Hari Baik Pindah Rumah Menurut Primbon Jawa, Perhatikan Arah Nogo Dino agar Tak Salah Langkah

Erlin Nur Azizah • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:15 WIB
Hari baik pindah rumah menurut Primbon Jawa ditentukan berdasarkan arah Nogo Dino. Simak panduan lengkap memilih waktu terbaik pindahan.
Hari baik pindah rumah menurut Primbon Jawa ditentukan berdasarkan arah Nogo Dino. Simak panduan lengkap memilih waktu terbaik pindahan.

 

JAKARTA - Hari baik pindah rumah menurut Primbon Jawa masih menjadi pedoman bagi sebagian masyarakat Jawa yang ingin menempati hunian baru. Dalam tradisi leluhur, pindah rumah bukan sekadar memindahkan barang dan perabotan, melainkan juga dianggap sebagai perpindahan hubungan spiritual seseorang dengan lingkungan tempat tinggal yang baru.

Karena itu, orang Jawa zaman dahulu sangat memperhatikan waktu dan arah saat akan pindah rumah. Mereka percaya pemilihan hari yang tepat dapat membantu penghuni mendapatkan kenyamanan, ketenteraman, rezeki yang baik, serta terhindar dari berbagai kesulitan setelah menempati rumah baru.

Pembahasan mengenai hari baik pindah rumah menurut Primbon Jawa tidak bisa dilepaskan dari konsep Nogo Dino atau Nogo Tahun. Dalam kepercayaan Jawa, Nogo Tahun merupakan simbol energi buruk yang berpindah-pindah arah mata angin berdasarkan bulan dalam kalender Jawa. Oleh sebab itu, arah rumah baru menjadi faktor penting dalam menentukan waktu kepindahan.

Baca Juga: Weton Rabu Pon Disebut Punya Energi Spiritual Tinggi, Ini Karakter dan Jodohnya

Mengenal Nogo Dino dalam Primbon Jawa

Dalam perhitungan Primbon Jawa, Nogo Tahun berada di arah timur pada awal tahun Jawa atau bulan Suro. Setelah itu, posisinya berpindah setiap tiga bulan sekali ke arah selatan, barat, dan utara sebelum kembali ke timur pada awal tahun berikutnya.

Prinsip utama yang digunakan adalah menghindari arah tempat Nogo Tahun berada. Saat seseorang pindah rumah, dianjurkan memilih bulan ketika posisi Nogo Tahun berada di arah yang berlawanan dengan tujuan kepindahan.

Dengan begitu, perpindahan dianggap menjauh dari energi negatif dan mendatangkan kenyamanan bagi penghuni rumah.

Baca Juga: Weton Rabu Pon: 4 Pantangan yang Disebut Bisa Menghambat Rezeki Menurut Primbon Jawa

Hari Baik Pindah Rumah Berdasarkan Arah

Bagi mereka yang akan pindah ke rumah baru yang berada di arah timur dari rumah lama, waktu yang dianjurkan adalah bulan Rajab, Ruwah (Sya'ban), dan Ramadan. Pada periode tersebut, Nogo Tahun berada di arah barat sehingga perpindahan dianggap menjauh dari keburukan.

Sementara itu, jika rumah baru berada di arah selatan, waktu yang baik adalah bulan Syawal, Dzulkaidah, dan Dzulhijjah atau Bulan Besar. Pada bulan-bulan tersebut, posisi Nogo Tahun berada di utara.

Untuk kepindahan ke arah barat, masyarakat Jawa dianjurkan memilih bulan Suro, Safar, dan Mulud (Rabiul Awal). Sedangkan perpindahan ke arah utara disarankan dilakukan pada bulan Bakda Mulud (Rabiul Akhir), Jumadil Awal, dan Jumadil Akhir.

Baca Juga: Weton Rabu Pon Usia 24-30 Tahun Disebut Puncak Rezeki, Ini Fase yang Perlu Diwaspadai

Selain memilih bulan yang tepat, masyarakat juga dianjurkan memilih hari baik di dalam rentang tiga bulan tersebut. Dalam tradisi Jawa, beberapa orang juga mempertimbangkan hitungan paringkelan untuk mendapatkan waktu yang dianggap paling baik.

Solusi Jika Terpaksa Pindah di Waktu yang Tidak Tepat

Tidak semua orang memiliki kebebasan menentukan waktu kepindahan. Dalam kondisi tertentu, seseorang bisa saja harus pindah rumah meski arah tujuan bertepatan dengan posisi Nogo Tahun.

Untuk menyiasati kondisi tersebut, orang tua zaman dahulu memiliki cara tersendiri. Salah satu yang dipercaya adalah keluar dari rumah lama melalui pintu belakang dan memasuki rumah baru juga melalui pintu belakang apabila tersedia akses tersebut.

Baca Juga: Di Balik Kasus Chromebook Nadiem Makarim: Ada Deal Co-Investment 30% Google dan Peran Stafsus!

Tradisi itu dilakukan saat proses pertama memindahkan barang ke rumah baru. Tujuannya bukan semata-mata menghindari hal buruk, tetapi lebih kepada memberikan ketenangan batin bagi penghuni yang terpaksa pindah pada waktu yang dianggap kurang ideal menurut perhitungan Jawa.

Meski demikian, kepercayaan mengenai hari baik pindah rumah tetap menjadi bagian dari warisan budaya yang hidup di tengah masyarakat. Banyak orang menganggapnya sebagai bentuk ikhtiar dan penghormatan terhadap tradisi leluhur, tanpa harus menjadikannya sebagai sesuatu yang mutlak.

Baca Juga: Korupsi Pendidikan Terbesar! Kasus Chromebook Nadiem Makarim Sedot Uang Negara Rp1,98 Triliun

Course: Youtube @jawakawedar

Editor : Erlin Nur Azizah
#NogoDino #primbonjawa #PindahRumah #KalenderJawa #HariBaikPindahRumah