Trenggaleknjenggelek – Tottenham Hotspur akhirnya mengakhiri penantian panjang selama 41 tahun dengan meraih gelar juara Liga Europa untuk ketiga kalinya. Klub asal London ini berhasil menaklukkan Manchester United dengan skor tipis 1-0 pada laga final yang berlangsung di Stadion Mames, Bilbao, Spanyol, Kamis dinihari WIB.
Gol tunggal kemenangan Tottenham dicetak oleh Brennan Johnson pada menit ke-42. Dalam sebuah serangan yang cepat dan terorganisir, Johnson berhasil memanfaatkan kelengahan kiper Manchester United, Andre Onana, serta dua bek, Luke Shaw dan Patrick Dorgu. Dengan tenang, ia menempatkan bola ke dalam gawang dari jarak dekat, memastikan keunggulan bagi timnya sebelum turun minum.
Laga berjalan sengit dan penuh tekanan, dengan kedua tim berusaha keras mencetak gol penyeimbang. Namun, pertahanan Tottenham tampil solid, menjaga keunggulan hingga peluit akhir berbunyi. Kemenangan ini sekaligus menjadi penegasan posisi Tottenham sebagai salah satu klub elite di kompetisi Eropa.
Pelatih Tottenham mengapresiasi kerja keras para pemainnya yang mampu mempertahankan fokus dan mengatasi tekanan di pertandingan final. Sementara itu, para suporter pun merayakan kemenangan bersejarah ini dengan sukacita.
Keberhasilan Tottenham ini mengukuhkan prestasi mereka di kancah Eropa, mengingat gelar Liga Europa terakhir mereka diraih 41 tahun lalu. Kini, mereka kembali menambah lembaran sejarah baru dalam perjalanan klub.
Dengan hasil ini, Tottenham Hotspur semakin memperkuat reputasinya sebagai klub yang mampu bersaing di tingkat tertinggi sepak bola Eropa.