Trenggaleknjenggelek – Harapan Manchester United untuk membawa pulang kemenangan dari leg pertama perempat final Liga Europa pupus setelah dua blunder fatal Andre Onana membuat pertandingan kontra Olympique Lyon berakhir imbang 2-2, Kamis (10/4) malam waktu setempat di Groupama Stadium.
Baca Juga: Arema FC Berpotensi Comeback ke Kanjuruhan saat jamu Persebaya
Setan Merah sebenarnya tampil menjanjikan. Setelah tertinggal lebih dulu oleh gol Thiago Almada lewat tendangan bebas yang gagal diantisipasi Onana pada menit ke-25, United membalikkan keadaan melalui sundulan Leny Yoro (menit 38) dan penyelesaian cerdik Joshua Zirkzee (menit 66).
Baca Juga: Inter milan incar bek keturunan indonesia jay idzes, Idzes Dinilai Cocok Gantikan Acerbi dan De Vrij
Namun, saat laga tampak akan berakhir dengan kemenangan tim tamu, Onana kembali melakukan kesalahan di masa injury time. Kiper asal Kamerun itu gagal menangkap tembakan jarak jauh Nicolas Tagliafico, bola muntah langsung dimanfaatkan Rayan Cherki untuk menyamakan skor di menit ke-90+3.
Performa buruk Onana mendapat sorotan tajam dari publik dan mantan pemain. Nemanja Matic, eks gelandang MU, bahkan menyebutnya sebagai "salah satu penjaga gawang terburuk dalam sejarah Manchester United" dalam wawancara pasca-laga.
Kritik ini disambut dengan reaksi beragam dari fans. Sebagian suporter dikabarkan mencemooh Onana saat pemanasan sebelum pertandingan dimulai.
Namun, manajer Ruben Amorim enggan mengambinghitamkan anak asuhnya. “Ini bukan tentang satu pemain. Kami bermain sebagai tim dan kami kalah atau menang bersama. Onana adalah pemain penting dan saya percaya dia akan bangkit,” ujar Ruben Amorim dalam konferensi pers usai pertandingan.
Leg Kedua Menentukan, Hasil imbang ini memang bukan yang terbaik bagi Manchester United, namun masih menyisakan peluang untuk lolos ke semifinal. Leg kedua akan digelar di Old Trafford pekan depan, dan Setan Merah dituntut tampil lebih solid di lini belakang jika ingin mengamankan tiket ke babak berikutnya.(bim)