MALANG – Dinamika kompetisi Super League 2025/2026 yang kian memanas memaksa kontestan liga untuk tidak lengah sedikit pun, termasuk bagi skuad Singo Edan. Berita Arema FC hari ini menyoroti langkah tegas tim pelatih yang tetap memberlakukan kontrol ketat meski tim sedang dalam masa libur selama 13 hari. Langkah ini diambil untuk memastikan kebugaran fisik Dedik Setiawan dan kawan-kawan tidak anjlok drastis saat kompetisi kembali bergulir pasca jeda lebaran.
Asisten pelatih Arema FC, Siswantoro, menegaskan bahwa masa rehat dua pekan ini bukanlah akhir dari perjuangan musim ini. Sebaliknya, libur kali ini hanyalah jeda kompetisi yang harus dimanfaatkan untuk pemulihan mental tanpa mengabaikan aspek fisik. Berita Arema FC hari ini mengonfirmasi bahwa setiap pemain diwajibkan menjalani program latihan mandiri yang laporannya dipantau secara langsung oleh tim pelatih melalui teknologi digital.
"Libur kali ini hanyalah jeda kompetisi, bukan akhir musim. Kondisi fisik harus tetap dipertahankan pada level tertentu agar performa tim tidak anjlok. Kami memanfaatkan platform komunikasi digital untuk mengirimkan menu latihan sekaligus menerima laporan harian melalui grup WhatsApp," ujar Siswantoro sebagaimana dikutip dari laman Malang Pos. Kontrol ketat dalam Berita Arema FC hari ini menjadi bukti ambisi tim untuk menyapu bersih sembilan pertandingan sisa musim ini.
Joel Vinicius Akhiri Kutukan Striker Putaran Kedua
Selain soal kebugaran, kabar menggembirakan datang dari lini serang Arema FC. Penyerang asing baru, Joel Vinicius, sukses mencuri perhatian publik Malang dengan performa yang sangat tajam. Kehadiran Vinicius seolah menjadi penawar luka bagi manajemen dan suporter yang sebelumnya sempat dikecewakan oleh performa striker asing di bursa transfer putaran kedua musim-musim lalu.
Sebelumnya, manajemen Arema FC sempat mendatangkan Gilbert Alvarez pada putaran kedua musim 2023/2024. Namun, pemain asal Bolivia tersebut dicap sebagai transfer yang flop karena hanya mampu bertahan selama tujuh laga dengan torehan dua gol sebelum akhirnya memutuskan hengkang. Kontras dengan catatan buruk tersebut, Joel Vinicius justru langsung tancap gas.
Hanya dalam waktu singkat sejak bergabung, Vinicius sudah mengoleksi empat gol untuk Singo Edan. Ketajaman pemain asal Brasil ini membuktikan bahwa manajemen tidak salah pilih dalam bursa transfer kali ini. Vinicius diharapkan menjadi "mesin gol" utama yang mampu mendongkrak posisi Arema FC di klasemen akhir Super League 2025/2026.
Persiapan Sembilan Laga Krusial Penentu Nasib
Tantangan berat sudah menanti Arema FC setelah masa libur 13 hari ini usai. Sembilan laga penentu di akhir musim akan menjadi ujian sesungguhnya bagi konsistensi performa tim. Tim pelatih memfokuskan latihan mandiri pada porsi kekuatan fisik dan power agar pemain siap menghadapi jadwal yang sangat padat dan krusial.
Staf pelatih percaya bahwa keseimbangan antara istirahat mental dan latihan fisik yang terukur akan menjadi kunci keberhasilan. "Latihan mandiri pasti jadi kewajiban pemain tanpa diminta. Kami yakin penggawa tim mengetahui kebutuhan itu," tambah Siswantoro. Dengan kembalinya ketajaman lini depan lewat aksi Joel Vinicius dan kesiapan fisik yang terkontrol, Singo Edan optimis mampu menutup musim dengan hasil yang maksimal bagi Aremania dan Aremanita.
Editor : Natasha Eka Safrina