Trenggaleknjenggelek– Kapten Timnas Putri Indonesia, Shafira Ika Putri, mengaku tengah menjadi incaran sejumlah klub luar negeri, termasuk dari Eropa. Meski mendapat tawaran menggiurkan, pemain berusia 23 tahun ini memilih untuk tetap fokus membela Garuda Pertiwi terlebih dahulu.
"Iya, ada tawaran dari tim Asia dan Eropa. Tapi saat ini, saya ingin fokus bersama timnas dulu," ujar Shafira sapaan akrab Shafira Ika Putri dalam keterangan persnya.
Sejatinya minat klub dari luar negeri termasuk Eropa itu bukan suatu hal yang mengagetkan. Bakat Shafira sebagai kapten dan playmaker Timnas Putri Indonesia rupanya menarik perhatian scout klub asing. Namun, dirinya belum mau tergesa-gesa mengambil keputusan, mengingat jadwal padat timnas menjelang Kualifikasi Piala Asia Wanita 2026.
Faktor lain yang membuat Shafira tak buru-buru pindah adalah ketidakpastian Liga 1 Putri Indonesia, yang semula dijadwalkan 2026, kemudian diundur PSSI hingga 2027. Hal ini membuat banyak pemain putri Tanah Air, termasuk Shafira, mempertimbangkan peluang di luar negeri.
Apalagi dalam Kualifikasi Piala Asia 2026 mendatang, Indonesia akan menjadi tuan rumah. Renco babak grup Kualifikasi Piala Asia Wanita 2026 akan dihelat bpada 23 Juni sampai 5 Juli 2025. Shafira yakin timnya sudah cukup matang setelah menjalani training camp (TC) intensif berbulan-bulan.
"Kami sudah cukup siap. Latihan panjang selama ini membuat kami makin solid," tegas mantan pemain Persis Solo ini.
Meski belum merilis nama klub yang membidiknya, Shafira membuka peluang untuk bermain di luar negeri di masa depan. Namun, untuk saat ini, ia menegaskan komitmennya untuk membawa Timnas Putri Indonesia lolos ke Piala Asia.
"Saya tidak mau terganggu konsentrasinya. Timnas adalah prioritas sekarang," pungkasnya.
Jika Shafira akhirnya memutuskan pindah, dirinya akan menjadi salah satu dari sedikit pesepak bola wanita Indonesia yang bermain di liga top Eropa (Jaz)
Editor : Zaki Jazai