JAKARTA - Kabar Megawati Hangestri terbaru kembali mencuri perhatian publik setelah muncul sinyal kuat terkait peluang comeback sang bintang voli Indonesia ke Liga Korea Selatan. Setelah sempat diragukan akibat cedera, kini peluang tersebut justru memasuki babak baru yang lebih optimistis.
Dalam perkembangan Megawati Hangestri terbaru, opposite hitter andalan timnas Indonesia itu dikabarkan mulai membuka diri untuk kembali berkarier di V-League Korea. Hal ini tak lepas dari dorongan berbagai pihak, termasuk mantan rekan setimnya di Daejeon JungKwanJang Red Sparks.
Isu Megawati Hangestri terbaru semakin menguat setelah laporan media Korea Selatan menyebutkan adanya perubahan sikap dari pemain yang dijuluki “Megatron” tersebut usai mendapatkan dukungan langsung dari lingkungan terdekatnya.
Cedera Lutut Jadi Pertimbangan Utama
Megawati sebelumnya meninggalkan Liga Korea pada April lalu dengan kondisi cedera lutut yang belum sepenuhnya pulih. Hal ini sempat membuatnya ragu untuk kembali tampil di kompetisi dengan intensitas tinggi seperti V-League.
Menurut laporan Yonhap News Agency, Mega khawatir tidak bisa mengulang performa impresifnya, khususnya dalam hal serangan yang menjadi senjata utama. Kekhawatiran ini cukup beralasan mengingat perannya sebagai mesin poin bagi tim.
Pada musim terakhirnya bersama Red Sparks, Megawati mencatatkan performa luar biasa dengan total 736 poin, sekaligus menempati posisi tiga besar pencetak angka terbanyak. Ia bahkan mencatat rasio keberhasilan serangan mencapai 48,06 persen—angka yang sangat tinggi di liga tersebut.
Tiga Syarat Megawati untuk Kembali
Meski sempat ragu, kini Megawati disebut mulai mempertimbangkan comeback dengan tiga syarat utama. Pertama, ia ingin memastikan kondisi lututnya benar-benar pulih melalui pemeriksaan medis setelah Proliga 2026 berakhir.
Operasi artroskopi menjadi salah satu opsi yang tengah dipertimbangkan untuk mengatasi masalah pada lututnya. Saat ini, Mega masih menjalani penanganan dengan bantuan obat pereda nyeri.
Kedua, keputusan besar ini tidak akan diambil sendiri. Megawati akan berdiskusi dengan sang suami, Dio Novandra Wibawa, yang menjadi sosok penting dalam perjalanan kariernya.
Ketiga, Mega memiliki keinginan kuat untuk kembali bermain bersama setter andalan Yeum Hye-seon. Kolaborasi keduanya terbukti sukses membawa Red Sparks tampil kompetitif dalam dua musim terakhir.
Dukungan dari Korea Ubah Sikap Mega
Perubahan sikap Megawati tidak lepas dari kunjungan Yeum Hye-seon ke Indonesia. Setter senior tersebut datang langsung bersama agen Mega dari Korea Selatan untuk bertemu dan berdiskusi.
Pertemuan ini berlangsung di sela-sela Proliga 2026, termasuk saat Megawati memperkuat Jakarta Pertamina Enduro dalam laga final four di Surabaya.
Menurut laporan media Korea, diskusi tersebut bukan sekadar reuni, melainkan pembicaraan serius terkait peluang Mega kembali ke Liga Korea. Bahkan, setelah dua kali pertemuan, Mega disebut mulai mempertimbangkan opsi tersebut secara positif.
Baca Juga: Drama Monte Carlo! Carlos Alcaraz Bertahan, Jannik Sinner Menggila, Valentin Vacherot Ukir Sejarah
Klub Korea Mulai Berebut
Tak hanya Red Sparks, beberapa klub lain dari wilayah Seoul dan sekitarnya juga dikabarkan tertarik untuk merekrut Megawati. Hal ini menunjukkan nilai tinggi yang dimiliki Mega di pasar pemain asing Asia.
Kini sistem perekrutan pemain Asia di V-League juga telah berubah. Tidak lagi melalui draft, melainkan menggunakan mekanisme free agent. Artinya, Mega memiliki kebebasan lebih besar dalam memilih klub.
Situasi ini tentu menguntungkan Megawati karena ia tidak lagi sekadar “dipilih”, melainkan bisa menentukan arah kariernya sendiri sesuai kebutuhan dan ambisi.
Jadwal Padat Timnas Jadi Tantangan
Di tengah spekulasi tersebut, Megawati juga dihadapkan pada jadwal padat bersama timnas Indonesia. Sejumlah turnamen besar sudah menanti, mulai dari AVC Cup pada Juni, hingga Kejuaraan Asia pada Agustus.
Kondisi ini membuat keputusan comeback ke Liga Korea harus dipertimbangkan secara matang, baik dari sisi fisik maupun komitmen profesional.
Rekam Jejak Gemilang di Korea
Tak bisa dimungkiri, Megawati telah meninggalkan jejak gemilang selama bermain di Liga Korea. Pada musim 2023-2024, ia sukses membawa Red Sparks lolos ke playoff setelah penantian panjang tujuh tahun.
Di musim debutnya, Mega mencetak 705 poin dan membawa tim finis di peringkat ketiga. Secara total, ia bahkan mengoleksi lebih dari 1.000 poin dari gabungan musim reguler dan playoff.
Dengan catatan tersebut, tak heran jika namanya kembali menjadi buruan klub-klub Korea.
Kini, publik hanya tinggal menunggu keputusan akhir dari Megawati Hangestri: apakah ia akan kembali mengguncang Liga Korea, atau memilih fokus pada karier di dalam negeri dan timnas.
Editor : Davina Ar Raafika