JAKARTA - Penampilan Amber Glenn di Olimpiade Milan 2026 menjadi sorotan publik pecinta skating dunia. Atlet seluncur indah asal Plano, Texas Utara itu harus puas menempati posisi ke-13 pada nomor short program putri setelah melakukan satu kesalahan krusial di akhir penampilannya.
Amber Glenn di Olimpiade Milan 2026 sebenarnya tampil nyaris sempurna selama dua setengah menit yang penuh tekanan.
Namun, satu lompatan yang tidak tuntas membuatnya kehilangan poin penting dan harus tertinggal cukup jauh dari zona podium.
Dalam cabang figure skating, short program memang dikenal sebagai sesi yang sangat menentukan.
Durasi hanya sekitar 2,5 menit, dengan tiga jumping passes yang wajib dieksekusi presisi. Satu kesalahan kecil bisa berdampak besar pada klasemen sementara.
Baca Juga: Duel Panas Janice Chien vs Amanda Anisimova, Prediksi Amanda Anisimova Melaju ke Perempat Final
Tampil Gemilang dengan Triple Axel
Di awal penampilannya pada short program, Amber Glenn menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu skater elite dunia.
Ia sukses mendaratkan triple axel, elemen andalannya yang hanya mampu dilakukan oleh satu atlet lain di kompetisi tersebut.
Triple axel dikenal sebagai salah satu lompatan paling sulit dalam figure skating putri. Lompatan ini membutuhkan tiga setengah putaran di udara sebelum mendarat dengan satu kaki.
Keberhasilan Glenn mengeksekusi teknik tersebut sempat membuka peluang besar untuk bersaing di papan atas.
Penonton di arena pun dibuat terpukau. Banyak yang menilai ia berpeluang menembus posisi teratas dan bahkan membuka jalan menuju medali emas. Namun drama terjadi di jumping pass terakhir.
Kesalahan di Triple Loop Jadi Titik Balik
Pada lompatan terakhir, Glenn mencoba melakukan triple loop—lompatan solo yang mensyaratkan tiga putaran penuh di udara.
Sayangnya, ia hanya menyelesaikan dua putaran sebelum mendarat. Dalam sistem penilaian figure skating, kegagalan menyelesaikan rotasi penuh berarti elemen tersebut tidak mendapatkan poin.
Akibatnya, Amber Glenn kehilangan poin signifikan. Ia kini terpaut sekitar 9,2 poin dari posisi ketiga atau batas podium sementara. Dalam dunia skating, selisih tersebut cukup besar, tetapi bukan tidak mungkin untuk dikejar.
Ada ungkapan populer di figure skating: “You can’t win with the short program, but you can lose it.” Artinya, short program mungkin tidak langsung mengantarkan atlet meraih emas, tetapi bisa menjadi titik kegagalan bila terjadi kesalahan fatal. Glenn merasakan langsung makna ungkapan tersebut.
Ekspresi kecewa terlihat jelas saat ia meninggalkan arena es. Ia menyadari bahwa peluang besar yang sempat terbuka harus tertunda karena satu kesalahan teknis.
Peluang Bangkit di Free Skate
Meski berada di posisi ke-13, peluang Amber Glenn di Olimpiade Milan 2026 belum sepenuhnya tertutup. Ia masih akan tampil di sesi free skate atau long program, yang memiliki durasi lebih panjang dan peluang poin lebih besar.
Pengalaman menunjukkan bahwa peringkat bisa berubah drastis di sesi akhir. Bahkan, dalam beberapa kompetisi besar, atlet pernah melesat dari posisi belasan hingga naik ke podium berkat penampilan luar biasa di long program.
Glenn sendiri pernah mengalami situasi serupa. Pada Kejuaraan Dunia tahun lalu, ia berada di posisi kesembilan setelah short program.
Namun berhasil bangkit dan finis di peringkat kelima secara keseluruhan. Modal pengalaman ini bisa menjadi bekal penting untuk menghadapi tekanan di Milan.
Untuk bisa menembus podium, Glenn harus tampil nyaris tanpa cela. Selain lompatan, ia perlu memaksimalkan spin, artistry, ekspresi, serta komponen presentasi yang menjadi faktor penilaian penting.
Perjalanan Panjang yang Patut Dirayakan
Terlepas dari hasil sementara, perjalanan Amber Glenn di Olimpiade Milan 2026 tetap menjadi kisah inspiratif.
Beberapa tahun lalu, ia sempat mempertimbangkan untuk pensiun dari dunia skating. Namun keputusan bertahan membawanya kembali ke level tertinggi.
Mendaratkan triple axel di panggung Olimpiade adalah pencapaian yang tidak bisa diremehkan. Hanya sedikit atlet putri yang mampu melakukannya dalam ajang sebesar ini.
Baca Juga: Penjaga Gawang Timnas Indonesia, Maarten Paes Curi Perhatian di Tengah Kekalahan Indonesia
Kini, publik Texas Utara dan para penggemar figure skating dunia menantikan aksi Glenn di free skate. Meski membutuhkan usaha luar biasa untuk menembus tiga besar, segala kemungkinan masih terbuka di atas es yang terkenal licin dan penuh kejutan itu.
Satu hal yang pasti, perjuangan Amber Glenn belum selesai. Panggung Olimpiade masih menyisakan satu kesempatan terakhir untuk membuktikan kualitasnya. (*)
Editor : Adinda Putri Sefiana