Trenggaleknjenggelek – Timnas Indonesia dipastikan masuk ke dalam Pot 3 dalam proses undian playoff putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Undian tersebut akan digelar pada Kamis, 17 Juli 2025 pukul 15.00 WIB di markas Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), Kuala Lumpur, Malaysia.
Tahapan ini menjadi babak pamungkas bagi enam tim Asia yang masih bertahan dalam perebutan dua tiket otomatis menuju putaran final Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Bersama Indonesia, lima negara lain yang akan bertarung di fase ini adalah Irak, Oman, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.
Keenam tim ini akan dibagi menjadi dua grup berisi tiga tim. Hanya juara grup yang berhak lolos langsung ke Piala Dunia.
Merujuk pada Peringkat Dunia FIFA per 13 Juni 2025, AFC telah menetapkan pembagian pot sebagai berikut:
Pot 1: Qatar (peringkat 53), Arab Saudi (58)
Pot 2: Irak (59), Uni Emirat Arab (66)
Pot 3: Oman (79), Indonesia (118)
Dengan peringkat FIFA terendah di antara para peserta, Indonesia secara otomatis masuk ke Pot 3.
Ini berarti skuad Garuda akan dipastikan menghadapi lawan tangguh dari Pot 1 dan Pot 2 di fase grup nanti.
Qatar dan Arab Saudi, yang juga ditunjuk sebagai tuan rumah babak grup, akan ditempatkan di grup yang berbeda dalam undian nanti.
Seluruh pertandingan di putaran keempat ini akan digelar di lokasi terpusat di Arab Saudi dan Qatar, dengan format kompetisi penuh mulai 8 hingga 14 Oktober 2025.
Bagi Indonesia, ini merupakan kesempatan langka untuk kembali mencatat sejarah tampil di Piala Dunia, setelah keikutsertaan perdana pada 1938 di bawah nama Hindia Belanda.
Namun, perjuangan untuk mewujudkan mimpi itu dipastikan tidak mudah.
Para pesaing seperti Qatar dan Arab Saudi merupakan langganan turnamen Piala Dunia.
Irak dan Uni Emirat Arab juga telah memiliki pengalaman berlaga di panggung sepak bola tertinggi dunia. Bahkan Oman pun kerap menyulitkan tim-tim besar di kawasan.
Namun, di bawah komando pelatih Patrick Kluivert, Timnas Indonesia menunjukkan perkembangan pesat.
Deretan talenta muda yang tampil konsisten menjadi kekuatan baru yang bisa membuka kemungkinan kejutan.
Menariknya, AFC memberikan peluang tambahan bagi tim yang gagal menjadi juara grup.
Dua tim peringkat kedua dari masing-masing grup akan saling berhadapan dalam laga playoff dua leg pada 13 dan 18 November 2025.
Pemenangnya akan mewakili Asia dalam Turnamen Playoff Antarkonfederasi FIFA.
Tuan rumah laga dua leg tersebut akan ditentukan melalui pengundian setelah hasil grup diketahui secara resmi.
Dengan peluang yang masih terbuka, Timnas Indonesia tak hanya ditantang soal kekuatan, tapi juga soal mental dan konsistensi.
Mampukah skuad Garuda mengukir sejarah baru di bawah langit Qatar dan Arab Saudi? Jawabannya akan ditentukan di atas lapangan, Oktober nanti. (kho)
Editor : Akhmad Nur Khoiri