JAKARTA - Nama Savio Roberto mendadak ramai diperbincangkan usai tampil impresif dalam laga panas Malut United vs PSM Makassar. Penampilan sang gelandang Brasil bahkan memicu reaksi dari Bonek yang mulai memberi kode keras agar Persebaya Surabaya merekrutnya musim depan.
Sorotan terhadap Savio Roberto semakin tajam setelah gol spektakulernya dalam pertandingan tersebut. Di sisi lain, Persebaya Surabaya juga menjadi perhatian karena catatan denda terbesar di kompetisi, menambah kompleks situasi Bajul Ijo musim ini.
Dalam duel sengit yang berakhir imbang 3-3 di Stadion Gelora Kie Raha, Savio Roberto tampil sebagai pembeda. Aksinya menjadi salah satu momen paling mencolok dan langsung viral di kalangan pecinta sepak bola nasional.
Gol Spektakuler Savio Roberto Curi Perhatian
Pertandingan Malut United melawan PSM Makassar berlangsung penuh drama. Kedua tim saling jual beli serangan hingga menghasilkan enam gol dalam satu laga.
Namun, satu momen yang paling diingat datang dari Savio Roberto. Gelandang bernomor punggung 8 itu melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang tak mampu dijangkau kiper lawan.
Gol tersebut bukan hanya memperkecil ketertinggalan, tetapi juga membangkitkan mental pemain PSM yang sebelumnya berada di bawah tekanan. Momentum itu akhirnya berujung pada gol penyeimbang di akhir laga.
Bagi Savio Roberto, gol tersebut menjadi titik penting setelah beberapa pertandingan tanpa kontribusi gol. Musim ini, ia telah mencetak empat gol dari perannya sebagai gelandang.
Statistik Tunjukkan Performa Stabil
Tak hanya gol, kontribusi Savio Roberto juga terlihat dari statistiknya sepanjang musim. Dari 19 pertandingan, ia mencatat 1.277 menit bermain dengan rata-rata 67 menit per laga.
Akurasi umpannya mencapai 83 persen dengan rata-rata hampir 19 umpan sukses setiap pertandingan. Hal ini menunjukkan perannya yang vital dalam mengatur tempo permainan tim.
Kemampuan dribble-nya juga menjadi keunggulan. Dengan tingkat keberhasilan mencapai 73 persen, ia kerap membantu tim keluar dari tekanan lawan.
Performa konsisten tersebut membuatnya dinilai sebagai gelandang komplet yang mampu memberikan keseimbangan antara bertahan dan menyerang.
Bonek Beri Kode Keras ke Manajemen
Gol spektakulernya langsung viral di media sosial. Banyak warganet memuji kualitas Savio Roberto sebagai gelandang yang menjanjikan.
Menariknya, sejumlah suporter Persebaya ikut meramaikan komentar dengan memberi kode kepada manajemen Bajul Ijo. Mereka berharap pemain asal Brasil tersebut bisa direkrut untuk memperkuat lini tengah musim depan.
Fenomena ini menunjukkan bahwa kebutuhan Persebaya terhadap gelandang kreatif masih menjadi perhatian utama suporter. Savio Roberto dianggap cocok untuk menambah kualitas permainan tim.
Persebaya Jadi Klub dengan Denda Terbesar
Di tengah euforia performa pemain incaran, Persebaya Surabaya justru menghadapi persoalan lain. Klub asal Surabaya tersebut tercatat sebagai tim dengan denda terbesar di kompetisi Super League musim ini.
Data yang beredar menunjukkan Persebaya berada di posisi teratas dengan total denda mencapai Rp90 juta. Angka ini melampaui klub-klub besar lainnya seperti Persib dan Bali United.
Bahkan, sumber internal menyebutkan total denda yang harus dibayar Persebaya hampir menyentuh Rp1 miliar jika dihitung secara keseluruhan.
Besarnya denda tersebut menjadi beban tersendiri bagi manajemen. Dana yang seharusnya dialokasikan untuk pengembangan tim justru harus digunakan untuk membayar sanksi disiplin.
Imbauan Dukungan Positif untuk Suporter
Situasi ini memunculkan harapan agar suporter bisa memberikan dukungan secara lebih positif. Mendukung tim tidak harus berujung pada pelanggaran yang merugikan klub.
Baca Juga: 5 HP Oppo Turun Harga Maret 2026, Seri Reno Dominasi! Mulai Rp2,8 Jutaan hingga Midrange Premium
Ada banyak cara yang bisa dilakukan, seperti datang ke stadion dengan tertib, membeli merchandise resmi, hingga mendukung sponsor klub.
Langkah tersebut dinilai lebih berdampak positif bagi keberlangsungan finansial klub sekaligus menjaga citra suporter di mata publik.
Kini, Persebaya Surabaya menghadapi dua tantangan besar sekaligus. Di satu sisi, kebutuhan memperkuat skuad dengan pemain seperti Savio Roberto semakin mendesak. Di sisi lain, masalah denda akibat ulah suporter juga harus segera diatasi.
Musim depan akan menjadi momen penting bagi Bajul Ijo untuk berbenah, baik dari sisi teknis maupun non-teknis.
Editor : Novica Satya Nadianti