Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

IBCA MMA Trenggalek, Keterbatasan Sarana Bukan Jadi Hambatan, Tetap Bisa Borong Medali

Zaki Jazai • Minggu, 21 Desember 2025 | 04:05 WIB
Atlet IBCA MMA Trenggalek bawa pulan 9 medali di Kejurprov Bupati Cup Tuban 2025.
Atlet IBCA MMA Trenggalek bawa pulan 9 medali di Kejurprov Bupati Cup Tuban 2025.

 

TRENGGALEK – Kontingen Indonesia Beladiri Campuran Amatir Mixed Martial Arts (IBCA MMA) Trenggalek tampil garang pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Bupati Cup Tuban 2025 yang digelar 5–7 Desember 2025 di GOR Rangga Anoraga.

Dari delapan atlet yang diturunkan, tim ini berhasil membawa pulang sembilan medali, terdiri dari lima emas, satu perak, dan tiga perunggu.

Kejuaraan yang mempertandingkan kategori junior, youth, dan beginner itu menjadi ajang pembuktian bakat-bakat MMA Jawa Timur.

Kontingen Trenggalek tampil percaya diri sejak hari pertama, menunjukkan kematangan teknik dan mental tanding.

Ketua IBCA MMA Trenggalek, Widas Yudha Pradana, mengapresiasi kegigihan para atlet yang terus berlatih meski sarana masih sangat terbatas.

“Perjuangan atlet, kita berlatih dengan disiplin dan tekun meski dengan fasilitas yang minim. Akan tetapi semangat ingin belajar dan berkembang atlet sungguh luar biasa, di mana mereka harus menjalani diet ketat untuk menjaga berat badan agar stabil sesuai kelas masing-masing,” ungkapnya, Jumat (12/12/2025).

Yudha menegaskan bahwa tantangan utama pembinaan atlet ada pada sarana latihan yang masih jauh dari standar ideal. “Kendala, tempat latihan yang sederhana dan peralatan yang minim,” tambahnya.

Sementara itu, deretan peraih medali IBCA MMA Trenggalek meliput Galuh Ajeng Sekar Nastiti,  emas (Youth B 44 kg); Muhammad Ersa Khadafi, emas (Beginner Junior 65 kg); Muhammad Khilmi Satria, emas (Beginner Youth A 56 kg); dan Al Ali Maulana, emas (Beginner Junior Stand Up 52 kg).

Juga ada Muhammad Nizar Rajendra, emas (Beginner Junior Stand Up 61 kg); Risky Dwi Baskoro, perak (Beginner Junior Stand Up 46 kg); Rafli Arafat Raditya Pratama, perunggu (Junior MMA 56 kg); Galuh Ajeng Sekar Nastiti, perunggu tambahan, serta Muhammad Adnan Nur R, perunggu (Youth A MMA 62 kg).

Dengan hasil tersebut, IBCA MMA Trenggalek menunjukkan bahwa pembinaan atlet daerah tetap mampu bersaing di level provinsi. Yudha berharap torehan manis ini menjadi pemantik semangat untuk peningkatan kualitas latihan dan dukungan fasilitas di masa mendatang.

“Prestasi ini menegaskan bahwa keterbatasan fasilitas bukan hambatan bagi kami (atlet Trenggalek, red) untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya di panggung provinsi,“ jelas Yudha. (jaz/din)

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#beladiri #bupati tuban #IBCA MMA #trenggalek