Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Cara Menghitung Weton Jodoh Menurut Primbon Jawa, Kenali Arti Padu, Pegat, Pati hingga Ratu

Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari • Jumat, 17 Juli 2026 | 19:10 WIB
Cara menghitung weton jodoh menurut Primbon Jawa menggunakan kelipatan 7. Simak arti Padu, Pegat, Pati, Gunem, Ratu, serta solusi jika hasil kurang baik. (Youtube. com)
Cara menghitung weton jodoh menurut Primbon Jawa menggunakan kelipatan 7. Simak arti Padu, Pegat, Pati, Gunem, Ratu, serta solusi jika hasil kurang baik. (Youtube. com)

JAKARTA - Hitungan weton jodoh menurut Primbon Jawa kembali menjadi pembahasan dalam kanal YouTube KTJ melalui seri Kelas Metafisika. Dalam pembahasan tersebut dijelaskan cara menghitung kecocokan pasangan menggunakan metode kelipatan tujuh yang menghasilkan kategori seperti Padu, Pegat, Pati, Gunem, dan Ratu. Meski demikian, narasumber menegaskan bahwa hitungan weton bukanlah penentu mutlak nasib seseorang, melainkan hanya rambu-rambu dalam tradisi Jawa yang dapat dijadikan bahan pertimbangan sebelum mengambil keputusan.

Dalam video itu dijelaskan bahwa kecocokan weton tidak boleh dijadikan sugesti yang membuat seseorang langsung membatalkan hubungan. Restu orang tua, komunikasi, toleransi, komitmen, dan usaha membangun rumah tangga tetap disebut sebagai faktor yang jauh lebih penting dibanding sekadar hasil perhitungan weton.

Narasumber juga mengingatkan bahwa setiap orang tetap memiliki kesempatan membangun keluarga yang harmonis selama mau saling melengkapi dan menjaga hubungan dengan baik. Oleh karena itu, hitungan weton diposisikan sebagai bagian dari warisan budaya yang patut dihormati, bukan sebagai vonis terhadap masa depan sebuah hubungan.

Baca Juga: Ramalan Weton Jumat Wage Tahun 2026 Menurut Primbon Jawa, Rezeki, Asmara, dan Perjalanan Hidup Jadi Sorotan

Weton Dipakai Sebagai Acuan Membaca Kecenderungan Hubungan

Dalam penjelasannya, KTJ menerangkan bahwa metode kelipatan tujuh digunakan untuk membaca kecenderungan hubungan pasangan.

Kategori yang muncul dari hasil perhitungan meliputi Jodoh, Padu, Pegat, Pati, Gunem, dan Ratu.

Masing-masing memiliki makna berbeda yang menggambarkan potensi dinamika dalam kehidupan rumah tangga.

Baca Juga: Weton Paling Beruntung 2026 Jadi Buruan Netizen, Disebut Berpeluang Mendapat Rezeki Tak Terduga dan Karier Cemerlang

Narasumber menegaskan bahwa hasil tersebut tidak boleh dipercaya secara mutlak.

Hitungan weton hanya menjadi bentuk penghormatan terhadap pakem tradisi Jawa yang telah diwariskan turun-temurun.

Menurutnya, tradisi serupa juga ditemukan di daerah lain seperti Bali dan Sunda dengan prinsip yang hampir sama.

Karena itu, perhitungan weton disebut bersifat universal dan tetap dapat digunakan meski pasangan berasal dari suku yang berbeda.

Baca Juga: Cara Menghitung Weton Lahir dari Tanggal Lahir Viral Dicari Warganet, Begini Langkah Mengetahui Weton Jawa dengan Mudah

Arti Padu, Pegat, Pati, Gunem, dan Ratu

Dalam pembahasan tersebut dijelaskan arti setiap kategori hasil hitungan weton.

Kategori Padu diartikan sebagai hubungan yang berpotensi sering mengalami pertengkaran.

Konflik biasanya dipicu oleh kurangnya komunikasi, perhatian, maupun rasa sayang.

Meski demikian, hubungan dengan hasil Padu masih dinilai dapat dipertahankan selama kedua pihak memiliki komitmen memperbaiki komunikasi.

Kategori berikutnya adalah Pegat.

Baca Juga: Weton Paling Beruntung 2026 Diprediksi Banjir Rezeki, Karier Melesat dan Peluang Usaha Terbuka Lebar

Dalam Primbon Jawa, Pegat dikaitkan dengan potensi perpisahan atau perceraian apabila hubungan tidak dijaga dengan baik.

Walau demikian, narasumber menyebut kategori ini masih memiliki solusi sehingga tidak harus langsung diartikan sebagai akhir sebuah hubungan.

Selanjutnya adalah Pati.

Kategori ini disebut sebagai hasil yang paling tidak disarankan dalam perjodohan.

Baca Juga: 10 Weton Anak Pembawa Rezeki Menurut Primbon Jawa, Diramalkan Bisa Mengangkat Derajat Orang Tua dan Hidup Makmur

Makna Pati tidak selalu diartikan sebagai kematian secara harfiah.

Menurut penjelasan video, Pati juga dapat bermakna matinya rasa cinta, kehilangan pasangan, kegagalan usaha setelah menikah, hingga sulit memperoleh keturunan.

Karena itu, pasangan yang memperoleh hasil Pati disarankan mempertimbangkan hubungan secara matang.

Kategori berikutnya adalah Gunem.

Gunem diartikan sebagai hubungan yang rentan terhadap omongan orang lain, gosip, fitnah, hingga campur tangan pihak luar.

Baca Juga: Arti Weton Jawa Lengkap Kembali Dicari Banyak Orang, Ternyata Bukan Sekadar Ramalan tetapi Warisan Filosofi Leluhur

Dalam kondisi tersebut, pasangan dituntut memiliki komitmen kuat serta saling percaya agar tidak mudah terpengaruh lingkungan.

Sementara kategori terbaik adalah Ratu.

Kategori ini digambarkan sebagai hubungan yang harmonis, rezeki lancar, keluarga tenteram, serta memiliki hubungan sosial yang baik.

Baca Juga: 10 Weton Anak Pembawa Rezeki Menurut Primbon Jawa, Diramalkan Mampu Mengangkat Derajat Orang Tua dan Hidup Makmur

Contoh Cara Menghitung Weton Pasangan

Dalam video tersebut juga diberikan contoh sederhana mengenai proses menghitung weton pasangan.

Sebagai ilustrasi, pasangan dengan weton Selasa Pahing dan Kamis Legi dijumlahkan hingga memperoleh nilai 25.

Angka tersebut kemudian dibagi tujuh sehingga menghasilkan sisa empat.

Baca Juga: Hitungan Jawa Saat Menanam Kembali Dicari Petani, Begini Cara Menghitung Hari Baik Tanam Berdasarkan Weton dan Pasaran Jawa

Sisa empat diartikan sebagai kategori Pegat.

Contoh lain diberikan melalui pasangan Rabu Pon dengan pasangan berbeda yang menghasilkan kategori Pati maupun Loro berdasarkan metode perhitungan lain yang dijelaskan dalam kelas tersebut.

Narasumber menekankan bahwa contoh tersebut hanya digunakan sebagai media pembelajaran agar masyarakat memahami cara kerja hitungan weton.

Baca Juga: Weton kelahiran Januari menurut Primbon Jawa mengungkap sifat, watak, dan karakter unik tanggal 1 hingga 31 Januari.

Solusi Jika Hasil Hitungan Kurang Baik

Salah satu poin yang paling banyak disorot dalam pembahasan adalah adanya solusi ketika hasil hitungan tidak sesuai harapan.

Apabila pasangan sudah memiliki komitmen kuat untuk menikah, hasil hitungan tidak otomatis menjadi alasan membatalkan hubungan.

Dalam tradisi Primbon Jawa, salah satu ikhtiar yang disebutkan adalah memilih hari akad nikah yang dianggap membawa nilai baik.

Contohnya memilih waktu ijab kabul pada pukul 07.00 atau 11.00.

Baca Juga: 10 Weton Anak Pembawa Rezeki Menurut Primbon Jawa, Diramalkan Bisa Mengangkat Derajat Orang Tua dan Hidup Makmur

Angka tujuh dimaknai sebagai simbol pitulungan atau pertolongan dari Tuhan.

Sementara angka sebelas dikaitkan dengan makna welas asih atau kasih sayang.

Selain memilih waktu yang dianggap baik, beberapa keluarga Jawa juga mengenal tradisi selamatan, tumpengan, hingga prosesi adat sebagai bentuk doa agar rumah tangga memperoleh keberkahan.

Menurut narasumber, seluruh prosesi tersebut merupakan simbol permohonan kepada Tuhan, bukan jaminan bahwa seluruh persoalan akan hilang.

Baca Juga: Weton Paling Beruntung 2026 Dipercaya Naik Daun, Peluang Rezeki, Bisnis, dan Karier Disebut Semakin Terbuka

Weton Juga Disebut Bisa Digunakan untuk Hal Lain

Selain membaca kecocokan pasangan, pembahasan KTJ menyebut hitungan weton juga digunakan dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat Jawa.

Di antaranya menentukan waktu membuka usaha, memilih hari peluncuran bisnis, menentukan arah rumah, hingga mencari waktu yang dianggap baik untuk bercocok tanam atau melaut.

Dalam penjelasan tersebut disebutkan bahwa kalender Jawa memiliki sistem pasaran yang sejak dahulu digunakan sebagai acuan aktivitas masyarakat.

Baca Juga: Weton Paling Beruntung 2026 Diprediksi Banjir Rezeki, Karier Melesat dan Peluang Usaha Terbuka Lebar

Pembagian hari pasaran dipercaya membantu mengatur berbagai aktivitas agar lebih terencana.

Meski demikian, narasumber kembali menegaskan bahwa semua itu merupakan bagian dari tradisi budaya yang berkembang di masyarakat.

Restu Orang Tua Tetap Diutamakan

Di akhir pembahasan, KTJ kembali mengingatkan agar masyarakat tidak menjadikan hitungan weton sebagai penentu mutlak dalam memilih pasangan.

Baca Juga: Arti Weton Jawa Lengkap Menurut Primbon, Mengapa Hari Lahir Masih Dipercaya Bisa Menggambarkan Karakter Seseorang?

Menurutnya, doa dan restu orang tua tetap menjadi hal yang paling utama.

Narasumber juga mengajak masyarakat untuk memandang hitungan weton sebagai sarana introspeksi, bukan alat untuk menghakimi pasangan.

Ia menekankan bahwa komunikasi, toleransi, saling percaya, serta komitmen merupakan fondasi utama dalam membangun rumah tangga.

Baca Juga: Arti Weton Jawa Lengkap Menurut Primbon, Mengapa Hari Lahir Masih Dipercaya Bisa Menggambarkan Karakter Seseorang?

"Hitungan weton bukan berarti harus dipercaya 100 persen ataupun langsung ditinggalkan. Ini adalah rambu-rambu sekaligus salah satu petunjuk yang tetap harus disertai doa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa," ujar narasumber dalam penutup pembahasannya.

Melalui penjelasan tersebut, KTJ berharap masyarakat dapat memahami filosofi di balik hitungan weton secara lebih bijak.

Tradisi ini dinilai sebagai bagian dari kearifan lokal yang diwariskan leluhur, namun keputusan akhir mengenai pernikahan tetap berada di tangan masing-masing individu dengan mempertimbangkan komunikasi, kesiapan, dan restu keluarga.

Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari
Sumber : KTJ
Weton Jodoh Primbon Jawa cara menghitung weton hitungan weton jodoh menurut weton Primbon Jawa