Trenggaleknjenggelek – Salah satu nama besar dalam sejarah voli putri Indonesia, Yolla Yuliana, secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari Tim Nasional Voli Putri Indonesia.
Keputusan mengejutkan ini disampaikan langsung oleh sang atlet melalui unggahan di akun media sosial pribadinya, pada Selasa (17/6/2025).
Yolla, yang telah menggeluti dunia voli profesional sejak usia 14 tahun, dikenal sebagai ikon timnas yang konsisten memberikan kontribusi sejak pertama kali dipanggil bergabung dalam skuad pelatnas pada 2011.
Ia menjadi bagian penting dari tim yang dipersiapkan menghadapi SEA Games 2013 dan sejak saat itu terus menjadi pilar utama dalam setiap kompetisi regional yang diikuti Indonesia.
"14 tahun mengabdi untuk Merah Putih, kini saatnya mengucapkan terima kasih," tulis Yolla dalam pernyataannya.
Dalam unggahan yang sama, ia menyebut bahwa surat pengunduran dirinya telah resmi dikirimkan kepada Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) pada 17 Juni 2025.
“Yolla Yuliana resmi mengakhiri perjalanannya bersama Timnas Voli Putri Indonesia. Pada 17 Juni 2025, ia mengirimkan surat pengunduran diri sebagai penggawa timnas kepada PBVSI,” tulisnya lagi.
Selama 14 tahun membela Merah Putih, pevoli asal Bandung tersebut telah mengantarkan Timnas Voli Putri Indonesia meraih berbagai pencapaian membanggakan.
Di antaranya adalah empat medali perunggu pada ajang SEA Games edisi 2013, 2015, 2019, dan 2021.
Pencapaian terbaiknya datang pada SEA Games 2017, di mana ia turut mengantarkan tim meraih medali perak—capaian tertinggi dalam karier internasionalnya.
Keputusan Yolla untuk mundur menandai akhir dari era panjang kiprahnya di level tim nasional.
Meski demikian, warisan dan jejak perjuangannya akan tetap menjadi inspirasi bagi generasi pevoli muda Indonesia yang tengah berkembang. (kho)