Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Timnas Indonesia Tersungkur di Laga Perdana, Tiket Otomatis ke Piala Dunia Kian Menjauh

Mohammad Bima Faisal Mirza • Kamis, 9 Oktober 2025 | 21:11 WIB

 

Kekalahan Timnas Indonesia dari Arab Saudi, tak hanya menyakitkan secara angka, tapi juga meruntuhkan posisi tawar Indonesia di perebutan dua tiket otomatis ke ajang sepak bola terbesar dunia 2026.
Kekalahan Timnas Indonesia dari Arab Saudi, tak hanya menyakitkan secara angka, tapi juga meruntuhkan posisi tawar Indonesia di perebutan dua tiket otomatis ke ajang sepak bola terbesar dunia 2026.

ARAB SAUDI – Harapan Timnas Indonesia untuk lolos otomatis ke Piala Dunia 2026 mengalami guncangan hebat setelah takluk 2-3 dari Arab Saudi dalam laga perdana Grup B putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia zona Asia, Kamis (9/10/2025) dini hari WIB.

Pertandingan yang seru itu menjadi mimpi buruk bagi skuad Timnas Indonesia asuhan Patrick Kluivert.

Kekalahan ini tak hanya menyakitkan secara angka, tapi juga meruntuhkan posisi tawar Timnas Indonesia dalam perebutan dua tiket otomatis ke ajang sepak bola terbesar dunia itu.

Dengan hanya dua pertandingan di fase ini, kekalahan di laga pembuka praktis membuat Garuda berada di ujung tanduk.

Pertandingan berikutnya kontra Irak kini berubah menjadi duel hidup-mati. Tak ada lagi ruang untuk kesalahan.

Hanya kemenangan yang bisa menjaga peluang Indonesia tetap terbuka—meski itu pun tak menjamin kelolosan otomatis, melainkan sekadar membuka peluang ke babak playoff.

"Ini adalah saatnya pemain menunjukkan mentalitas juara. Kami masih punya satu pertandingan, dan kami tidak akan menyerah," ujar Kluivert usai pertandingan.

Putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia memang dikenal bengis.

Hanya dua pertandingan bagi setiap tim di grup untuk menentukan nasib—jalan mulus ke Piala Dunia atau mimpi yang kembali ditangguhkan.

Bagi Indonesia, separuh perjalanan sudah dilalui.

Separuh lainnya akan berlangsung melawan Irak dalam atmosfer penuh tekanan.

Jalannya menanjak dan berbatu.

Namun, seperti biasa, Garuda tak akan menyerah tanpa perlawanan.

Kepala SMKN 1 Boyolangu membuka program Guru Tamu bersama Kapolres Tulungagung.
Kepala SMKN 1 Boyolangu membuka program Guru Tamu bersama Kapolres Tulungagung.
Penyerahan hadiah kepada siswa aktif bertanya dalam program Guru Tamu di SMKN 1 Boyolangu.
Penyerahan hadiah kepada siswa aktif bertanya dalam program Guru Tamu di SMKN 1 Boyolangu.
Editor : Didin Cahya Firmansyah
#piala dunia #Timnas Indonesia #Piala Dunia 2025