Trenggaleknjenggelek – Mega bintang sepak bola dunia Cristiano Ronaldo dikabarkan menolak tawaran kontrak baru senilai 400 juta euro atau sekitar Rp7,3 triliun dari klub Arab Saudi, Al-Nassr.
Penolakan ini memunculkan spekulasi kuat bahwa sang legenda Portugal akan segera mengakhiri kiprahnya bersama Al-Nassr di Liga Pro Saudi.
Kontrak Ronaldo bersama Al-Nassr sejatinya akan berakhir pada 30 Juni mendatang.
Namun, manajemen klub sempat menyodorkan perpanjangan kontrak hingga musim panas 2026.
Meski demikian, CR7—julukan Cristiano Ronaldo—memilih menunda proses negosiasi.
Ia disebut mulai khawatir dengan performa Al-Nassr di lapangan serta arah pengembangan jangka panjang proyek klub.
“Babak ini sudah berakhir,” tulis Ronaldo di platform X (dulu Twitter), usai laga terakhir musim ini—pernyataan yang kian menguatkan dugaan perpisahannya dengan klub Timur Tengah tersebut.
Direktur olahraga Al-Nassr, Fernando Hierro, mengakui bahwa pihaknya masih mencoba membuka ruang negosiasi.
“Semoga kami dapat menemukan solusi untuk perpanjang kontrak,” ujarnya.
Namun, sumber internal menyebut bahwa Ronaldo saat ini lebih tertarik mencari tantangan baru, terutama yang dapat membawanya kembali tampil di Piala Dunia Antarklub FIFA.
Keikutsertaan dalam turnamen elit antarjuara tersebut diyakini menjadi ambisi tersendiri bagi pemain berusia 40 tahun itu.
Sejumlah klub dari berbagai belahan dunia kini dikaitkan dengan Ronaldo.
Di Afrika, muncul nama Wydad Casablanca dari Maroko. Di Amerika Latin, rumor mengaitkannya dengan Botafogo dari Brasil.
Begitu pula dengan beberapa klub asal Meksiko yang tengah bersiap mewakili negaranya di Piala Dunia Antarklub, yakni Monterrey dan Pachuca.
Sumber dari Spanyol mengindikasikan bahwa dua klub asal Liga MX tersebut menjadi kandidat kuat pelabuhan baru bagi Ronaldo, mengingat keduanya dipastikan tampil di ajang bergengsi FIFA tersebut.
Tak hanya itu, Presiden FIFA Gianni Infantino disebut sangat menginginkan kehadiran Ronaldo dalam format baru Piala Dunia Antarklub.
Kehadiran CR7 diyakini akan menjadi daya tarik besar, mengangkat popularitas dan minat penonton terhadap turnamen tersebut secara global.
Jika benar Ronaldo memilih hengkang dari Al-Nassr, maka berakhir sudah era dua setengah tahunnya di Timur Tengah, yang penuh dengan prestasi dan kontroversi.
Kini, dunia sepak bola menanti ke mana ikon global ini akan melangkah selanjutnya. (kho)
Editor : Akhmad Nur Khoiri