dikunjungi peziarah.
Wisata Religi Jadi Fokus Pengembangan
Pemerintah daerah bersama pengelola terus berupaya mengubah citra Gunung Kemukus menjadi destinasi wisata religi yang lebih positif.
Makam Pangeran Samudro kini lebih banyak dikunjungi rombongan peziarah dari berbagai daerah yang datang untuk berdoa, bukan menjalankan ritual kontroversial seperti yang selama ini ramai diperbincangkan.
Menurut juru kunci, sebagian besar pengunjung saat ini datang untuk memohon keberkahan serta mengenang perjuangan Pangeran Samudro sebagai tokoh penyebar agama Islam di tanah Jawa.
Di sekitar area makam juga masih terdapat sejumlah warung dan fasilitas pendukung bagi pengunjung. Meski beberapa kios tampak tutup saat hari biasa, kawasan tersebut tetap ramai pada waktu-waktu tertentu, terutama menjelang malam Jumat Pon maupun Jumat Kliwon.
Upaya Menghapus Stigma Lama
Perubahan wajah Gunung Kemukus menjadi bukti adanya upaya serius menghilangkan stigma negatif yang selama ini melekat.
Selain pembangunan taman wisata, kawasan ini juga terus dipromosikan sebagai destinasi wisata religi dan wisata keluarga. Kehadiran fasilitas umum yang lebih baik diharapkan mampu menarik wisatawan tanpa harus dikaitkan dengan cerita pesugihan.
Meski kisah mistis Gunung Kemukus masih sering menjadi bahan pembicaraan di media sosial maupun masyarakat, pengelola berharap publik mulai melihat kawasan tersebut dari sisi sejarah, budaya, serta nilai religius yang dimiliki.
Dengan pembenahan yang terus dilakukan, Gunung Kemukus perlahan bertransformasi menjadi salah satu destinasi wisata religi di Jawa Tengah yang menawarkan suasana asri, sejarah panjang, serta pengalaman ziarah yang lebih nyaman bagi para pengunjung.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari