Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Gunung Kawi Malam Hari Dibongkar! Nekat Naik Sendirian Cari Lokasi Pesugihan, Hasilnya Tak Terduga

Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari • Senin, 6 Juli 2026 | 18:25 WIB
Gunung Kawi kembali disorot. Kreator konten nekat naik sendirian malam hari mencari lokasi pesugihan Gunung Kawi, tetapi hasilnya justru mengejutkan. (Youtube. com)
Gunung Kawi kembali disorot. Kreator konten nekat naik sendirian malam hari mencari lokasi pesugihan Gunung Kawi, tetapi hasilnya justru mengejutkan. (Youtube. com)

MALANG, TRENGGALEKNJENGGELEK.JAWAPOS.COM – Gunung Kawi kembali menjadi sorotan setelah seorang kreator konten nekat menjelajahi kawasan hutan di sekitar lokasi pada malam hari. Aksi tersebut dilakukan untuk membuktikan berbagai mitos yang menyebut kawasan tersebut menjadi lokasi pesugihan Gunung Kawi.

Berbekal senter dan kamera, ia memulai perjalanan seorang diri menyusuri jalur menuju puncak Gunung Kawi. Penelusuran itu dilakukan setelah banyak warganet meminta agar eksplorasi dilakukan tanpa pendamping, terutama di area hutan yang disebut-sebut lebih angker dibanding kawasan keraton.

Selama perjalanan, kreator konten berusaha mencari tanda-tanda ritual seperti sesaji, dupa, maupun lokasi yang sering dikaitkan dengan praktik pesugihan. Namun, hasil yang ditemukannya justru berbeda dari berbagai cerita yang selama ini beredar.

Baca Juga: Pesona Hidden Gem Bali: Rahasia Air Terjun Wana Ayu dan Ritual Melukat Suci di Pura Gunung Kawi Sebatu yang Bikin Tenang

Menyusuri Jalur Hutan Gunung Kawi Tengah Malam

Perjalanan dimulai dari jalur setapak yang dipenuhi batu dan tanjakan. Kondisi jalan cukup licin karena hujan mengguyur kawasan tersebut sehingga setiap langkah harus dilakukan dengan hati-hati.

Kabut tebal juga menyelimuti kawasan hutan sehingga jarak pandang menjadi sangat terbatas. Sepanjang perjalanan, tidak ditemukan penerangan sama sekali selain cahaya senter yang dibawanya.

Beberapa kali ia menemukan percabangan jalan yang membuatnya harus menentukan arah secara hati-hati agar tidak tersesat. Bahkan salah satu jalur yang dicoba ternyata buntu dan mengharuskannya kembali ke titik sebelumnya.

Baca Juga: Waduk Selorejo Ngantang Malang Jadi Surga Healing, View Gunung Kawi dan Kelud Bikin Wisatawan Enggan Pulang

Mencari Lokasi yang Disebut Tempat Pesugihan

Salah satu tujuan utama eksplorasi malam itu adalah mencari lokasi yang menurut cerita masyarakat digunakan untuk ritual pesugihan.

Namun setelah berjalan cukup jauh menanjak, tidak ditemukan sesaji, dupa, maupun aktivitas ritual seperti yang dibayangkan banyak orang.

Yang terlihat justru hanya pepohonan, batu-batu licin, semak belukar, serta bekas penebangan pohon. Beberapa jalur bahkan sudah tertutup rumput karena jarang dilewati.

Baca Juga: Lembah Indah Malang, Sensasi Glamping di Kaki Gunung Kawi dengan View Alam, Playground Anak, hingga Mini Peternakan

Ia mengaku belum mengetahui apakah lokasi ritual yang dimaksud berada lebih tinggi lagi atau memang sudah tidak digunakan seperti cerita yang berkembang selama ini.

Medan yang Berat Jadi Tantangan Terbesar

Alih-alih menemukan hal-hal mistis, tantangan terbesar justru berasal dari kondisi alam.

Jalur yang terus menanjak membuat tenaga cepat terkuras. Ditambah hujan yang membuat bebatuan menjadi licin, perjalanan dinilai jauh lebih berbahaya dibanding cerita-cerita horor yang sering dikaitkan dengan Gunung Kawi.

Baca Juga: Pesona Hidden Gem Bali: Rahasia Air Terjun Wana Ayu dan Ritual Melukat Suci di Pura Gunung Kawi Sebatu yang Bikin Tenang

Kreator konten beberapa kali berhenti untuk beristirahat karena kelelahan. Ia juga memilih tidak melanjutkan perjalanan hingga puncak demi menghindari risiko tersesat atau kehabisan tenaga saat turun.

Menurutnya, bahaya terbesar saat menjelajah malam hari adalah kemungkinan terpeleset ke jurang atau mengalami kecelakaan akibat kondisi jalan yang licin.

Tidak Menemukan Aktivitas Ritual

Selama eksplorasi berlangsung, tidak terlihat adanya aktivitas orang yang sedang menjalankan ritual maupun keberadaan sesaji di jalur pendakian.

Baca Juga: Waduk Selorejo Ngantang Malang Jadi Surga Healing, View Gunung Kawi dan Kelud Bikin Wisatawan Enggan Pulang

Ia menyebut perlengkapan ritual seperti dupa dan sesaji justru lebih banyak ditemukan di kawasan Keraton Gunung Kawi yang telah dikunjunginya pada video sebelumnya.

Sementara di jalur hutan menuju puncak, suasana cenderung sepi tanpa aktivitas apa pun selain suara alam dan kabut yang menyelimuti kawasan pegunungan.

Imbauan Tidak Meniru Aksi Berbahaya

Kreator konten juga mengingatkan agar penonton tidak meniru aksinya menjelajah hutan seorang diri pada malam hari.

Baca Juga: Waduk Selorejo Ngantang Malang Jadi Surga Healing, View Gunung Kawi dan Kelud Bikin Wisatawan Enggan Pulang

Menurutnya, kondisi jalur yang licin, minim penerangan, serta medan yang cukup berat membuat perjalanan memiliki risiko tinggi apabila dilakukan tanpa persiapan.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan kawasan hutan dengan tidak membuang sampah sembarangan karena hal tersebut merupakan etika yang harus diterapkan di mana pun berada.

Menilai Mitos Pesugihan Perlu Disikapi Bijak

Di akhir video, kreator konten menyampaikan pandangannya mengenai mitos pesugihan yang selama ini melekat dengan Gunung Kawi.

Baca Juga: Pesona Hidden Gem Bali: Rahasia Air Terjun Wana Ayu dan Ritual Melukat Suci di Pura Gunung Kawi Sebatu yang Bikin Tenang

Menurutnya, selama melakukan penelusuran tidak ditemukan bukti yang dapat menunjukkan adanya praktik pesugihan di jalur hutan yang ia lewati. Ia menilai keberhasilan seseorang tidak bisa semata-mata dikaitkan dengan ritual tertentu.

Ia juga mengajak masyarakat untuk menyikapi berbagai cerita yang berkembang secara bijak. Bagi yang ingin datang ke Gunung Kawi, ia menyarankan menjadikan kawasan tersebut sebagai tempat menikmati alam, mempelajari sejarah, serta mengenal budaya lokal yang berkembang di sekitarnya, tanpa harus mempercayai seluruh mitos yang beredar.

Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari
#pesugihan Gunung Kawi #Mitos Gunung Kawi #hutan Gunung Kawi #wisata Gunung Kawi #gunung kawi