JAKARTA - Persija Jakarta mulai menunjukkan sinyal kuat untuk melakukan perombakan besar menghadapi musim 2026/2027. Isu transfer Persija Jakarta pun mulai mengemuka, termasuk kabar ketertarikan terhadap kiper Persis Solo, Muhammad Riyandi.
Di tengah persaingan ketat menuju gelar Super League 2025/2026, Persija Jakarta memang masih memiliki peluang. Namun, posisi Macan Kemayoran yang tertinggal enam poin dari Persib Bandung membuat langkah mereka tidak mudah. Situasi ini menjadi salah satu alasan mengapa transfer Persija Jakarta mulai disiapkan sejak dini.
Manajemen klub tampaknya tak ingin mengulang kesalahan yang sama. Dengan membidik pemain baru sejak sekarang, transfer Persija Jakarta diharapkan mampu memperkuat skuad demi ambisi meraih gelar pada musim depan.
Baca Juga: Pelajaran Arema FC Usai Kalah dari Tim Promosi dan Bocoran Jersey Keempat Arema FC yang Elegan
Persaingan Ketat di Papan Atas
Persija Jakarta saat ini masih bersaing dengan Persib Bandung dan Borneo FC dalam perebutan gelar. Ketiga tim sama-sama berambisi menyapu bersih sisa pertandingan musim ini.
Namun, dengan selisih poin yang ada, Persija dituntut tampil sempurna di laga-laga tersisa. Bahkan, peluang juara mereka juga sangat bergantung pada hasil yang diraih oleh para pesaingnya.
Kondisi tersebut membuat Persija harus realistis. Jika gagal meraih gelar musim ini, fokus akan langsung dialihkan ke musim berikutnya dengan kekuatan tim yang lebih solid.
Muhammad Riyandi Masuk Radar
Salah satu nama yang mencuat dalam isu transfer Persija Jakarta adalah Muhammad Riyandi. Kiper milik Persis Solo itu disebut-sebut masuk dalam radar Macan Kemayoran.
Kabar ini pertama kali mencuat dari akun pengamat sepak bola yang menyebut bahwa Riyandi ditawarkan ke Persija. Penjaga gawang asal Bogor tersebut dinilai memiliki kualitas yang layak untuk memperkuat lini belakang Persija.
Sepanjang musim 2025/2026, Riyandi mencatatkan 17 penampilan bersama Persis Solo dengan total 1.481 menit bermain. Dari jumlah tersebut, ia berhasil mencatatkan tiga clean sheet meski harus kebobolan 31 gol.
Penampilan terbaiknya terlihat saat Persis Solo menghadapi Bali United di Stadion Manahan. Dalam laga tersebut, Riyandi tampil heroik dengan melakukan sejumlah penyelamatan penting, bahkan rela mengambil risiko hingga mengalami cedera demi menjaga gawangnya tetap aman.
Peluang Transfer Terbuka
Peluang Persija untuk mendapatkan Riyandi terbilang cukup besar. Kontrak sang pemain bersama Persis Solo diketahui akan berakhir pada 31 Mei 2026.
Situasi ini membuat Riyandi berpotensi berstatus bebas transfer jika tidak memperpanjang kontraknya. Persija tentu harus bergerak cepat apabila serius ingin mengamankan jasanya.
Namun, Persija juga tidak sendirian. Beberapa klub lain diprediksi bisa ikut memburu tanda tangan kiper berusia 24 tahun tersebut, mengingat performanya yang cukup konsisten di Liga 1.
Masih Punya Banyak Kiper
Meski demikian, rencana mendatangkan Riyandi bukan tanpa risiko. Persija saat ini sebenarnya sudah memiliki sejumlah kiper berkualitas.
Nama seperti Andritany Ardhiyasa masih menjadi andalan utama di bawah mistar. Selain itu, ada juga kiper diaspora Cyrus Margono yang digadang-gadang memiliki potensi besar.
Kondisi ini membuat perekrutan Riyandi bisa menjadi dilema. Jika tidak dikelola dengan baik, penambahan kiper justru berpotensi membuat skuad menjadi tidak efektif.
Belum Ada Konfirmasi Resmi
Hingga saat ini, rumor transfer Persija Jakarta terkait Muhammad Riyandi masih sebatas spekulasi. Belum ada pernyataan resmi dari manajemen Persija maupun pihak pemain.
Baca Juga: Rating Pemain Terbaik Arema FC Pekan 25: Dalberto Luelo Tak Terbendung, Gelandang Bertahan Dominasi!
Namun, jika melihat kebutuhan tim dan ambisi besar musim depan, bukan tidak mungkin Persija benar-benar melakukan perombakan besar, termasuk di sektor penjaga gawang.
Dengan kompetisi yang semakin ketat, langkah agresif di bursa transfer menjadi kunci. Persija tampaknya sadar bahwa tanpa pembaruan skuad, mimpi meraih gelar akan semakin sulit diwujudkan.
Editor : Dyah Wulandari