Trenggaleknjenggelek – Setelah menang dramatis 3-2 atas Magetan di laga perdana Selasa (20/5/25) lalu, tim sepak bola Kabupaten Trenggalek bersiap menghadapi tantangan berat. Sebab mereka akan melawan Jombang pada matchday kedua Zona 5 Pra Porprov Jatim 2025, kamis (22/5/2025). Jombang yang belum terkalahkan dinilai sebagai salah satu lawan terkuat di grup.
Asisten pelatih tim Trenggalek, Ali Mustofa, menegaskan bahwa pihaknya akan segera melakukan evaluasi terutama di sektor lini serang. Menurutnya, kemenangan atas Magetan tak boleh membuat tim lengah, apalagi peluang yang tercipta di laga tersebut masih banyak terbuang percuma.
“Kami akan benahi lini depan, karena masih banyak peluang yang tidak bisa dimanfaatkan dengan baik. Melawan Jombang nanti harus lebih efektif,” kata Ali Mustofa.
Ia mengakui bahwa Jombang memiliki materi pemain yang mumpuni, terutama di sisi sayap yang menurutnya sangat agresif. Meski begitu, ia tetap optimistis Trenggalek bisa tampil maksimal dan meraih hasil positif.
“Secara individu, pemain Jombang cukup bagus, terutama kedua sayapnya yang cepat dan aktif. Tapi kami sudah siapkan strategi untuk meredam mereka,” lanjutnya.
Ali juga mengungkapkan bahwa kemenangan atas Magetan menjadi modal berharga, sekaligus pelajaran penting terutama setelah Trenggalek harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-65 akibat kartu merah yang diterima salah satu pemainnya.
“Anak-anak sudah tunjukkan semangat juang yang tinggi, dan itu jadi modal penting. Tapi di laga berikutnya kami harus lebih disiplin dan tenang dalam menyelesaikan peluang,” tegasnya.
Pertandingan Trenggalek vs Jombang akan menjadi penentu persaingan di Zona 5 yang kian ketat. Apalgi di laga sebelumnya, Tulungagung dan Jombang berbagi angka 3-3, menunjukkan bahwa setiap tim punya kekuatan dan kejutan masing-masing.
Pra Porprov Jatim 2025 di zona ini diprediksi akan berlangsung ketat hingga laga terakhir. Trenggalek berharap bisa menjaga asa lolos ke Porprov dengan hasil positif di laga krusial kontra Jombang.(jaz)