JAKARTA - Cara mencari hari baik pernikahan menurut primbon Jawa kembali menjadi perhatian masyarakat, terutama bagi calon pengantin yang masih memegang tradisi adat Jawa. Melalui sebuah penjelasan, Sabdaning Ratu membagikan langkah-langkah menghitung hari baik pernikahan menggunakan rumus neptu weton beserta contoh penerapannya agar lebih mudah dipahami.
Dalam penjelasannya, Sabdaning Ratu mengatakan video tersebut dibuat untuk menjawab permintaan sejumlah subscriber yang ingin mengetahui cara menentukan hari baik pernikahan berdasarkan primbon Jawa.
Ia pun mengimbau penonton menyimak penjelasan secara utuh agar tidak keliru memahami tahapan perhitungannya.
Baca Juga: Cara Menghitung Weton Menurut Primbon Jawa, Rumus Neptu untuk Melihat Karakter, Rezeki hingga Jodoh
Menghitung Jumlah Weton Calon Pengantin
Menurut penjelasan tersebut, masyarakat Jawa umumnya lebih dahulu mengetahui weton kelahiran calon pengantin pria dan calon pengantin wanita sebelum menentukan hari pernikahan.
Tujuannya adalah mencari hari yang dianggap baik agar kehidupan rumah tangga setelah menikah diharapkan tetap rukun, langgeng, serta terhindar dari berbagai persoalan yang tidak diinginkan.
Langkah pertama ialah mencari jumlah weton masing-masing calon pengantin.
Baca Juga: Nogo Dino Menurut Primbon Jawa, Ini Arah Baik dan Arah Pantangan Mencari Rezeki Setiap Hari
Setelah jumlah weton pria dan wanita diketahui, keduanya dijumlahkan sehingga menghasilkan nilai yang disebut sebagai jumlah neptu jodoh.
Sebagai contoh, apabila calon pengantin pria memiliki jumlah weton 11 dan calon pengantin wanita memiliki jumlah weton 10, maka jumlah neptu jodohnya adalah 21.
Nilai tersebut selanjutnya digunakan sebagai dasar untuk menentukan hari baik pernikahan.
Baca Juga: Cara Menghitung Hari Naas dan Hari Habis Rezeki Menurut Primbon Jawa, Begini Penjelasan Lengkapnya
Rumus Menentukan Hari Baik Pernikahan
Sabdaning Ratu kemudian menjelaskan rumus yang digunakan untuk mencari hari baik pernikahan menurut primbon Jawa.
Rumus tersebut adalah:
Jumlah neptu jodoh + angka baik, kemudian dibagi 5, dengan hasil akhir harus menyisakan angka 3.
Ia menjelaskan bahwa jumlah neptu jodoh berasal dari penjumlahan weton kedua calon pengantin.
Sementara itu, angka baik merupakan jumlah neptu hari yang nantinya akan dicocokkan dengan hari dan pasaran dalam kalender Jawa.
Baca Juga: Cara Menghitung Hari Naas dan Hari Habis Rezeki Menurut Primbon Jawa, Begini Penjelasan Lengkapnya
Menurut penjelasan tersebut, hasil pembagian harus memiliki sisa tiga karena dalam primbon Jawa nilai tersebut dianggap sebagai hasil terbaik untuk melangsungkan pernikahan.
Contoh Perhitungan Neptu Jodoh 21
Untuk mempermudah pemahaman, Sabdaning Ratu memberikan contoh penggunaan rumus tersebut.
Misalnya jumlah neptu jodoh pasangan adalah 21.
Tahap berikutnya ialah mencari angka baik yang jika dijumlahkan dengan angka 21, lalu dibagi lima, menghasilkan sisa tiga.
Percobaan pertama menggunakan angka baik 10.
Baca Juga: Nogo Dino Menurut Primbon Jawa, Ini Arah Baik dan Arah Pantangan Mencari Rezeki Setiap Hari
Hasilnya:
21 + 10 = 31
Ketika angka 31 dibagi lima, hasil sisanya adalah satu.
Karena sisa satu tidak memenuhi ketentuan, maka angka tersebut tidak digunakan.
Percobaan berikutnya menggunakan angka baik 12.
Hasilnya:
21 + 12 = 33
Saat angka 33 dibagi lima, sisanya adalah tiga.
Karena memenuhi syarat, maka angka baik yang digunakan adalah 12.
Daftar Hari dengan Neptu 12
Setelah memperoleh angka baik 12, langkah selanjutnya adalah mencari hari yang memiliki jumlah neptu 12.
Berdasarkan tabel yang dijelaskan dalam video, terdapat lima kombinasi hari dan pasaran yang memiliki jumlah neptu tersebut.
Kelima hari itu meliputi:
- Senin Kliwon, dengan nilai Senin 4 dan Kliwon 8 sehingga berjumlah 12.
- Selasa Pahing, dengan nilai Selasa 3 dan Pahing 9 sehingga berjumlah 12.
- Rabu Legi, dengan nilai Rabu 7 dan Legi 5 sehingga berjumlah 12.
- Kamis Wage, dengan nilai Kamis 8 dan Wage 4 sehingga berjumlah 12.
- Minggu Pon, dengan nilai Minggu 5 dan Pon 7 sehingga berjumlah 12.
Dengan demikian, apabila jumlah neptu jodoh pasangan adalah 21, maka lima kombinasi hari tersebut menjadi pilihan hari baik pernikahan menurut perhitungan yang dijelaskan dalam video.
Contoh Perhitungan Kedua
Sabdaning Ratu juga memberikan contoh lain agar cara menghitungnya semakin mudah dipahami.
Dalam contoh tersebut, jumlah weton calon pengantin pria adalah delapan, sedangkan calon pengantin wanita memiliki jumlah weton tujuh.
Jika dijumlahkan, keduanya menghasilkan jumlah neptu jodoh sebesar 15.
Perhitungan berikutnya tetap menggunakan rumus yang sama.
Jumlah neptu jodoh 15 kemudian ditambah angka baik.
Pada contoh tersebut dipilih angka baik 13.
Perhitungannya menjadi:
15 + 13 = 28
Ketika angka 28 dibagi lima, hasilnya memiliki sisa tiga.
Karena memenuhi syarat, maka angka baik yang digunakan adalah 13.
Hari Pernikahan untuk Neptu 13
Setelah diketahui angka baiknya adalah 13, langkah berikutnya adalah melihat kombinasi hari yang memiliki jumlah neptu 13.
Dalam penjelasan video disebutkan terdapat lima pilihan hari.
Kelima hari tersebut adalah:
- Senin Pahing, dengan nilai Senin 4 dan Pahing 9 sehingga berjumlah 13.
- Kamis Legi, dengan nilai Kamis 8 dan Legi 5 sehingga berjumlah 13.
- Jumat Pon, dengan nilai Jumat 6 dan Pon 7 sehingga berjumlah 13.
- Sabtu Wage, dengan nilai Sabtu 9 dan Wage 4 sehingga berjumlah 13.
- Minggu Kliwon, dengan nilai Minggu 5 dan Kliwon 8 sehingga berjumlah 13.
Baca Juga: Ramalan Primbon Jawa 2026: Weton Kliwon Diprediksi Banjir Rezeki dan Capai Puncak Kemakmuran
Menurut penjelasan tersebut, kelima kombinasi hari itu menjadi pilihan hari baik apabila jumlah neptu jodoh pasangan adalah 15.
Penjelasan Ditujukan Agar Mudah Dipahami
Sabdaning Ratu menyampaikan bahwa contoh-contoh perhitungan tersebut diberikan agar masyarakat dapat memahami tahapan pencarian hari baik pernikahan secara bertahap.
Mulai dari menghitung jumlah weton masing-masing calon pengantin, menjumlahkan menjadi neptu jodoh, mencari angka baik menggunakan rumus pembagian lima dengan sisa tiga, hingga mencocokkannya dengan tabel neptu hari dan pasaran.
Di akhir video, ia berharap penjelasan tersebut dapat memberikan manfaat bagi penonton yang ingin mempelajari cara menentukan hari baik pernikahan menurut primbon Jawa.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al AkhbariSumber : Sabdaning Ratu