Trenggaleknjenggelek - Keputusan Djenna de Jong untuk mengundurkan diri dari proses naturalisasi Timnas Putri Indonesia pada Rabu (23/4) mengejutkan banyak pihak.
Pesepak bola berdarah Belanda-Indonesia tersebut mengungkapkan kekecewaannya terhadap proses seleksi yang dinilainya tidak profesional.
Pernyataan ini memicu banyak pertanyaan terkait komposisi Timnas Putri Indonesia ke depan, terlebih PSSI baru saja memanggil 39 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) di Surabaya.
Melalui laman resminya, PSSI mengumumkan daftar 39 pemain tersebut, yang terdiri dari penjaga gawang, pemain bertahan, gelandang, dan penyerang dari berbagai klub di Indonesia maupun luar negeri.
Sejumlah nama diaspora juga disebut akan diproses untuk naturalisasi, sebagai bagian dari upaya memperkuat skuad Garuda Pertiwi.
Berikut daftar pemain keturunan Indonesia yang masuk dalam radar naturalisasi PSSI:
1. Felicia De Zeeuw (ADO Den Haag)
Felicia De Zeeuw menjadi salah satu pemain diaspora yang diproyeksikan untuk bergabung dengan Timnas Putri Indonesia.
Pemain berdarah Ambon, Maluku dari pihak kakek ini saat ini membela ADO Den Haag di Liga Belanda Wanita.
Felicia pertama kali mendapat panggilan dari PSSI pada Februari 2025 untuk mengikuti pemusatan latihan Timnas Wanita U-20 di Jepang.
Ia juga telah melakukan debut bersama tim senior ADO Den Haag pada 12 Februari 2025 melawan FC Twente.
Felicia termasuk dalam tujuh pemain keturunan Belanda yang tiba di Jakarta untuk mengurus proses naturalisasi.
2. Iris de Rouw (Sparta Rotterdam)
Iris de Rouw, penjaga gawang Sparta Rotterdam Vrouwen, juga menjadi salah satu kandidat naturalisasi.
Ia memiliki darah keturunan Indonesia dari neneknya yang berasal dari Jawa.
Iris telah berpartisipasi dalam TC Timnas Putri Indonesia di Surabaya awal 2025 dan sempat kembali ke Belanda untuk membela klubnya di tengah masa trial.
Saat ini, Iris masih menjalani proses administrasi untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) dan diproyeksikan memperkuat skuad nasional.
3. Isa Warps (NAC Breda)
PSSI dikabarkan tengah memproses naturalisasi Isa Guusje Warps, gelandang muda berusia 19 tahun yang kini membela NAC Breda wanita.
Sebelumnya, Isa sempat memperkuat raksasa Belgia, KRC Genk, pada 2022 sebelum pindah ke Liga Belanda.
Isa juga merupakan bagian dari tujuh pemain diaspora Belanda yang datang ke Jakarta untuk mengurus dokumen naturalisasi.
Kehadirannya diharapkan dapat memperkaya lini tengah Timnas Putri Indonesia.
4. Emily Nahon (Jong ADO Den Haag)
Emily Nahon turut dipanggil oleh PSSI untuk mengikuti seleksi bersama Tim Nasional Wanita Indonesia pada April 2025.
Pemain bertahan tengah ini saat ini membela Jong ADO Den Haag di Belanda.
Meski sudah mengikuti proses seleksi, Emily belum resmi dinaturalisasi.
PSSI masih melakukan evaluasi lanjutan sebelum memutuskan apakah ia akan menjadi bagian dari Timnas Putri Indonesia melalui proses naturalisasi.
5. Nikita Tromp (FC Utrecht Vrouwen)
Nikita Tromp, bintang FC Utrecht Vrouwen, disebut sebagai salah satu target utama PSSI untuk program naturalisasi.
Pada September 2024, Exco PSSI Vivin Cahyani mengungkapkan bahwa Nikita bersedia menjadi WNI.
Meski demikian, proses negosiasi berjalan cukup menantang mengingat Tromp adalah salah satu pemain muda terbaik di Belanda dan memiliki peluang besar dipanggil ke Timnas Belanda senior.
PSSI menyerahkan keputusan akhir kepada pelatih Timnas Putri, Satoru Mochizuki, untuk menentukan apakah Nikita Tromp akan diproses naturalisasinya. (kho)