Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Drama 5 Set Proliga 2026: Jakarta Pertamina Enduro Tumbangkan Jakarta Elektrik PLN, Momen “Headshot” Megawati Jadi Sorotan Panas

Auliya Nur'Aini Khafadzoh • Selasa, 14 April 2026 | 10:10 WIB
Drama Proliga 2026! Pertamina Enduro vs Elektrik PLN 3-2, momen headshot Megawati jadi sorotan panas laga Final Four.(Pinterest)
Drama Proliga 2026! Pertamina Enduro vs Elektrik PLN 3-2, momen headshot Megawati jadi sorotan panas laga Final Four.(Pinterest)

 

Trenggalek - Drama 5 set Proliga 2026 antara Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Elektrik PLN kembali menyita perhatian publik, terutama aksi Megawati Hangestri yang disebut melakukan “headshot” ke Karabajema dalam laga panas Final Four. Pertandingan yang berlangsung di GOR Jatidiri, Semarang, itu berakhir dengan kemenangan dramatis Jakarta Pertamina Enduro 3-2.

Sejak awal laga, Proliga 2026 sudah menghadirkan tensi tinggi antara dua tim kuat sektor putri. Jakarta Pertamina Enduro dan Jakarta Elektrik PLN saling balas serangan dalam duel yang berlangsung ketat sejak set pertama. Skor tipis 25-22 pada dua set awal membuat Enduro unggul lebih dulu, sebelum Elektrik PLN bangkit di set ketiga dan keempat untuk memaksa pertandingan berlanjut hingga set penentuan.

Dalam lanjutan Proliga 2026 ini, set kelima menjadi puncak ketegangan. Kedua tim sempat imbang hingga pertengahan set, sebelum Pertamina Enduro berhasil mengambil alih momentum. Pertahanan solid serta serangan variatif dari Megawati Hangestri Pertiwi, Wilma Salas, hingga Irina Furon Kova membuat Elektrik PLN kesulitan mengembangkan permainan. Enduro akhirnya menutup laga dengan skor 15-8 di set kelima.

Pertandingan Panas Proliga 2026 dan Momen Kontroversial

Sorotan utama dalam laga Proliga 2026 ini adalah insiden yang melibatkan Megawati Hangestri dan pemain Elektrik PLN, Kara Bajema. Dalam sebuah momen serangan cepat, spike keras Megawati disebut mengenai area wajah lawan, yang langsung memicu reaksi publik dan pemain di lapangan.

Meski sempat terhenti sesaat, pertandingan tetap berlanjut. Bajema yang dikenal sebagai salah satu top skor justru tampil semakin agresif setelah insiden tersebut dan mampu mengumpulkan 32 poin, menjadikannya pencetak angka terbanyak di laga tersebut. Namun, konsistensi Pertamina Enduro di set kelima menjadi penentu kemenangan.

Pertamina Enduro Kuasai Momentum

Kemenangan ini membuat Jakarta Pertamina Enduro di Proliga 2026 semakin dekat dengan tiket grand final. Tambahan poin dari laga ini menjaga posisi mereka di papan atas klasemen Final Four. Persaingan dengan Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia juga semakin ketat, mengingat kedua tim sama-sama mengoleksi 9 poin.

Di sisi lain, Jakarta Elektrik PLN harus menghadapi situasi sulit. Kekalahan ini membuat peluang mereka menembus grand final semakin menipis, meski secara matematis masih terbuka.

Baca Juga: OPPO A6X Bikin Kaget! HP 1,6 Jutaan Ini Punya Spek Tak Biasa, Layak Dibeli atau Sekadar Gimmick ?

Dalam analisis pertandingan, kekuatan utama Pertamina Enduro terletak pada variasi serangan dan stabilitas pertahanan. Kombinasi Megawati, Salas, dan Furon Kova menjadi kunci dominasi tim sepanjang laga. Sementara itu, Elektrik PLN dinilai terlalu bergantung pada Bajema dan Neriman Ozoy dalam menghasilkan poin.

Klasemen dan Peluang Lolos Grand Final

Dalam Proliga 2026 sektor putri, Gresik Petrokimia dan Pertamina Enduro sama-sama berada di posisi teratas dengan 9 poin. Posisi ini membuat dua tim tersebut hanya membutuhkan hasil tambahan untuk memastikan tiket grand final, tergantung hasil laga berikutnya.

Sementara itu, Elektrik PLN dan Popsivo Polwan tertahan di papan bawah dengan 3 poin. Situasi ini membuat dua tim tersebut wajib menang di laga sisa jika masih ingin menjaga asa ke final.

Editor : Auliya Nur'Aini Khafadzoh
#Pertamina Enduro vs Elektrik PLN #jakarta pertamina enduro #Megawati Hangestri Pertiwi #jakarta elektrik pln #proliga 2026