SURABAYA - Francisco Rivera menunjukkan optimisme tinggi terkait peluang Persebaya Surabaya meraih gelar musim ini. Francisco Rivera yakin Persebaya juara Super League meskipun saat ini masih berada di posisi ketujuh klasemen sementara.
Francisco Rivera yakin Persebaya juara bukan tanpa alasan. Gelandang asal Meksiko tersebut menegaskan bahwa kerja keras dan konsistensi tim bisa membuka peluang, sekecil apa pun, untuk meraih gelar juara.
Francisco Rivera yakin Persebaya juara Super League menjadi target yang realistis jika seluruh pemain mampu menjaga fokus dan semangat juang. Ia menyadari jalan menuju gelar tidak mudah, tetapi bukan berarti mustahil untuk diraih.
Baca Juga: Persib Puncak Klasemen Usai Imbang Lawan Borneo FC, Bojan Hodak Liburkan Tim Saat Lebaran
Tetap Optimistis Meski Peluang Kecil
Rivera mengakui bahwa posisi Persebaya saat ini belum ideal untuk berbicara banyak soal gelar. Hingga pekan ke-25, Bajol Ijo masih tertahan di peringkat ketujuh dengan raihan 39 poin.
Namun demikian, ia tidak ingin menyerah begitu saja. Menurutnya, peluang sekecil apa pun tetap harus diperjuangkan hingga akhir musim.
“Mimpiku juara Super League bersama Persebaya. Kita tahu itu susah, tapi kita harus berjuang dan bekerja keras,” ujar Rivera.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh pemain harus memberikan 100 persen kemampuan di setiap pertandingan demi menjaga peluang tetap hidup.
Fokus pada Performa Tim Sendiri
Dalam pernyataannya, Rivera tidak menampik kekuatan rival utama seperti Persib Bandung dan Persija Jakarta yang tampil konsisten sepanjang musim.
Meski begitu, ia memilih untuk tidak terlalu memikirkan performa tim lain. Fokus utama Persebaya adalah memperbaiki performa internal dan meraih hasil maksimal di setiap laga.
“Kita tahu mereka kuat, tapi kita hanya fokus pada Persebaya. Kita masih punya peluang, walaupun kecil,” tegasnya.
Sikap ini dinilai penting untuk menjaga konsentrasi tim di tengah persaingan yang semakin ketat.
Peran Penting di Lini Serang
Rivera menjadi salah satu pemain paling konsisten dalam skuad Persebaya musim ini. Hingga pekan ke-25, ia telah mencatatkan enam gol dan enam assist.
Kontribusi tersebut menjadikannya sebagai motor serangan utama tim. Kemampuannya dalam mengatur permainan sekaligus menciptakan peluang membuatnya sulit tergantikan.
Selain itu, fleksibilitas posisi menjadi nilai tambah tersendiri. Rivera mengaku bisa bermain sebagai gelandang serang maupun penyerang, tergantung kebutuhan tim.
“Biasanya saya di posisi nomor 10, tapi kami berlatih berbagai variasi. Yang penting tim menang,” jelasnya.
Dukungan Bonek Jadi Energi Tambahan
Selain faktor teknis, Rivera juga menyoroti pentingnya dukungan suporter. Atmosfer di Stadion Gelora Bung Tomo disebutnya sebagai salah satu kekuatan utama Persebaya.
Dukungan dari Bonek mampu memberikan energi tambahan bagi para pemain untuk tampil maksimal di setiap pertandingan.
Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa Persebaya tetap percaya diri meski berada dalam posisi yang tidak diunggulkan.
Masa Depan Kontrak Masih Jadi Perhatian
Di tengah performa impresifnya, masa depan Rivera juga menjadi sorotan. Kontraknya dikabarkan akan berakhir pada 31 Maret 2026.
Namun, dengan kontribusi yang konsisten sepanjang musim, Rivera disebut-sebut menjadi salah satu pemain prioritas yang ingin dipertahankan oleh manajemen.
Perannya sebagai pengatur serangan sekaligus kreator peluang membuatnya masuk dalam daftar utama evaluasi kontrak.
Peluang Masih Terbuka
Meski peluang juara terbilang kecil, Rivera menegaskan bahwa Persebaya tidak akan menyerah. Ia percaya bahwa sepak bola selalu menghadirkan kejutan.
Dengan kerja keras, disiplin, dan semangat juang tinggi, bukan tidak mungkin Persebaya mampu menembus papan atas dan bahkan bersaing dalam perebutan gelar.
Kini, semua kembali pada konsistensi tim dalam menghadapi sisa pertandingan musim ini. Jika mampu menjaga performa, mimpi menjadi juara bisa saja menjadi kenyataan.
Editor : Dyah Wulandari