TRENGGALEK NJENGGELEK - Era baru Timnas Indonesia resmi dimulai di bawah komando John Hertman.
Kemenangan telak 4-0 di laga pembuka FIFA Series 2026 bukan hanya soal hasil, tetapi menjadi simbol kebangkitan skuad Garuda menuju level yang lebih tinggi.
Era baru Timnas Indonesia ini langsung terasa sejak laga pertama. John Hertman tidak hanya membawa perubahan taktik, tetapi juga meningkatkan standar permainan dan mentalitas tim secara signifikan.
Debut John Hertman bahkan mendapat pengakuan dari Elkan Baggott.
Bek jangkung tersebut menilai kualitas Timnas Indonesia saat ini jauh meningkat dibanding beberapa tahun terakhir.
Elkan Baggott Akui Lompatan Kualitas
Kembalinya Elkan Baggott ke skuad Garuda membawa perspektif baru.
Ia menilai kehadiran pemain diaspora yang bermain di liga Eropa memberikan dampak besar terhadap kualitas tim.
Menurutnya, standar permainan kini jauh lebih tinggi. Selain kualitas individu, faktor kebersamaan dan mentalitas tim juga mengalami peningkatan signifikan.
“Energi dan mentalitas baru yang dibawa pelatih menjadi perbedaan utama,” ungkapnya.
Persaingan di dalam tim pun semakin ketat, terutama di lini belakang. Nama-nama seperti Justin Hubner, Kevin Diks, hingga Rizky Ridho membuat posisi di tim utama tidak lagi mudah didapat.
Target Besar: Ukir Sejarah Baru
John Hertman tidak ingin berhenti pada kemenangan di laga debut. Ia memiliki target ambisius, yakni mencetak sejarah baru bagi Timnas Indonesia.
Salah satu target terdekat adalah mengalahkan tim Eropa di kandang sendiri.
Hal ini menjadi tantangan besar mengingat rekor pertemuan sebelumnya belum berpihak pada Indonesia.
Dalam ajang FIFA Series 2026, peluang itu terbuka saat menghadapi Bulgaria di partai puncak.
Hertman menegaskan bahwa setiap pertandingan adalah langkah menuju sejarah.
“Kami ingin menjadi tim pertama yang bisa mengalahkan tim Eropa di Indonesia,” tegasnya.
Baca Juga: John Herdman Jadi Kandidat Kuat, Ini Bocoran Taktik Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia !
Proses Menuju Piala Dunia 2030
Meski ambisi besar dicanangkan, John Hertman tetap menekankan pentingnya proses.
Ia meminta publik untuk bersabar dalam mendukung perkembangan tim.
Target jangka panjang yang dicanangkan adalah lolos ke Piala Dunia 2030.
Untuk itu, setiap pertandingan menjadi bagian dari proses pembentukan tim yang lebih matang.
Kemenangan atas lawan di laga pembuka menjadi dorongan kepercayaan diri.
Namun, Hertman menegaskan bahwa pembelajaran dan adaptasi tetap menjadi prioritas utama.
Dengan kombinasi pemain muda, diaspora, serta strategi modern, Timnas Indonesia kini berada di jalur yang menjanjikan.
Era baru Timnas Indonesia bukan lagi sekadar wacana, melainkan realita yang mulai terlihat di atas lapangan.
Editor : Muhamad Ahsanul Wildan