Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Sejarah Piala Dunia 1938: Indonesia Jadi Wakil Asia Pertama, Kisah Hindia Belanda yang Terlupakan

Fadhilah • Minggu, 29 Maret 2026 | 16:25 WIB
Sejarah Piala Dunia 1938: Indonesia jadi wakil Asia pertama lewat Hindia Belanda. Simak kisah lengkapnya di sini.
Sejarah Piala Dunia 1938: Indonesia jadi wakil Asia pertama lewat Hindia Belanda. Simak kisah lengkapnya di sini.

TRENGGALEK NJENGGELEK - Sejarah mencatat bahwa Indonesia pernah tampil di ajang sepak bola terbesar dunia. Dalam konteks Piala Dunia 1938, Indonesia yang saat itu masih bernama Hindia Belanda menjadi wakil pertama Asia yang tampil di turnamen tersebut.

Fakta ini kerap terlupakan publik. Padahal, keikutsertaan Indonesia di Piala Dunia 1938 menjadi tonggak penting dalam sejarah sepak bola nasional sekaligus Asia. Bahkan, jauh sebelum negara-negara seperti Jepang dan Korea Selatan mendominasi, Indonesia sudah lebih dulu mencicipi panggung dunia.

Pada edisi tersebut, turnamen Piala Dunia 1938 digelar di Prancis dengan total 16 peserta. Namun, hanya satu wakil Asia yang mendapat kesempatan tampil.

Baca Juga: Marc Marquez Bangkit Usai Crash di MotoGP Amerika 2026, Langsung Jadi Tercepat dan Kalahkan Bezzecchi !

Lolos Tanpa Bertanding

Keikutsertaan Hindia Belanda terbilang unik. Pada masa itu, sistem kualifikasi belum seperti sekarang. Asia hanya memiliki satu slot dan diperebutkan oleh dua tim, yakni Hindia Belanda dan Jepang.

Namun, Jepang memilih mundur karena terlibat dalam konflik perang di Asia Timur serta keberatan bermain di Eropa. Alhasil, Hindia Belanda otomatis lolos tanpa harus menjalani pertandingan kualifikasi.

Situasi semakin menguntungkan karena rencana play-off melawan Amerika Serikat juga batal. Tim Amerika menolak bertanding di Eropa, sehingga Hindia Belanda melaju langsung ke putaran final.

Meski dianggap “hadiah”, sejarah tetap mencatat Hindia Belanda sebagai tim Asia pertama yang tampil di Piala Dunia.

Konflik Internal Sepak Bola

Di balik keikutsertaan tersebut, terdapat konflik internal yang cukup pelik. Saat itu, terdapat dua organisasi sepak bola di Hindia Belanda, yakni PSSI yang berdiri pada 1930 dan NIVU (Nederlandsch Indische Voetbal Unie) yang diakui FIFA.

Hubungan keduanya tidak harmonis. Bahkan, terjadi tarik-menarik pemain antar asosiasi. PSSI sempat menolak bekerja sama karena menginginkan seleksi terbuka untuk menentukan tim yang berhak mewakili.

Ketegangan ini berdampak pada komposisi skuad. Dari 17 pemain yang dibawa ke Prancis, mayoritas merupakan keturunan Belanda. Hanya sebagian kecil pemain pribumi yang ikut serta.

Kapten tim saat itu adalah Achmad Nawir, yang menjadi salah satu simbol keterlibatan pemain lokal di tengah dominasi pemain keturunan.

Baca Juga: MotoGP Amerika 2026 Memanas ! Jorge Martin Tantang Marc Marquez, Meski Sang Juara Sempat Crash Lalu Jadi Tercepat

Debut Bersejarah di Prancis

Hindia Belanda melakoni laga perdananya pada 5 Juni 1938 melawan Hungaria. Pertandingan digelar di hadapan ribuan penonton dengan atmosfer yang cukup megah.

Namun, tantangan yang dihadapi sangat berat. Selain kualitas lawan yang jauh di atas, sistem turnamen saat itu menggunakan format gugur. Artinya, sekali kalah langsung tersingkir.

Dalam pertandingan tersebut, Hindia Belanda harus mengakui keunggulan Hungaria dengan skor telak 0-6. Meski sempat memberikan perlawanan di awal laga, perbedaan kualitas akhirnya terlihat jelas.

Sempat terjadi momen menarik ketika salah satu pemain Hindia Belanda mencetak gol. Namun, gol tersebut dianulir oleh wasit sehingga tidak mengubah hasil akhir pertandingan.

Identitas yang Dipertanyakan

Keikutsertaan Hindia Belanda juga menyisakan pertanyaan tentang identitas. Saat itu, tim bermain dengan atribut Belanda, termasuk lagu kebangsaan “Wilhelmus” yang dikumandangkan sebelum pertandingan.

Hal ini menjadi ironi tersendiri, mengingat Indonesia masih berada dalam masa penjajahan. Para pemain pribumi harus bertanding membawa nama dan simbol negara penjajah.

Namun, di balik itu semua, keikutsertaan tersebut tetap menjadi bagian penting dari sejarah. FIFA bahkan mengakui status Hindia Belanda sebagai pelopor Asia di Piala Dunia.

Baca Juga: Marc Marquez Menggila di MotoGP Amerika 2026 ! Sempat Crash, Bangkit Jadi Tercepat, Rival Sebut Mustahil Dikalahkan

Warisan Sejarah Sepak Bola Indonesia

Meski perjalanan di Piala Dunia 1938 berakhir singkat, warisan sejarahnya tetap besar. Indonesia menjadi negara Asia pertama yang tampil di ajang tersebut, sebuah pencapaian yang patut dibanggakan.

Kini, setelah puluhan tahun berlalu, mimpi untuk kembali tampil di Piala Dunia masih terus diperjuangkan. Generasi baru sepak bola Indonesia diharapkan mampu mengulang sejarah, kali ini dengan identitas bangsa sendiri.

Baca Juga: Marc Marquez Bangkit dari Crash 190 Km/Jam dan Jadi Tercepat di MotoGP Amerika, Sesi Latihan Penuh Drama !

Editor : Fadhilah Salsa Bella
#Piala Dunia 1938 #Hindia Belanda #Sejarah Sepak Bola #pssi #Timnas Indonesia