TRENGGALEK NJENGGELEK - Hasil Proliga hari ini menghadirkan drama besar di sektor putri babak final four.
Pertamina Enduro yang sempat unggul lebih dulu harus menelan kekalahan dari Electric PLN Mobile dalam pertandingan lima set.
Sejak awal laga, hasil Proliga hari ini menunjukkan Pertamina Enduro tampil dominan.
Mereka mampu mengontrol jalannya pertandingan lewat permainan cepat dan serangan tajam dari Irina Voronkova.
Set pertama menjadi milik Pertamina Enduro dengan kemenangan meyakinkan 25-15.
Electric PLN Mobile tampak kesulitan mengimbangi tempo permainan lawan.
Namun, memasuki set kedua, situasi mulai berubah. Electric PLN Mobile perlahan menemukan ritme permainan mereka.
Wilma Salas tampil sebagai motor serangan dan membawa timnya bangkit.
Momentum Berubah di Set Kedua
Electric PLN Mobile berhasil memanfaatkan kesalahan-kesalahan kecil dari Pertamina Enduro.
Pertahanan mereka juga semakin solid. Hasilnya, set kedua berhasil direbut dengan skor 25-22.
Perubahan momentum semakin terasa di set ketiga. Pertamina Enduro mulai kehilangan konsistensi, terutama dalam penerimaan bola pertama dan koordinasi serangan.
Electric PLN Mobile memanfaatkan kondisi tersebut dengan baik. Mereka menang tipis 25-23 dan berbalik unggul 2-1.
Upaya Pertamina Enduro Menyelamatkan Laga
Pertamina Enduro tidak tinggal diam. Di set keempat, mereka kembali menunjukkan kualitas sebagai tim unggulan.
Variasi serangan dan blok efektif membuat mereka mampu mengamankan kemenangan 25-21.
Hasil Proliga hari ini pun harus ditentukan melalui set kelima yang menegangkan.
Kesalahan Fatal di Set Penentuan
Di set penentuan, Pertamina Enduro sebenarnya sempat memberikan perlawanan.
Namun sejumlah kesalahan sendiri menjadi faktor krusial yang merugikan mereka.
Servis yang tidak maksimal dan miskomunikasi dalam serangan membuat poin demi poin lepas. Sebaliknya, Electric PLN Mobile tampil lebih tenang dan efektif.
Electric PLN Mobile akhirnya memastikan kemenangan dengan skor 15-11 di set kelima.
Hasil Proliga hari ini menjadi pukulan bagi Pertamina Enduro yang gagal mempertahankan keunggulan awal.
Kekalahan ini menjadi catatan penting bagi Pertamina Enduro untuk memperbaiki konsistensi.
Sementara Electric PLN Mobile menunjukkan mental juara dengan comeback impresif.
Editor : Muhamad Ahsanul Wildan