Trenggaleknjenggelek - Tangis haru tak terbendung dari Megawati Hangestri Pertiwi setelah spike kerasnya memastikan kemenangan dramatis bagi Daejeon JungKwanJang Red Sparks atas Incheon Heungkuk Life Pink Spiders.
Dalam pertandingan leg keempat final Liga Voli Korea Selatan di Chungmu Gymnasium, Daejeon, Sabtu (6/4), Megawati langsung menutup wajah dan bersujud syukur di tengah lapangan.
Red Sparks harus bertarung hingga lima set untuk menumbangkan Pink Spiders dengan skor 3-2 (25-20, 24-26, 36-34, 22-25, 15-12).
Duel ketat tersebut berlangsung selama 2 jam 35 menit, menjadi laga terpanjang di sepanjang musim ini, bahkan mengalahkan rekor sebelumnya di leg ketiga Championship yang tercatat 2 jam 34 menit.
Megawati mencetak 38 poin dan tampil sebagai top skor meski bermain dalam kondisi tidak ideal akibat cedera lutut kanan. Pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin, memuji ketangguhan pemain asal Indonesia tersebut.
“Mega mengalami cedera lutut kanan. Meski begitu, saya pikir serangan yang dia tunjukkan di set kelima hari ini benar-benar hebat,” ujar Ko seperti dikutip dari Edaily. “Dia benar-benar pemain yang akan dikenang dalam sejarah V-League,” imbuhnya.
Kemenangan ini menjadi penyeimbang kedudukan 2-2 dalam format best-of-five. Setelah kalah dalam dua laga awal di markas Pink Spiders, Red Sparks berhasil bangkit di dua pertandingan kandang mereka di Daejeon.
Laga pamungkas akan berlangsung di Samsan World Gymnasium, Incheon, Selasa (8/4), yang akan menentukan siapa yang keluar sebagai juara musim 2024-2025.
Menghadapi partai penentu, Megawati tetap menanamkan pikiran positif sebagai kunci menghadapi tekanan.
Meski tampak mengenakan kompres es di bahu dan lutut saat hadir di ruang konferensi pers, semangatnya tak surut.
“Jika saya menjalani pertandingan dengan pola pikir positif, hal itu akan menular ke seluruh tubuh saya,” tutur pemain 25 tahun itu.
Ia juga menyampaikan bahwa dirinya akan menampilkan performa terbaiknya hingga laga berakhir nanti.
“Hanya ada satu pertandingan sisa, jadi saya akan mengerahkan seluruh kemampuan saya hingga akhir,” tegasnya. (kho)
Editor : Akhmad Nur Khoiri