Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Dari Istana ke Lapangan Hijau, Pangeran Brunei Mengejar Mimpi sebagai Pesepak Bola Profesional

Mohammad Bima Faisal Mirza • Rabu, 14 Mei 2025 | 20:00 WIB
Faiq Bolkiah saat membela klub nya di Thailand
Faiq Bolkiah saat membela klub nya di Thailand

Trenggaleknjenggelek  – Nama Faiq Bolkiah kerap mencuri perhatian publik Asia Tenggara, khususnya di Indonesia. Meski tidak bermain di liga papan atas Eropa, pesepak bola asal Brunei Darussalam ini justru dikenal karena satu hal yang jarang dimiliki pemain lainnya: kekayaan luar biasa.

Baca Juga: Tim Jay Idzes, Venezia Tumbuhkan Harapan Bertahan Di Serie A

Faiq merupakan keponakan dari Sultan Brunei, Hassanal Bolkiah. Dengan latar belakang keluarga kerajaan dan kekayaan yang memiliki cadangan minyak serta gas bumi, Faiq dijuluki sebagai pesepak bola terkaya di dunia. Namun, di balik kemewahan yang melekat pada dirinya, Faiq menyimpan hasrat sederhana—diakui bukan sebagai pangeran, melainkan sebagai pemain sepak bola sejati.

Baca Juga: El Clasico Penentu, Barcelona Vs Real Madrid di Estadi Olimpic

Kariernya dimulai sejak usia muda. Ia sempat menimba ilmu di akademi-akademi ternama seperti Southampton, Chelsea, dan Leicester City di Inggris. Pengalaman internasionalnya bertambah saat ia bergabung dengan klub Marítimo di Portugal. Kini, ia bermain di Liga Thailand bersama Ratchaburi FC.

Baca Juga: Hakimi Bawa PSG ke Final, Raih Predikat Man of the Match

Meski belum mampu mencatatkan prestasi besar di dunia sepak bola profesional, Faiq tetap konsisten membangun karirnya. Sorotan media sering kali lebih fokus pada latar belakang bangsawannya dibandingkan performa di lapangan, sesuatu yang justru ingin ia ubah.

 

Perjalanan Faiq Bolkiah menjadi bukti bahwa harta dan status bukanlah satu-satunya penentu jalan hidup. Di tengah kemewahan istana, ia memilih rumput lapangan sebagai tempat membuktikan jati dirinya.

Editor : Mohammad Bima Faisal Mirza
#faiq bolkiah #Terkaya #pesepak bola