Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Cabor Bridge Porprov Jatim 2025 Hanya Diikuti 18 Kabupaten/Kota, Pertandingan Digelar di Kota Batu

Zaki Jazai • Jumat, 20 Juni 2025 | 18:45 WIB

TM cabor bridge Porprov Jatim yang akan dilaksanakan di Kota Batu
TM cabor bridge Porprov Jatim yang akan dilaksanakan di Kota Batu

Trenggaleknjenggelek – Cabang olahraga bridge dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025 dipastikan hanya akan diikuti oleh 18 kabupaten/kota. Jumlah ini menunjukkan bahwa belum semua daerah di Jawa Timur mengembangkan olahraga yang mengandalkan strategi dan kecerdasan berpikir ini.

Menurut Technical Delegate Bridge, Suharto, cabor ini akan mempertandingkan enam nomor pertandingan di Hotel Zamzam, Kota Batu, yang ditunjuk sebagai tuan rumah. “Ada 44 pasangan putra, 38 pasangan putri, dan 38 pasangan campuran yang akan tampil dalam nomor beregu dan pasangan,” katanya.

Ke-18 daerah yang mengirimkan kontingen di antaranya adalah Banyuwangi, Blitar (kabupaten dan kota), Gresik, Jember, Lumajang, Malang (kabupaten dan kota), Nganjuk, Pacitan, Pamekasan, Pasuruan (kabupaten dan kota), Sidoarjo, Surabaya, Tuban, dan Kota Batu sebagai tuan rumah.

 Baca Juga: Lepas Kontingen Trenggalek ke Porprov IX Jatim, Mas Ipin: Berikan yang Terbaik

Dengan jumlah peserta yang terbatas, Suharto berharap ke depan lebih banyak daerah yang bisa ikut serta, mengingat potensi olahraga bridge sangat besar dalam melatih konsentrasi, logika, dan kerjasama tim.

“Porprov 2025 ini menjadi momen untuk menunjukkan bahwa olahraga bridge layak dikembangkan di daerah-daerah lain,” ujarnya.

Enam nomor yang dipertandingkan adalah beregu putra, beregu putri, beregu campuran, pasangan putra, pasangan putri, dan pasangan campuran. Suharto menjelaskan bahwa jumlah nomor pertandingan ini meningkat dibandingkan Porprov VIII tahun 2023 di Sidoarjo.

“Namun idealnya, kami bisa kembali ke delapan nomor seperti saat Porprov 2019 di Lumajang. Tentunya tanpa memperpanjang hari pertandingan,” imbuhnya, yang juga menjabat sebagai Kabid Teknik & Perwasitan Gabsi Jatim.

 Baca Juga: Trenggalek Bidik Tiga Besar PUBG Mobile di Porprov Jatim 2025, Persiapan Dimatangkan Meski Minim Dukungan

Cabor bridge dalam Porprov IX Jatim tahun ini juga mengusung standar tinggi. Seluruh pertandingan akan disiarkan langsung melalui platform Bridge Base Online (BBO) agar bisa disaksikan publik secara daring.

Teknologi pendukung pun digunakan secara maksimal. Pertandingan bridge akan menggunakan Jeffsmith Scoring System untuk penghitungan skor otomatis dan Bridgemate, perangkat input skor yang langsung terhubung ke sistem.

Panitia juga akan menggunakan aplikasi Bridge Pocket, ciptaan atlet bridge Pasuruan, Abdurrahman Faiz, yang memudahkan ofisial dan peserta memantau jadwal, lawan tanding, hasil pertandingan, hingga peringkat secara real time.

 Baca Juga: Tim Sepakbola Trenggalek Porprov 2025, Minimal Targetkan Lolos 8 Besar

Meski jumlah peserta belum merata di seluruh daerah, pelaksanaan bridge Porprov IX Jatim 2025 diyakini akan berjalan profesional dengan semangat sportivitas tinggi. Gabsi Jatim berharap Porprov kali ini bisa jadi batu loncatan bagi regenerasi atlet dan pembinaan bridge yang lebih luas di masa depan.

“Skor tiap papan langsung muncul dan terintegrasi dalam sistem. Ini mempercepat akurasi serta transparansi hasil pertandingan,” jelas Jakyssen Wibowo dari tim IT Gabsi Jatim. (jaz)

 

 

Editor : Zaki Jazai
#porprov #bridge #melatih konsentrasi #Jawa Timur