JAKARTA - Hari baik pindah rumah menurut Primbon Jawa dipercaya dapat memengaruhi kenyamanan, keselamatan, dan keberuntungan penghuni setelah menempati hunian baru. Karena itu, masyarakat Jawa sejak dahulu memiliki metode khusus untuk menentukan waktu terbaik sebelum melakukan perpindahan rumah.
Salah satu pedoman yang sering digunakan berasal dari kitab Primbon Betaljemur Adammakna. Dalam kitab tersebut terdapat perhitungan khusus untuk menentukan hari baik mendirikan atau pindah rumah dengan menggabungkan weton pemilik rumah dan neptu hari yang akan dipilih untuk pindahan.
Metode hari baik pindah rumah menurut Primbon Jawa ini menghasilkan empat kategori utama, yakni Guru, Ratu, Rogoh, dan Sempoyong. Dari keempat hasil tersebut, Guru dan Ratu dianggap sebagai pertanda terbaik, sedangkan Rogoh dan Sempoyong sebaiknya dihindari.
Baca Juga: Weton Rabu Pon Disebut Punya Energi Spiritual Tinggi, Ini Karakter dan Jodohnya
Cara Menghitung Neptu untuk Pindah Rumah
Perhitungan dimulai dengan menentukan weton orang yang akan pindah rumah. Berbeda dengan perhitungan weton pada umumnya, Primbon Betaljemur Adammakna menggunakan nilai neptu hari yang sedikit berbeda khusus untuk urusan pindah rumah.
Dalam metode ini, Minggu memiliki nilai 6, Senin 4, Selasa 3, Rabu 6, Kamis 5, Jumat 7, dan Sabtu 8. Sementara nilai pasaran tetap menggunakan hitungan yang umum dipakai dalam Primbon Jawa, yakni Legi 5, Pahing 9, Pon 7, Wage 4, dan Kliwon 8.
Sebagai contoh, seseorang yang lahir pada weton Minggu Legi memiliki neptu 6 ditambah 5 sehingga menghasilkan angka 11. Angka tersebut menjadi dasar dalam menentukan hari pindah rumah yang dianggap membawa keberuntungan.
Baca Juga: Weton Rabu Pon: 4 Pantangan yang Disebut Bisa Menghambat Rezeki Menurut Primbon Jawa
Empat Hasil Perhitungan dalam Primbon Jawa
Setelah mendapatkan neptu weton pemilik rumah, langkah berikutnya adalah menjumlahkannya dengan neptu hari yang direncanakan untuk pindah.
Misalnya, seseorang dengan weton Minggu Legi ingin pindah pada Selasa Pon. Dalam perhitungan tersebut, Selasa bernilai 3 dan Pon bernilai 7 sehingga totalnya 10. Angka 10 kemudian dijumlahkan dengan neptu pemilik rumah yang bernilai 11 sehingga menghasilkan angka 21.
Angka 21 lalu dibagi empat. Yang diperhatikan bukan hasil pembagiannya, melainkan sisanya. Dalam contoh tersebut, angka 21 dibagi empat menghasilkan sisa satu.
Sisa satu termasuk kategori Guru, yaitu hasil yang dianggap sangat baik. Dalam Primbon Jawa, Guru memiliki makna sebagai pertanda rezeki yang lancar, banyak keberuntungan, serta kehidupan yang lebih mudah dan jauh dari berbagai halangan.
Baca Juga: Weton Rabu Pon Usia 24-30 Tahun Disebut Puncak Rezeki, Ini Fase yang Perlu Diwaspadai
Makna Guru, Ratu, Rogoh, dan Sempoyong
Terdapat empat hasil yang bisa diperoleh dari perhitungan hari pindah rumah menurut Primbon Jawa.
Hasil pertama adalah Guru, yang dipercaya membuat penghuni rumah menjadi tempat bertanya, memperoleh banyak keberuntungan, serta dilancarkan rezekinya.
Hasil kedua adalah Ratu, yang bermakna penghuni rumah akan disegani banyak orang, terhindar dari malapetaka, dan mendapatkan rezeki yang baik.
Sementara itu, hasil ketiga yaitu Rogoh memiliki makna kurang baik karena dipercaya berkaitan dengan risiko kehilangan barang atau pencurian.
Baca Juga: Di Balik Kasus Chromebook Nadiem Makarim: Ada Deal Co-Investment 30% Google dan Peran Stafsus!
Adapun hasil keempat, Sempoyong, dianggap paling kurang menguntungkan karena dikaitkan dengan kesulitan hidup, gangguan kesehatan, hingga berbagai hambatan dalam kehidupan sehari-hari.
Karena itu, masyarakat yang masih menggunakan perhitungan Primbon Jawa biasanya berusaha memilih hari yang menghasilkan kategori Guru atau Ratu sebelum melakukan pindahan rumah.
Meski tidak memiliki dasar ilmiah, tradisi menentukan hari baik pindah rumah tetap menjadi bagian dari kearifan lokal yang diwariskan turun-temurun oleh masyarakat Jawa hingga saat ini.
Baca Juga: Korupsi Pendidikan Terbesar! Kasus Chromebook Nadiem Makarim Sedot Uang Negara Rp1,98 Triliun
Course: Youtube @DewiSundari99
Editor : Erlin Nur Azizah