Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Megawati Hangestri Buka Peluang Kembali ke Liga Voli Korea, Ini 3 Syarat yang Bisa Bawa Megatron Comeback ke Red Sparks

Auliya Nur'Aini Khafadzoh • Rabu, 8 April 2026 | 23:15 WIB
Megawati Hangestri buka peluang kembali ke Liga Voli Korea dengan tiga syarat utama usai tampil gemilang di Proliga 2026.(Pinterest)
Megawati Hangestri buka peluang kembali ke Liga Voli Korea dengan tiga syarat utama usai tampil gemilang di Proliga 2026.(Pinterest)

Trenggalek - Megawati Hangestri Pertiwi kembali menjadi sorotan setelah muncul kabar dirinya membuka peluang kembali berkarier di Liga Voli Korea Selatan. Opposite hitter andalan Timnas voli putri Indonesia tersebut dikabarkan tengah mempertimbangkan comeback setelah tampil impresif bersama Jakarta Pertamina Enduro di Proliga 2026.

Nama Megawati Hangestri memang bukan sosok asing di kompetisi voli Korea. Penampilannya bersama Daejeon JungKwanJang Red Sparks pada musim 2023–2024 hingga 2024–2025 meninggalkan kesan mendalam, baik bagi klub maupun penggemar voli Korea Selatan.

Megawati bahkan dinilai berhasil mengangkat reputasi pemain kuota Asia yang sebelumnya kerap dipandang sebelah mata dalam kompetisi tersebut.

Performa Megawati Bersinar di Liga Voli Korea

Selama membela Red Sparks, Megawati menunjukkan performa luar biasa. Pada musim pertamanya, ia berhasil membawa klub tersebut lolos ke babak playoff setelah penantian panjang selama tujuh tahun.

Saat itu Megawati mampu mencetak sekitar 705 poin dan membawa timnya finis di posisi ketiga klasemen akhir Liga Voli Korea 2023–2024.

Pada musim berikutnya, performanya semakin meningkat. Megawati mencatat total lebih dari 1.000 poin dari babak reguler hingga final dan membantu Red Sparks menjadi runner up setelah melalui final ketat.

Tidak hanya soal jumlah poin, Megawati juga mencatat rasio keberhasilan serangan mencapai sekitar 48 persen, angka yang biasanya didominasi pemain-pemain dari Eropa dan Amerika.

Catatan tersebut membuat Megawati semakin dihormati sebagai salah satu opposite hitter terbaik dari Asia.

Cedera Lutut Jadi Pertimbangan Utama

Meski peluang kembali ke Korea terbuka, Megawati tidak ingin mengambil keputusan secara tergesa-gesa. Kondisi cedera lutut yang sempat dialaminya masih menjadi perhatian utama.

Cedera tersebut didapat setelah menyelesaikan musim kompetisi di Korea dan hingga kini masih dalam tahap pemulihan.

Megawati bahkan disebut sempat ragu kembali karena khawatir tidak bisa tampil maksimal seperti sebelumnya.

Beberapa opsi pemulihan juga sedang dipertimbangkan, termasuk tindakan medis seperti operasi arthroscopy untuk mengatasi masalah pada lututnya.

Selain itu, ia juga masih menjalani terapi serta mengonsumsi obat pereda nyeri untuk mempercepat proses pemulihan.

Tiga Syarat Megawati untuk Kembali ke Korea

Menurut laporan media Korea Selatan, Megawati memiliki beberapa pertimbangan penting sebelum benar-benar memutuskan kembali bermain di Liga Voli Korea.

Syarat pertama adalah hasil pemeriksaan medis terhadap kondisi lututnya. Ia ingin memastikan kondisi fisiknya benar-benar siap untuk kembali bersaing di level kompetitif.

Kedua, Megawati akan berdiskusi dengan suaminya, Dio Novandra Wibawa, sebelum mengambil keputusan besar terkait karier internasionalnya.

Sementara syarat ketiga adalah peluang bermain kembali bersama setter Yeum Hye Seon, yang sebelumnya menjadi tandem suksesnya di Red Sparks.

Kombinasi keduanya terbukti menjadi faktor penting dalam performa impresif klub tersebut dalam dua musim terakhir.

Pertemuan dengan Mantan Rekan Tim

Rumor kembalinya Megawati semakin kuat setelah kunjungan mantan rekan setimnya, Yeum Hye Seon, bersama agen asal Korea Selatan ke Surabaya.

Keduanya bahkan terlihat menyaksikan langsung pertandingan Megawati bersama Jakarta Pertamina Enduro dalam Final Four Proliga 2026.

Pertemuan tersebut disebut tidak hanya sekadar ajang reuni, tetapi juga membahas peluang Megawati kembali bermain di Korea.

Sistem perekrutan pemain Asia yang kini menggunakan skema free agent juga membuka peluang lebih besar bagi Megawati untuk memilih klub yang diinginkan.

Selain Red Sparks, beberapa klub lain dari Seoul dan sekitarnya juga dikabarkan tertarik menggunakan jasanya.

Jadwal Padat Timnas Jadi Pertimbangan

Selain mempertimbangkan karier klub, Megawati juga harus memperhitungkan agenda bersama tim nasional Indonesia.

Timnas voli putri Indonesia dijadwalkan mengikuti beberapa turnamen internasional tahun ini, termasuk AVC Cup, SEA V League, Kejuaraan Asia, hingga Asian Games.

Padatnya jadwal tersebut tentu akan menjadi faktor penting dalam menentukan masa depan Megawati.

Megawati sendiri menegaskan akan tetap bersikap profesional dalam menyelesaikan tugasnya bersama Jakarta Pertamina Enduro di Proliga 2026 sebelum mengambil keputusan berikutnya.

Masa Depan Megawati Masih Terbuka

Dengan segala pertimbangan tersebut, masa depan Megawati Hangestri Pertiwi masih terbuka lebar. Keputusan akhirnya kemungkinan baru akan ditentukan setelah Proliga 2026 berakhir.

Yang jelas, performa konsisten Megawati baik di dalam maupun luar negeri telah membuktikan kualitasnya sebagai salah satu pemain voli terbaik Indonesia saat ini.

Jika benar kembali ke Liga Voli Korea, hal tersebut tentu akan menjadi babak baru dalam perjalanan karier internasional Megawati sekaligus membawa kembali nama Indonesia ke panggung voli Asia.

Editor : Auliya Nur'Aini Khafadzoh
#timnas voli putri indonesia #Red Sparks #Liga Voli Korea #Megawati Hangestri Pertiwi #proliga 2026