JAKARTA - Kabar besar datang dari dunia sepak bola internasional. Marten Paes gabung Ajax Amsterdam hingga 2029 dan resmi melanjutkan kariernya di klub raksasa Belanda tersebut.
Kepastian Marten Paes gabung Ajax Amsterdam hingga 2029 yaitu transfer kiper Timnas Indonesia itu dikonfirmasi langsung oleh jurnalis transfer ternama, Fabrizio Romano, pada Senin (waktu setempat).
Dalam laporannya, Fabrizio Romano menyebut bahwa Marten Paes akan menandatangani kontrak berdurasi 3,5 tahun hingga 2029 bersama Ajax Amsterdam.
Kepindahan ini sekaligus mengakhiri spekulasi panjang terkait masa depan kiper berdarah Kediri tersebut, yang sebelumnya sempat dirumorkan akan merapat ke Persib Bandung.
Keputusan Marten Paes gabung Ajax Amsterdam dinilai sebagai langkah strategis, baik bagi sang pemain maupun klub.
Ajax saat ini memang tengah melakukan perombakan besar-besaran dalam skuad mereka, khususnya di sektor penjaga gawang yang menjadi perhatian utama manajemen.
Baca Juga: Beckham Putra Tak Gentar Bursa Transfer, Persib Bandung Pilih Tenang demi Jaga Jalur Juara Liga 1
Ajax Amsterdam Cari Kiper Jangka Panjang
Alasan utama Ajax merekrut Marten Paes adalah kebutuhan mendesak akan kiper utama untuk jangka panjang.
Saat ini, posisi penjaga gawang Ajax diisi oleh Viteslav Jaros, yang sejatinya hanya berstatus pemain pinjaman dari Liverpool.
Situasi tersebut membuat Ajax tidak memiliki kepastian untuk musim-musim mendatang.
Jaros dipastikan kembali ke Liverpool setelah masa peminjamannya berakhir, sehingga Ajax membutuhkan sosok kiper baru yang bisa menjadi fondasi tim dalam beberapa tahun ke depan.
Tak hanya itu, kiper senior Ajax, Remko Pasveer, juga telah memberi sinyal kuat bakal pensiun usai musim ini.
Kondisi ini membuat manajemen Ajax bergerak cepat di bursa transfer untuk mengamankan posisi krusial di bawah mistar gawang.
Alasan Ajax Pilih Marten Paes
Keputusan Ajax merekrut Marten Paes bukan tanpa pertimbangan. Kiper berusia 26 tahun tersebut dinilai memiliki pengalaman yang cukup matang di kompetisi Eropa.
Selain itu, performanya bersama klub sebelumnya dan kiprahnya di level internasional bersama Timnas Indonesia menjadi nilai tambah.
Marten Paes dikenal sebagai kiper dengan refleks cepat, distribusi bola yang baik, serta kemampuan membaca permainan.
Karakteristik ini dinilai cocok dengan filosofi permainan Ajax Amsterdam yang mengutamakan penguasaan bola dan build-up dari lini belakang.
Tak heran jika Marten Paes gabung Ajax Amsterdam menjadi salah satu transfer yang cukup disorot dalam aktivitas belanja klub berjuluk De Godenzonen tersebut pada bursa transfer kali ini.
Sempat Dikaitkan dengan Persib Bandung
Sebelum kabar ini resmi diumumkan, nama Marten Paes sempat ramai dikaitkan dengan Persib Bandung.
Rumor tersebut sempat membuat publik sepak bola Indonesia heboh, mengingat status Paes sebagai kiper Timnas Indonesia yang tengah naik daun.
Namun, rumor itu akhirnya terpatahkan setelah Fabrizio Romano memastikan bahwa Paes memilih melanjutkan kariernya di Eropa bersama Ajax.
Keputusan ini dinilai lebih realistis bagi perkembangan karier sang pemain di level tertinggi.
Darah Kediri, Pulang Kampung ke Belanda
Meski lahir dan besar di Eropa, Marten Paes memiliki darah Indonesia, tepatnya dari Kediri.
Kepindahannya ke Ajax Amsterdam dianggap sebagai “pulang kampung” ke tanah sepak bola Belanda, meski kini berstatus sebagai pemain Timnas Indonesia.
Bagi sepak bola nasional, kepindahan ini tentu menjadi kabar positif. Bermain di klub sebesar Ajax Amsterdam akan memberi pengalaman berharga bagi Paes.
Dan Paes sendiri berharap bisa berdampak langsung pada performanya bersama Timnas Indonesia di berbagai ajang internasional.
Baca Juga: IBCA MMA Trenggalek, Keterbatasan Sarana Bukan Jadi Hambatan, Tetap Bisa Borong Medali
Dengan kontrak hingga 2029, Marten Paes memiliki kesempatan besar untuk berkembang dan bersaing di level tertinggi sepak bola Eropa.
Publik Indonesia kini menaruh harapan besar agar kiprah Paes di Ajax bisa berjalan mulus dan konsisten. (*)
Editor : Didin Cahya Firmansyah