JAKARTA - Persib puncak klasemen Liga 1 tetap terjaga meski hanya meraih hasil imbang saat menghadapi Borneo FC. Tambahan satu poin dari laga tersebut membuat Maung Bandung kini mengoleksi 58 poin dari 25 pertandingan.
Persib puncak klasemen menjadi sorotan karena konsistensi mereka di tengah jadwal padat kompetisi. Hasil melawan Borneo FC dinilai tetap positif, mengingat tim mampu menunjukkan performa dominan, khususnya pada babak pertama.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, menyebut hasil tersebut bukan sesuatu yang buruk. Ia justru mengapresiasi permainan anak asuhnya yang tampil lebih solid dibandingkan lawan.
Dominasi Persib di Babak Pertama
Dalam pertandingan tersebut, Persib tampil menekan sejak awal laga. Adam Alis dan kawan-kawan mampu mengontrol permainan dengan organisasi tim yang rapi.
Bojan Hodak menilai timnya berhasil menciptakan banyak peluang emas. Namun, penyelesaian akhir menjadi pekerjaan rumah yang belum maksimal.
“Kami bermain sangat baik di babak pertama. Tim mendominasi dan punya banyak peluang, hanya saja belum bisa dimaksimalkan,” ujar Hodak.
Meski gagal meraih kemenangan penuh, Persib puncak klasemen tetap aman. Selisih poin dengan pesaing terdekat tidak berubah signifikan, sehingga posisi mereka masih cukup nyaman di puncak.
Satu Poin yang Tetap Berharga
Hasil imbang ini dinilai tetap memberikan keuntungan bagi Persib dalam perburuan gelar. Hodak menegaskan bahwa setiap poin sangat penting di fase akhir kompetisi.
Menurutnya, hasil ini justru membuat persaingan Liga 1 semakin menarik. Tim-tim papan atas masih memiliki peluang, sehingga setiap pertandingan ke depan akan berjalan ketat.
“Kami tetap menjaga jarak poin. Ini akan membuat sisa musim semakin menarik,” tambahnya.
Persib kini fokus menjaga konsistensi agar tidak terpeleset di laga-laga krusial berikutnya.
Libur Lebaran untuk Pemulihan Pemain
Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Bojan Hodak memutuskan untuk meliburkan seluruh pemain selama beberapa hari. Keputusan ini diambil sebagai bagian dari strategi menjaga kondisi fisik tim.
Padatnya jadwal pertandingan menjadi alasan utama. Selain berlaga di Liga 1, Persib juga sebelumnya tampil di AFC Champions League 2, yang menguras energi para pemain.
Hodak mengakui bahwa faktor kelelahan menjadi perhatian serius. Ia ingin anak asuhnya mendapatkan waktu istirahat yang cukup sebelum kembali bertanding.
“Pemain butuh recovery. Jadwal sangat padat dan mereka sudah bekerja keras,” jelas pelatih asal Kroasia tersebut.
Tim dijadwalkan kembali berkumpul dan menjalani latihan pada 25 Maret di Bandung.
Tiga Pemain Dipanggil Timnas Indonesia
Di tengah jeda kompetisi, beberapa pemain Persib mendapat panggilan untuk memperkuat tim nasional. Tiga pemain yang dipastikan bergabung dengan Timnas Indonesia adalah Marc Klok, Eliano Reijnders, dan Beckham Putra Nugraha.
Ketiganya akan tampil dalam agenda FIFA Matchday menghadapi Saint Kitts and Nevis pada 27 Maret 2026. Laga ini akan digelar di Indonesia sebagai tuan rumah.
Pemanggilan ini menjadi bukti kualitas pemain Persib yang mampu bersaing di level internasional.
Franz Putros Dipanggil Timnas Irak
Selain pemain Timnas Indonesia, bek Persib Franz Putros juga mendapatkan panggilan dari tim nasional Irak. Ia masuk dalam daftar 26 pemain yang dipilih untuk menjalani laga internasional.
Putros akan bergabung dengan skuad Irak yang dilatih Graham Arnold untuk menghadapi pertandingan di Meksiko. Kehadirannya di timnas menunjukkan kontribusi pentingnya di lini belakang Persib.
Peluang Juara Masih Terbuka Lebar
Dengan status Persib puncak klasemen saat ini, peluang meraih gelar juara Liga 1 semakin terbuka. Namun, Hodak mengingatkan timnya untuk tetap fokus dan tidak terlena.
Baca Juga: Arema FC Siapkan Empat Pelatih Baru Jika Marcos Santos Hengkang, Siapa Kandidat Terkuat?
Ia menegaskan bahwa perjalanan kompetisi masih panjang dan penuh tantangan. Konsistensi dan kesiapan fisik akan menjadi kunci utama dalam menentukan hasil akhir.
“Musim belum selesai. Kami harus tetap fokus dan terus bekerja keras,” tegasnya.
Dukungan suporter setia Persib juga diharapkan menjadi motivasi tambahan bagi tim untuk mempertahankan posisi di puncak klasemen hingga akhir musim.
Editor : Dyah Wulandari