Trenggaleknjenggelek - Wall climbing bukan hanya olahraga ekstrem, tapi juga latihan ketahanan fisik dan mental yang mulai digemari anak muda Indonesia.
Di berbagai kota, fasilitas wall climbing mulai dibuka di sekolah-sekolah, komunitas, hingga tempat wisata edukatif.
“Anak-anak belajar fokus, keberanian, dan teknik dalam waktu bersamaan,” ujar Andi Firmansyah, pelatih wall climbing di Bandung.
Menurutnya, peminat dari usia SD hingga SMA terus meningkat dalam dua tahun terakhir.
Olahraga ini juga cocok dimasukkan ke dalam kurikulum ekstrakurikuler karena membentuk karakter tangguh dan mandiri.
Dengan perlengkapan standar dan pengawasan pelatih bersertifikat, wall climbing bisa menjadi alternatif positif di tengah maraknya game online yang membuat generasi muda kurang aktif bergerak. (mal)
Editor : Amalia Rizky Indah Permadani