Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Du Plessis Dinilai Bisa Bikin Khamzat Chimaev Terlihat “Manusia”, Duel Sengit di UFC 319 Menanti

Akhmad Nur Khoiri • Rabu, 9 Juli 2025 | 01:44 WIB
Petarung UFC Kelas Middleweight, Khamzat Chimaev
Petarung UFC Kelas Middleweight, Khamzat Chimaev

Trenggaleknjenggelek – Dunia MMA akan disuguhkan duel panas pada UFC 319 bulan Agustus mendatang.

Si Serigala, Khamzat Chimaev, akan kembali naik oktagon dalam laga perebutan sabuk juara kelas menengah.

Namun lawan yang dihadapi bukanlah petarung sembarangan. Ia adalah Dricus Du Plessis, jagoan asal Afrika Selatan yang tengah naik daun.

Du Plessis yang saat ini memegang gelar juara kelas menengah menjadi sorotan banyak pihak.

Petarung asal Afrika Selatan itu diprediksi bisa menjadi batu sandungan serius bagi dominasi Chimaev di UFC.

Salah satu yang mengamini hal tersebut adalah Johnny Eblen, juara kelas menengah Bellator yang tak segan memberikan penilaian blak-blakan.

Menurut Eblen, kekuatan Du Plessis tidak boleh diremehkan. Bahkan ia menyebutkan bahwa sang juara dapat “membuat Chimaev terlihat seperti manusia biasa” – sebuah kontras tajam dari citra Si Serigala yang selama ini dikenal terlalu digdaya di atas oktagon.

Selama ini, Chimaev tampil terlalu dominan. Namun Du Plessis dinilai bisa saja mengubah itu.

Rekam jejak Chimaev memang mengesankan. Hampir semua lawannya tumbang lewat dominasi mutlak.

Namun, dalam beberapa pertarungan terakhir, celah Chimaev mulai tampak.

Saat menghadapi Kamaru Usman dan Gilbert Burns, stamina dan daya tahan Chimaev mulai dipertanyakan, terutama dalam pertarungan berdurasi panjang.

Inilah yang menjadi titik sorotan Eblen. Ia menilai, jika duel berlangsung sengit dan panjang, Du Plessis memiliki kapasitas untuk memanfaatkan kelelahan Chimaev sebagai senjata balik.

Daya tahan tubuh Chimaev akan diuji habis-habisan di laga ini. Du Plessis bukan lawan yang bisa ditaklukkan hanya dengan intensitas awal.

Sebagai penguasa kelas menengah saat ini, Du Plessis tak hanya memiliki fisik prima, namun juga strategi bertarung yang adaptif dan gaya agresif yang bisa menyulitkan lawan.

Eblen bahkan meyakini, dengan kemampuan bertarung menyeluruh dan keberanian dalam adu pukul, petarung asal Afrika Selatan itu punya kans besar untuk mempertahankan gelar di UFC 319.

UFC 319 dipastikan menjadi salah satu laga paling dinantikan dalam kalender pertarungan tahun ini.

Dunia MMA akan menanti, apakah Si Serigala masih terlalu buas di atas oktagon, atau justru Du Plessis yang berhasil menjinakkannya. (kho)

Foto 2: Ayla Dva Khala Ahisma, pemain jebolan MilkLife Soccer Challenge Yogyakarta mampu tampil impresif dalam 59 menit bermain dengan tim All Stars Yogyakarta saat melawan tim All Stars Kalimantan
Foto 2: Ayla Dva Khala Ahisma, pemain jebolan MilkLife Soccer Challenge Yogyakarta mampu tampil impresif dalam 59 menit bermain dengan tim All Stars Yogyakarta saat melawan tim All Stars Kalimantan
Keterangan Foto:  All Stars Surabaya (jersey hijau) berhasil membekuk All Stars Bali-Nusra dengan skor 1-0. Kemenangan tersebut berkat gol penalti yang diciptakan oleh Natasya Sheviola. Dengan hasil i
Keterangan Foto: All Stars Surabaya (jersey hijau) berhasil membekuk All Stars Bali-Nusra dengan skor 1-0. Kemenangan tersebut berkat gol penalti yang diciptakan oleh Natasya Sheviola. Dengan hasil i
Editor : Akhmad Nur Khoiri
#Khamzat Chimaev #Du Plessis #mma #ufc