TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM - Daftar hari naas Juli 2026 menurut Primbon Jawa kembali dibahas dalam sebuah tayangan YouTube yang mengulas tanggal-tanggal yang dinilai sebaiknya dihindari untuk menggelar hajatan. Dalam penjelasan tersebut, terdapat lima tanggal yang disebut memiliki energi "celaka" sehingga disarankan tidak digunakan untuk berbagai keperluan penting seperti pernikahan, membuka usaha, hingga pindah rumah.
Narasumber menjelaskan bahwa pembahasan tersebut merupakan lanjutan dari video sebelumnya yang membahas hari baik selama Juli 2026. Kali ini, fokus diarahkan pada hari-hari yang menurut perhitungan Primbon Jawa memiliki energi kurang baik.
Menurutnya, apabila hajatan tetap dilaksanakan pada hari-hari tertentu yang dianggap naas, dikhawatirkan dapat membawa dampak buruk terhadap kehidupan di kemudian hari.
Sebagai contoh, ia menyebut kemungkinan munculnya persoalan dalam rumah tangga setelah pernikahan, kecelakaan setelah membeli kendaraan, maupun usaha yang sulit berkembang apabila dibuka pada hari yang dinilai tidak tepat menurut perhitungan tersebut.
Juli 2026 Bertepatan dengan Muharam dan Safar
Dalam penjelasannya, narasumber kembali mengingatkan bahwa Juli 2026 bertepatan dengan dua bulan dalam kalender Hijriah.
Bulan Muharam disebut berakhir pada 16 Juli 2026, sedangkan bulan Safar dimulai pada 17 Juli 2026.
Sepanjang bulan tersebut, menurut perhitungan Primbon Jawa yang digunakan narasumber, terdapat sejumlah hari yang sebaiknya dihindari untuk pelaksanaan berbagai jenis hajatan.
Baca Juga: iPhone 14 Masih Worth It Dibeli pada 2026? Ini Kelebihan dan Kekurangannya Setelah Dipakai
Hari Naas dengan Energi "Celaka"
Narasumber membedakan hari naas menjadi dua kategori, yakni hari naas biasa dan hari naas yang disebut memiliki energi "celaka".
Menurutnya, kategori terakhir merupakan hari yang paling disarankan untuk dihindari.
Berikut tanggal yang disebut memiliki energi "celaka":
- Jumat, 3 Juli 2026, bertepatan dengan 17 Legi.
- Kamis, 9 Juli 2026.
- Rabu, 15 Juli 2026, bertepatan dengan 29 Pon.
- Selasa, 21 Juli 2026.
- Senin, 27 Juli 2026, bertepatan dengan 11 Kliwon.
Kelima tanggal tersebut disebut sebagai hari yang paling tidak direkomendasikan untuk melaksanakan hajatan menurut penjelasan dalam tayangan.
Daftar Hari Naas Lain yang Disebut Sebaiknya Dihindari
Selain lima tanggal dengan energi "celaka", narasumber juga menyebut sejumlah hari lain yang tetap dikategorikan sebagai hari naas meski energinya dinilai tidak seberat kategori tersebut.
Tanggal-tanggal tersebut meliputi:
- Sabtu, 4 Juli 2026.
- Minggu, 5 Juli 2026.
- Jumat, 10 Juli 2026, bertepatan dengan 24 Pon.
- Sabtu, 11 Juli 2026, bertepatan dengan 25 Wage.
- Minggu, 12 Juli 2026, bertepatan dengan 26 Kliwon.
- Jumat, 17 Juli 2026, bertepatan dengan 1 Kliwon.
- Sabtu, 18 Juli 2026, bertepatan dengan 2 Legi.
- Minggu, 19 Juli 2026.
- Jumat, 24 Juli 2026.
- Sabtu, 25 Juli 2026.
- Minggu, 26 Juli 2026.
- Jumat, 31 Juli 2026.
Menurut narasumber, hari-hari tersebut tetap disarankan untuk dihindari apabila masih memungkinkan menunda pelaksanaan hajatan.
Baca Juga: iPhone 14 Masih Worth It Dibeli pada 2026? Ini Kelebihan dan Kekurangannya Setelah Dipakai
Hajatan yang Disebut Sebaiknya Tidak Dilaksanakan
Dalam penjelasan tersebut, larangan menggunakan hari naas dikaitkan dengan berbagai kegiatan penting.
Beberapa di antaranya meliputi pernikahan, membeli kendaraan, membuka usaha, pindah rumah, maupun hajatan lainnya.
Narasumber menyebut masyarakat yang mempercayai Primbon Jawa sebaiknya memilih hari lain yang dinilai lebih baik.
Ia juga mengingatkan bahwa daftar hari baik untuk Juli 2026 telah dibahas dalam video sebelumnya sehingga dapat dijadikan alternatif.
Lima Tanggal Dianggap Paling Penting untuk Dihindari
Menjelang akhir tayangan, narasumber kembali menegaskan bahwa tidak semua hari naas memiliki tingkat pengaruh yang sama.
Menurutnya, terdapat lima tanggal yang benar-benar wajib dihindari karena masuk dalam kategori energi "celaka".
Kelima tanggal tersebut kembali diulang, yaitu:
- Jumat, 3 Juli 2026.
- Kamis, 9 Juli 2026.
- Rabu, 15 Juli 2026.
- Selasa, 21 Juli 2026.
- Senin, 27 Juli 2026.
Sementara hari naas lainnya disebut masih bersifat tentatif. Apabila terdapat kondisi yang membuat hajatan tidak dapat ditunda, narasumber menyarankan mengikuti pembahasan mengenai jam baik yang akan dijelaskan pada video mingguan berikutnya.
Di akhir tayangan, narasumber menutup pembahasan dengan harapan agar masyarakat dapat memilih waktu pelaksanaan hajatan sesuai keyakinan masing-masing dan menghindari tanggal yang menurut perhitungan Primbon Jawa dianggap kurang baik.
Editor : Fadhilah Salsa BellaSumber : pinterest