Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Fakta Gunung Kawi Dibongkar! Warga Malang Justru Tak Percaya Pesugihan, Juru Kunci Ungkap Ritual Sebenarnya

Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari • Senin, 6 Juli 2026 | 18:15 WIB
Fakta Gunung Kawi terungkap. Mayoritas warga Malang ternyata tidak percaya pesugihan, sementara juru kunci menjelaskan ritual dan sejarah kawasan tersebut. (Youtube. com)
Fakta Gunung Kawi terungkap. Mayoritas warga Malang ternyata tidak percaya pesugihan, sementara juru kunci menjelaskan ritual dan sejarah kawasan tersebut. (Youtube. com)

MALANG, TRENGGALEKNJENGGELEK.JAWAPOS.COM – Gunung Kawi kembali menjadi sorotan setelah sebuah konten YouTube mengulas langsung berbagai mitos yang selama ini melekat dengan lokasi yang dikenal sebagai tempat pesugihan tersebut. Menariknya, hasil penelusuran justru menunjukkan fakta berbeda dari anggapan yang selama ini berkembang di masyarakat.

Dalam perjalanan menuju Gunung Kawi, kreator konten bersama tim lebih dulu mewawancarai sejumlah warga Malang. Mereka ingin mengetahui apakah masyarakat sekitar benar-benar percaya dengan mitos pesugihan yang selama ini identik dengan kawasan tersebut.

Hasilnya cukup mengejutkan. Mayoritas warga yang ditemui, mulai dari pedagang, pemilik kos, pekerja bangunan hingga pengemudi, mengaku tidak mempercayai pesugihan Gunung Kawi. Sebagian bahkan mengaku belum pernah mengunjungi lokasi yang selama ini ramai diperbincangkan tersebut.

Baca Juga: Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali, Status Naik Jadi Level III Siaga, Warga Dilarang Dekati Radius 3 Kilometer

Mayoritas Warga Malang Mengaku Tidak Percaya

Dalam wawancara dengan sejumlah pedagang di sekitar kawasan Malang, hampir seluruh narasumber menyampaikan pandangan serupa. Mereka lebih memilih bekerja dan berusaha dibanding mempercayai jalan pintas untuk memperoleh kekayaan.

Beberapa warga yang beragama Islam juga menyebut ritual pesugihan tidak sesuai dengan keyakinan mereka. Menurut mereka, rezeki seharusnya diperoleh melalui kerja keras, sedekah, doa, dan ibadah sesuai ajaran agama masing-masing.

Fenomena ini dinilai menarik karena selama ini Gunung Kawi lebih dikenal oleh masyarakat luar daerah dibanding warga lokal sendiri. Bahkan muncul anggapan bahwa justru orang dari luar Malang yang lebih sering datang untuk melakukan ritual tertentu.

Baca Juga: Pendakian Gunung Rinjani Makin Ketat, Sistem Zero Waste hingga Jalur Torean Berkabut Jadi Sorotan

Gunung Kawi Ramai Didatangi Pencari Berkah

Sesampainya di kawasan Gunung Kawi, rombongan bertemu dengan juru kunci Keraton Gunung Kawi, Sunarto. Ia menjelaskan bahwa persepsi mengenai tempat tersebut sering kali berbeda dengan kenyataan di lapangan.

Menurutnya, banyak tamu datang dengan tujuan "ngalap berkah" atau memohon keberkahan kepada Tuhan melalui perantara tokoh yang dihormati dalam tradisi setempat.

Ia mengatakan, tamu yang datang memiliki tujuan beragam. Ada yang berharap usahanya semakin lancar, memperoleh jodoh, mendapatkan kenaikan jabatan, hingga mencari ketenangan batin.

Baca Juga: Pantai Nguyahan Gunung Kidul, Hidden Gem dengan Pasir Putih dan Air Laut Jernih, Tiket Masuk Rp15 Ribu

"Beda-beda tujuan setiap orang yang datang ke sini," ujarnya.

Ritual yang Dilakukan Pengunjung

Sunarto menjelaskan, ritual yang lazim dilakukan biasanya membawa bunga tiga warna atau bunga tabur serta dupa. Setelah itu, pengunjung menyampaikan hajat yang kemudian dibacakan doa menurut tradisi Kejawen oleh juru kunci.

Ia menegaskan tidak ada tarif khusus bagi pengunjung yang ingin berdoa. Semua bersifat sukarela. Sementara bagi mereka yang bernazar, bentuk syukur biasanya diwujudkan dengan membuat tumpengan, menyembelih kambing atau sapi, lalu dibagikan kepada masyarakat sekitar.

Baca Juga: Pesona Hidden Gem Bali: Rahasia Air Terjun Wana Ayu dan Ritual Melukat Suci di Pura Gunung Kawi Sebatu yang Bikin Tenang

Menurutnya, hewan yang disembelih bukan dijadikan tumbal, melainkan dikonsumsi bersama warga sebagai bentuk syukuran atas keberhasilan yang diperoleh.

Banyak Tokoh Besar Disebut Pernah Datang

Dalam keterangannya, Sunarto juga mengaku kawasan Gunung Kawi pernah dikunjungi sejumlah tokoh penting dari berbagai kalangan.

Ia menyebut banyak pengusaha, pejabat, calon kepala daerah hingga artis pernah datang ke lokasi tersebut. Bahkan menurutnya, sejumlah tamu berasal dari luar negeri.

Baca Juga: Waduk Selorejo Ngantang Malang Jadi Surga Healing, View Gunung Kawi dan Kelud Bikin Wisatawan Enggan Pulang

Sunarto juga mengungkap bahwa Presiden Joko Widodo disebut pernah datang ketika masih menjadi pengusaha mebel sebelum menjabat sebagai Wali Kota Solo. Selain itu, ia menyebut keluarga pendiri BCA, Sudono Salim, juga beberapa kali berkunjung ke kawasan tersebut.

Meski demikian, seluruh pernyataan tersebut merupakan penjelasan dari juru kunci dan belum dapat diverifikasi secara independen.

Lima Tempat Ibadah Berdiri Berdampingan

Hal lain yang cukup menarik perhatian adalah keberadaan lima tempat ibadah yang berada di kawasan Gunung Kawi.

Baca Juga: Lembah Indah Malang, Sensasi Glamping di Kaki Gunung Kawi dengan View Alam, Playground Anak, hingga Mini Peternakan

Menurut juru kunci, kawasan tersebut memiliki musala, pura, vihara, gereja, hingga klenteng yang berdiri dalam satu area. Keberadaan tempat-tempat ibadah itu menjadi simbol keberagaman yang selama ini ada di kawasan wisata religi tersebut.

Selain itu terdapat beberapa gua yang masing-masing memiliki fungsi berbeda dalam tradisi spiritual yang berkembang di lokasi tersebut.

Mitos Gunung Kawi Terus Menjadi Perdebatan

Meski berbagai cerita mengenai pesugihan, tumbal hingga kisah mistis terus berkembang dari mulut ke mulut maupun media sosial, tidak semua masyarakat mempercayainya.

Baca Juga: Lembah Indah Malang, Sensasi Glamping di Kaki Gunung Kawi dengan View Alam, Playground Anak, hingga Mini Peternakan

Penelusuran yang dilakukan dalam video tersebut justru memperlihatkan bahwa sebagian besar warga sekitar lebih memilih bekerja keras daripada menggantungkan harapan pada ritual tertentu.

Di sisi lain, kawasan Gunung Kawi tetap menjadi destinasi wisata religi yang ramai dikunjungi peziarah dari berbagai daerah dengan beragam tujuan, mulai dari ziarah, ngalap berkah, hingga sekadar ingin mengetahui sejarah dan budaya yang berkembang di kawasan tersebut.

Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari
#pesugihan Gunung Kawi #ritual Gunung Kawi #juru kunci Gunung Kawi #warga Malang #gunung kawi